Kemenangan Penting bagi Madura United
Madura United berhasil meraih kemenangan penting dalam laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 dengan skor akhir 2-1 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026) malam. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi tim asuhan Rakhmat Basuki, yang berhasil memanfaatkan pertahanan dan serangan balik untuk mengalahkan lawannya.
Gol-gol Madura United dicetak oleh Lulinha pada menit ke-12 dan Requelme pada menit ke-64, sementara gol semata wayang Persebaya dibukukan oleh Riyan Ardiyansyah di menit ke-82. Meskipun Persebaya mendominasi penguasaan bola dengan 71 persen, mereka gagal memanfaatkan peluang yang cukup banyak, yaitu sebanyak 10 kreasi peluang berbanding 5 milik Madura United.
Strategi Pertahanan yang Efektif
Menurut pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki, kunci kemenangan ini adalah kerja keras semua pemain, terutama lini pertahanan. Ia menekankan bahwa sepak bola itu tentang pertahanan yang kuat dan manfaatkan transisi dengan baik. “Kami harus kuat saat defense dan manfaatkan transisi dengan baik. Tapi ketika kami gagal dalam defense, di situlah kami kalah,” ujarnya menjawab pertanyaan Infomalangraya.netsetelah pertandingan.
Strategi ini diterapkan dengan baik oleh pemain Madura United di laga ini, termasuk bisa mencuri dua gol lewat skema serangan balik. “Dua pertandingan, lawan Persik dan Persebaya mereka berhasil menerapkan itu dengan baik. Saya apresiasi dan memuji pertahanan kami malam ini,” tambahnya.
Pertahanan Madura United mendapat ujian berat selama laga ini, dengan Persebaya menciptakan 23 tendangan, enam di antaranya mengarah ke gawang Madura United. Sementara Madura United hanya melepaskan lima tendangan, tiga di antaranya mengarah ke gawang Persebaya.
Keberhasilan Berkat Kerja Keras
Pemain Madura United, Pedro Monteiro, menyampaikan kebahagiaan atas kemenangan ini. Ia menilai kemenangan ini sangat penting karena membawa Madura United keluar dari zona degradasi. “Kita tahu pertandingan ini sulit karena bermain melawan tim yang sangat kuat di kandang. Tapi yang paling penting, kami menunjukkan kemampuan, berjuang sampai akhir,” kata Pedro Monteiro.
“Semua berjuang bersama. Saat bertahan, kami bertahan bersama. Ketika menyerang, menyerang bersama. Dan kami mendapatkan 3 poin di sini tidak mudah. Tapi kami berhasil,” pungkasnya.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Madura United jelang menjamu Dewa United pada 25 April 2026 mendatang.
Penjelasan Pelatih Persebaya
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan penjelasan terkait kekalahan timnya dari Madura United. Ia menyebut kekalahan ini disebabkan oleh akurasi finishing yang kurang maksimal. “Kami menciptakan banyak peluang, tapi ada masalah di akurasi,” ujarnya.
Persebaya memang mendominasi permainan, dengan penguasaan bola mencapai 71 persen dan menciptakan 10 kreasi peluang. Namun, mereka gagal memanfaatkan peluang tersebut. “Kami menciptakan dinamika yang bagus. Tetapi sayangnya, terkadang kami kurang beruntung karena di dalam kotak penalti, atau tembakan diblokir, atau tembakan keluar, atau banyak situasi lainnya,” jelas Bernardo Tavares.
Selain itu, ia juga menyayangkan beberapa keputusan wasit yang dinilai kurang tepat, termasuk pelanggaran pada Bruno Paraiba di dalam kotak penalti Madura United.
Kekecewaan Pemain Persebaya
Pemain Persebaya, Francisco Rivera, menyampaikan kekecewaan atas kekalahan ini. “Seperti pelatih sampaikan, kami sangat kecewa, karena kami kalah. Tapi menurut saya, kami kontrol pertandingan dan kami ikuti rencana pelatih dan mendapatkan sejumlah peluang,” katanya.
“Kita tahu bahwa Madura hanya mencoba mendapatkan satu peluang setelah pertahanan. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. Kami sangat kecewa, tetapi minggu depan kami akan bekerja keras dan berjuang 100 persen,” pungkasnya.
Kekalahan dari Madura United memperpanjang rentetan hasil buruk Persebaya yang sebelumnya kalah 3-0 dari Persija.





