Peran Bio Farma dalam Bantuan Kemanusiaan
PT Bio Farma (Persero), sebuah perusahaan milik negara di bidang farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi langsung dalam setiap upaya penanganan kondisi darurat. Dalam situasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, perusahaan ini memberikan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus serta logistik darurat bagi korban dan relawan.
Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus
Respons cepat dari Bio Farma diwujudkan melalui pemberian 1.000 dosis vaksin tetanus bagi relawan dan warga terdampak yang berisiko mengalami luka terbuka. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, hygiene kit, medicine kit, dan family kit untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya menjelaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab BUMN dalam mendukung ketahanan kesehatan daerah dan nasional. Ia menekankan bahwa vaksinasi tetanus adalah langkah preventif untuk melindungi relawan dan korban dari risiko infeksi, sementara bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan.
Kontribusi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Selain bantuan dari perusahaan, kepedulian juga datang dari karyawan Bio Farma. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma, karyawan secara sukarela menghimpun dan menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak. Partisipasi tersebut mencerminkan solidaritas dan empati karyawan terhadap masyarakat Jawa Barat yang tengah menghadapi musibah.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bio Farma dalam mendukung upaya tanggap darurat di wilayahnya. Ia mengatakan bahwa dukungan vaksinasi bagi relawan sangat penting untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan aman.
Kerja Sama dengan Instansi Terkait
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dengan penyesuaian teknis sesuai kondisi di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lokasi terdampak dan titik pengungsian terpadu di Desa Pasirlangu.
Pentingnya Vaksinasi dan Dukungan Logistik
Bencana tanah longsor tersebut menimbulkan risiko kesehatan, terutama infeksi akibat luka terbuka di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Dalam konteks tersebut, vaksinasi tetanus menjadi intervensi preventif yang krusial, sementara dukungan logistik memastikan kebutuhan dasar penyintas tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Komitmen Bio Farma untuk Ketahanan Kesehatan Masyarakat
Sebagai BUMN yang berakar dan berkembang di Jawa Barat, Bio Farma memastikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat serta memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
