Berita Populer di Kabupaten Kepahiang Selama Sepekan Terakhir
Berikut adalah rangkuman berita populer yang terjadi di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, selama periode 2 hingga 8 Februari 2026. Berbagai isu dari pengembangan koperasi hingga kejadian kejahatan menjadi topik utama dalam minggu ini.
1. Pengembangan Koperasi Merah Putih di Kepahiang
Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Kepahiang terus mengalami perkembangan pesat. Hingga saat ini, telah terbentuk sebanyak 117 KMP yang terdiri dari 105 Koperasi Desa Merah Putih dan 12 Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Menurut Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepahiang, Neri Mardia Nengsih, pihaknya telah menerima data calon gerai KMP sebanyak 63 unit. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sedang dalam proses pembangunan.
Saat ini, tercatat sekitar 20 gerai sudah mulai dibangun. Namun masih ada 54 koperasi lain yang belum memiliki gerai. Kendala utamanya adalah tidak tersedianya lahan, bangunan, atau aset yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
2. Sanksi bagi Siswa yang Bawa Kendaraan ke Sekolah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang kembali menegaskan larangan bagi siswa dan siswi membawa kendaraan bermotor maupun sepeda listrik ke sekolah.
Kepala Disdikbud Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju, menjelaskan bahwa larangan ini sudah diterbitkan sejak tahun 2024. Namun, karena masih banyak ditemukan pelajar SD dan SMP yang menggunakan kendaraan di jalan raya, pihaknya kembali mengingatkan para guru dan orang tua.
Selain faktor keselamatan, Nining juga menyebutkan bahwa kepemilikan kendaraan oleh siswa berdampak pada meningkatnya kasus bolos. Beberapa kali, pihaknya menemukan siswa berseragam sekolah di area perkantoran saat jam belajar.
Sanksi bagi pelanggar akan diberlakukan oleh masing-masing sekolah sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
3. Penertiban Pengelolaan Pasar Kepahiang
Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM terus melakukan upaya penertiban pengelolaan pasar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendataan ulang pedagang Pasar Kepahiang secara valid dan menyeluruh.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepahiang, Herman Zamzari, menjelaskan bahwa pendataan ini dilakukan untuk memastikan pedagang yang memegang Hak Guna Bangunan (HGB) benar-benar memanfaatkan kios dan los sesuai peruntukannya.
Dari hasil pendataan beberapa bulan lalu, tercatat sekitar 59 pedagang yang terdata secara resmi. Namun, ditemukan adanya oknum yang menyalahgunakan HGB. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pembenahan administrasi pengelolaan pasar.
Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah mengubah status kepemilikan dari HGB menjadi Surat Tanda Bukti Hak Menempati (STBHM).
4. Nasib PNS Sekwan yang Terseret Kasus Korupsi
Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) menindaklanjuti nasib eks Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kepahiang, Roland Yudhistira, serta dua eks bendahara, Yusrinaldi dan Didi Rinald, yang terseret kasus korupsi.
Kepala BKDPSDM Kepahiang, Rector Vande Armada, mengatakan bahwa secara administratif, pihaknya telah mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sejak proses hukum berjalan.
“Berdasarkan informasi yang saya dapat, untuk proses penanganan kasus Sekwan ini sudah dilakukan proses pemberhentian sementara pada Agustus 2025,” ujar Rector.
Pemberhentian sementara tersebut berdampak langsung pada hak keuangan yang diterima oleh yang bersangkutan selama proses hukum berlangsung.
5. Warga Batu Bandung Ditemukan Tewas di Belakang Kebun
Warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang, Gita Fitri Ramadani (25) ditemukan meninggal dunia pada Rabu dini hari (4/2/2026).
Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik, meski hingga kini penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Kepala Desa Batu Bandung, Iwan Trabas, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan informasi awal menyebutkan korban tersengat listrik.
Meski demikian, Iwan menyebut terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kepahiang. Jenazah kemudian dikembalikan ke pihak keluarga dan telah disemayamkan serta dimakamkan di pemakaman Desa Batu Bandung.
6. Kurir Paket di Kepahiang Jadi Korban Pencurian
Nasib Toni, kurir J&T, menjadi korban pencurian motor beserta paket yang sedang dibawanya, pada Jumat (6/2/2025).
Peristiwa tersebut terjadi saat korban melakukan pengantaran paket warga di daerah Desa Sukamerindu, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang sekitar pukul 11.00 WIB.
Setelah mengantar paket kedua, Toni mendapati motor beat streetnya dengan nopol BD 4561 YG sudah hilang. Seluruh paket juga ikut hilang, dari data kita paketnya sekitar 53 paket.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Nominal kerugiannya sekitar Rp 25 juta lebih.





