Dukungan Bonek Tanpa Hadir Langsung di Stadion
Meski tidak bisa hadir langsung di stadion, ribuan pendukung Persebaya Surabaya atau yang dikenal dengan sebutan Bonek kembali menunjukkan semangatnya. Mereka melakukan serbuan komentar di media PSIM Jogjakarta sambil memanjatkan doa agar tim kesayangan mereka meraih kemenangan dalam laga melawan Persebaya Surabaya.
Larangan kehadiran suporter tamu menjadi alasan utama karena Panitia Pelaksana PSIM Jogjakarta mengumumkan bahwa Bonek dan Bonita tidak diperbolehkan hadir di tribun. Laga antara PSIM Jogjakarta dan Persebaya Surabaya akan digelar tanpa dukungan dari para pendukung tim tamu.
Pertandingan ini merupakan bagian dari Super League 2025/2026 yang rencananya akan berlangsung pada hari Minggu (25/1). Kick off dijadwalkan pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul, namun tanpa kehadiran pendukung Persebaya, Bonek.
Keputusan untuk larangan tersebut tertuang dalam surat resmi Panpel PSIM Jogja Nomor 337/PSIM-PANPEL/I/2026 tanggal 12 Januari 2026. Surat ini secara khusus ditujukan kepada wadah suporter Persebaya Surabaya. Panpel PSIM menjelaskan bahwa larangan ini muncul dari hasil evaluasi bersama kepolisian. Dalam rapat di Polresta Jogjakarta, ditegaskan bahwa PSIM tidak diperkenankan menerima suporter tim tamu pada laga kandang Super League musim ini.
Jika aturan ini dilanggar, Panpel PSIM berisiko tidak mendapatkan rekomendasi perizinan untuk pertandingan berikutnya. Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama demi menjaga kondusivitas kompetisi. Selain itu, keterbatasan kapasitas Stadion Sultan Agung juga menjadi sorotan. Kuota penonton yang tersedia diprioritaskan sepenuhnya untuk pendukung PSIM Jogjakarta.
Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, meminta semua pihak memahami situasi tersebut. Ia menyampaikan permohonan pengertian seluruh pendukung untuk bersama-sama menghormati regulasi dan menjaga kondusivitas. Wendy menegaskan bahwa dukungan terbaik datang dari sikap dewasa dan menjaga persaudaraan antar suporter. Panpel berharap pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Meskipun tidak bisa hadir langsung, semangat Bonek tetap terasa. Media sosial PSIM Jogjakarta menjadi tempat luapan dukungan khas arek-arek Surabaya. Kolom komentar dipenuhi pesan singkat bernada optimistis dan penuh percaya diri. Mayoritas Bonek menegaskan target mutlak Persebaya Surabaya di Bantul tetap tiga poin.
”Intine 3 Poin Untuk Tamu ????,” tulis salah satu Bonek dengan nada santai namun tegas. Komentar itu langsung disambut ratusan tanda suka dari sesama pendukung. “Pointnya buat Surabaya dulu yaa ????????,” tulis Bonek lain dengan sentuhan humor khas. Warna hijau-biru menjadi simbol optimisme kemenangan Green Force.
Komentar singkat namun penuh makna juga bermunculan silih berganti. ”3poin,” tulis seorang Bonek tanpa basa-basi. Nada serupa kembali muncul dengan gaya lebih santai. ”Gpp yang penting boleh bawa 3 point ke rumah,” tulis Bonek lain sambil menyelipkan candaan. Tekanan moral pada tim kesayangan terasa makin kuat lewat komentar penuh semangat. ”WAJIB 3 POINT JOL ????????,” tulis Bonek dengan huruf kapital.
Fenomena ini menunjukkan bahwa dukungan Bonek tidak selalu harus hadir fisik di stadion. Doa, keyakinan, dan tekanan psikologis tetap mengalir dari kejauhan. Serbuan komentar tersebut juga memperlihatkan kedewasaan suporter dalam menyikapi regulasi. Tidak ada provokasi, hanya optimisme dan keyakinan pada tim sendiri.
Laga PSIM kontra Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung dengan atmosfer berbeda. Tanpa suporter tamu, tekanan langsung di tribun hanya datang dari pendukung tuan rumah. Namun bagi Persebaya Surabaya, dukungan virtual Bonek tetap menjadi energi tersendiri. Spirit kemenangan seolah dikirimkan dari Surabaya menuju Bantul.
Pertandingan ini pun kian menarik dinanti karena sarat emosi dan gengsi. Persebaya Surabaya datang membawa ambisi poin penuh, sementara PSIM ingin tampil solid di kandang. Dengan situasi tersebut, sorotan publik tertuju pada hasil akhir di Stadion Sultan Agung. Apakah doa dan keyakinan Bonek benar-benar berbuah tiga poin, jawabannya akan terungkap di lapangan hijau.





