Pelantikan Kepengurusan BKPRMI Kabupaten Bandung Masa Bakti 2026-2031

Kepengurusan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam acara pelantikan yang berlangsung di Masjid Al Fatih, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Minggu 3 Mei 2026. Acara ini mengusung tema “Revitalisasi Peran Pemuda Remaja Masjid Menuju Generasi EMAS (Edukatif, Mandiri, Agamis dan Soleh)” sebagai bentuk penguatan peran strategis generasi muda dalam membangun peradaban berbasis nilai keagamaan menuju Indonesia Emas 2045.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum BKPRMI Jawa Barat, Oleh Soleh, yang hadir bersama sejumlah tokoh penting seperti Anggota DPR RI Asep Romy Romaya, Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Baznas Kabupaten Bandung, serta Kementerian Agama Kabupaten Bandung.

Kepengurusan Baru BKPRMI Kabupaten Bandung

Kepengurusan baru BKPRMI Kabupaten Bandung dipimpin oleh Ketua Umum Abdul Rouf, didampingi Wakil Ketua Umum Nurhadi Badruzaman, Sekretaris Umum Ade Nurdiansah, dan Bendahara Umum Dia Rita Agustin. Dengan pengukuhan ini, BKPRMI Kabupaten Bandung siap menjalankan visi dan misinya dalam membangun generasi muda yang religius, mandiri, dan produktif.

Abdul Rouf menegaskan bahwa kepengurusan baru membawa semangat besar untuk menghidupkan kembali peran remaja masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda. Tagline EMAS (Edukatif, Mandiri, Agamis dan Soleh) menjadi fondasi gerakan organisasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Bandung yang siap menyongsong bonus demografi Indonesia 2045.

“Insya Allah, tagline EMAS ini akan menjadi pedoman kami dalam merevitalisasi peran remaja masjid menuju Indonesia Emas 2045. Kami ingin mencetak generasi yang bukan hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Sinergi dengan Elemen Kepemudaan

Menurut Abdul Rouf, BKPRMI akan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen kepemudaan di Kabupaten Bandung, baik organisasi keagamaan Islam maupun lintas agama, dalam rangka membangun masyarakat yang harmonis, kreatif, dan berkarakter. Ia menekankan bahwa pembinaan generasi muda tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar lahir generasi yang memiliki wawasan keagamaan, sosial, dan kepemimpinan.

Selain itu, Abdul Rouf memastikan program pembinaan pendidikan keagamaan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA) akan tetap menjadi prioritas utama. “Madrasah binaan BKPRMI seperti TPA dan TQA akan terus kami perkuat dan konsisten dijalankan sebagai bagian dari pembinaan karakter anak-anak sejak usia dini,” tegasnya.

Bupati Bandung Soroti Potensi 8.000 Masjid

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa BKPRMI merupakan organisasi strategis yang memiliki peran besar dalam penguatan moral dan karakter generasi muda. Menurutnya, BKPRMI harus kembali kepada fungsi utamanya sebagai wadah pembinaan pemuda berbasis masjid, terutama di tengah tantangan degradasi moral dan perkembangan sosial yang semakin kompleks.

“BKPRMI ini organisasi yang lengkap. Tinggal bagaimana kembali pada tugas pokok dan fungsinya, terutama dalam meluruskan keilmuan dan memperkuat karakter generasi muda,” ujar Dadang Supriatna.

Ia menekankan bahwa dakwah tidak cukup hanya berhenti pada tataran ceramah, tetapi harus diwujudkan dalam implementasi nyata di tengah masyarakat. Ia menilai, keberadaan masjid harus menjadi pusat pendidikan karakter, penguatan akhlak, dan pemberdayaan umat.

Data Pemerintah Kabupaten Bandung mencatat terdapat sekitar 8.000 masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Potensi besar tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pembinaan generasi muda. “Kalau 8.000 masjid ini dimaksimalkan, saya kira persoalan pendidikan agama Islam, termasuk baca tulis Al-Qur’an, bisa lebih cepat tertangani. Karena TPA berada di bawah pembinaan BKPRMI,” katanya.

Selain pembinaan akhlak, Bupati Bandung juga mendorong BKPRMI mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid, sehingga fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia pun meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja konkret yang dapat menjawab tantangan pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Bandung.

“Saya tunggu program kerja nyata BKPRMI, terutama dalam pembentukan karakter, akhlak anak-anak, dan penguatan pendidikan keagamaan di Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Momentum Kebangkitan Peran Remaja Masjid

Pelantikan kepengurusan baru BKPRMI Kabupaten Bandung ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran remaja masjid dalam mencetak generasi unggul, berakhlak, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045, sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS, maju, dan berkelanjutan.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version