Berita Terpopuler di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu
Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kembali menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Beberapa peristiwa menarik dan penting telah terjadi, yang menjadi fokus utama masyarakat setempat. Berikut adalah lima berita terpopuler yang terjadi selama periode 16 hingga 22 Februari 2026.
1. Anggota Polres Kepahiang Meninggal di Mess
Seorang anggota Polres Kepahiang, Briptu Agung Tri Saputra, S.H., ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di mess pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 20.29 WIB. Hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa korban diduga mengonsumsi zat beracun. Ditemukan barang bukti berupa satu botol racun merek Gramaxone. Rekan korban segera membawanya ke RSUD Kepahiang, namun kondisi semakin kritis sehingga korban dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong setelah kurang lebih 20 menit penanganan intensif oleh tim medis. Informasi dari rekan kerja dan keluarga menyebutkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit cephalgia berat yang sedang dalam pengobatan. Buku catatan warna abu-abu dan surat keterangan pasien dari Rumah Sakit Bhayangkara juga mendukung informasi tersebut.
2. Mantan Bupati Kepahiang Bantah Dugaan Korupsi Lahan GOR
Mantan Bupati Kepahiang, Bando Amin, membantah dugaan korupsi terkait pengadaan lahan Gedung Olahraga (GOR) Kepahiang. Kejaksaan Negeri Kepahiang melakukan penggeledahan di rumahnya pada Kamis (12/2/2026), mengamankan sekitar 20 dokumen penting. Bando Amin menegaskan bahwa tidak ada korupsi dalam pengadaan lahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa luas awal lahan mencapai 33 ribu meter persegi, namun sebagian berkurang karena pelebaran jalan. Setelah dilakukan pengukuran ulang, luas lahan sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan. Bando menunjukkan hasil pengukuran tanah sebelumnya sebagai bukti klarifikasi atas tudingan yang berkembang.
3. Ayah Tiri Setubuhi Anak SD
BL (44) ditangkap oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kepahiang karena menyetubuhi anak tirinya yang masih duduk di kelas 4 SD. Pelaku melarikan diri selama enam bulan, namun berhasil diamankan di kontrakannya di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Saat ini, pelaku sudah diamankan di rumah tahanan Polres Bengkulu Utara untuk penyidikan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, pelaku hanya mengakui satu kali melakukan aksi persetubuhan terhadap korban.
4. Pria 50 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Menenggak Racun
Seorang pria berinisial AB (50) diduga mencoba mengakhiri hidup dengan mengonsumsi racun di kediamannya. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Tomi saat mendatangi rumah AB sekitar pukul 10.15 WIB. Tomi segera membawa AB ke RSUD Kepahiang setelah melihat korban dalam kondisi muntah-muntah. Kapolsek Kepahiang membenarkan kejadian tersebut, menyatakan bahwa korban meminum racun jenis rumput. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif dan mengumpulkan keterangan dari saksi.
5. Pelajar SMK Ditemukan Tewas di Tepi Jurang
Warga Desa Permu Bawah digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di tepi jurang aliran sungai. Korban diketahui bernama Yogensi Abile (17), pelajar SMK 4 Kota Bengkulu. Jasad korban ditemukan pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas langsung mengevakuasi korban ke RSUD Kepahiang untuk identifikasi. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka lecet di beberapa bagian tubuh. Direktur RSUD Kepahiang membenarkan bahwa korban meninggal dunia saat diterima. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.





