Laga Arema FC vs Persik Kediri Berakhir dengan Gol Konyol dan Pemulihan di Injury Time
Laga antara Arema FC dan Persik Kediri berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada hari Minggu (11/1/2026). Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang penuh drama, terutama di akhir pertandingan. Di menit ke-90+5, gol konyol dari pemain Persik Kediri membuat tim tamu tertinggal 1-2 dari Arema FC.
Gol Konyol dan Pemulihan di Akhir Laga
Di menit akhir jelang laga usai, Arema FC berhasil membalas gol yang sebelumnya dicetak oleh Supriadi, pemain eks Persebaya Surabaya. Namun, gol tersebut justru terjadi karena kesalahan dalam membaca umpan tarik dari dalam kotak penalti. Supriadi, yang sebenarnya mencetak gol untuk Persik Kediri, justru melepaskan sepakan keras ke gawang sendiri. Hal ini membuat Persik Kediri kebobolan di menit ke-90+5.
Tidak lama setelah itu, di menit ke-90+8, supersub Arema FC, Ian Puleio, sukses memberikan remontada bagi Singo Edan. Umpan manis dari sisi kiri berhasil dituntaskan dengan heading berkelas. Tanpa pengawalan, Ian Puleio mampu melepaskan bola ke gawang Leo Navachio yang mati kutu. Skor pun berubah menjadi 1-2 untuk Arema FC.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Sejak menit pertama, Arema FC sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Valdeci mencoba mengancam melalui sepakan keras dari luar kotak penalti. Di menit ke-8, terjadi injakkan dari pemain Persik Kediri terhadap Dalberto. Lugo terlihat menginjak engkel dari Barito Putera, sehingga wasit melakukan cek VAR. Hasilnya, Lugo hanya mendapat kartu kuning, bukan kartu merah, yang memicu protes keras dari pemain Arema FC.
Peluang emas didapatkan kapten Persik Kediri, Ezra Walian, di menit ke-30. Sepakan kerasnya berhasil on target, namun Frigeri mampu menepis. Di menit ke-35, Dalberto juga memberi ancaman dengan sepakan yang masih mendatar dan dihentikan oleh Leo Navachio.
Body charge keras dilakukan oleh Wigi Pratama ke Salim Tuharea, yang menghasilkan tendangan bebas untuk Arema FC. Tambahan waktu 5 menit di akhir babak pertama, namun VAR tidak memberi penalti Persik Kediri. Skor tetap imbang 0-0 hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua
Di awal babak kedua, Arema FC terus melakukan serangan ke pertahanan Persik Kediri. Dalberto menunjukkan aksi individu yang mampu melewati Kiko dan membuat situasi one on one dengan Leo Navachio. Sayangnya, Leo Navachio masih berada di posisi yang tepat.
Dalberto kembali mengancam di menit ke-79 dengan sundulan yang masih melambung tipis di atas gawang. Di menit ke-79, gol justru dicatatkan oleh Moch Supriadi, yang menerima umpan cantik dari Ezra Walian. Meski masuk sebagai supersub, Supriadi berhasil mencetak gol untuk Persik Kediri.
Pemain Arema FC, Dedik Setiawan, hampir menyamakan skor, namun sepakannya diblok oleh Leo Navachio. Bola rebound berbuah skrimits, namun Leo Navachio mampu melakukan double save.
Susunan Pemain
Arema FC
Pelatih: Marcos Santos
Lucas Frigeri, Luiz Gustavo, Julian Guevara, Bayu Setiawan, Lestaluhu, Blade, Betinhi, Arkhan Fikri, Valdeci, Salim Tuharea, dan Dalberto
Cadangan:
Adi Satryo, Samuel Balinsa, Odivan, Dwiki M, Puleio, Rifad Marasabessy, Jayus Hariono, Dendi Santoso, M Rifai, dan Dedik Setiawan.
Persik Kediri
Pelatih: Marcos Reina
Leo Navacchio, Henhen Herdiana, Kiko, M Firli, Yoga, Garcia, Abi, Wigi, Ezra Walian, Lugo, dan Jose Enrique
Cadangan:
Husna Al Malik, Abhirama, Vava Mario, Yusuf Meilana, Novri Setiawan, Ady Eko, Bayu Otto, Telmo Castanheira, Matos, Mochammad Supriadi, Rifqi Ray, dan Yandi Sofyan.





