Program Pagi Ceria sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Anak
Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti ke SMPN 1 Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, menjadi perhatian utama dalam rangka Program Pagi Ceria sebelum pembelajaran dimulai. Salah satu aktivitas utama yang menjadi fokus kunjungan ini adalah Senam Anak Indonesia Hebat, yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari berbagai tingkatan pendidikan.
Antusiasme Siswa dalam Senam Anak Indonesia Hebat
Abdul Mu’ti mengapresiasi antusiasme dan kedisiplinan para siswa dalam mengikuti gerakan senam tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan fondasi awal dalam membentuk karakter generasi Indonesia Emas 2045. Meski tiba di OKU Timur pada dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, ia mengaku terkesan dengan suasana pagi yang penuh semangat.
“Melihat anak-anak yang bersemangat ini, saya yakin Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, tetapi sesuatu yang bisa kita wujudkan bersama,” ujar Abdul Mu’ti.
Para siswa TK hingga jenjang dasar tampak hafal dan antusias mengikuti gerakan Senam Anak Indonesia Hebat. Bahkan, Mendikdasmen secara terbuka mengapresiasi kemampuan anak-anak OKU Timur.
“Kalau boleh jujur, tadi saya malah nyontek anak-anak. Mereka luar biasa,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Implementasi Kebijakan Pagi Ceria
Senam Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari implementasi kebijakan Pagi Ceria yang telah diatur dalam Surat Edaran Bersama tiga menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Agama. Program ini mencakup tiga kegiatan utama sebelum pembelajaran dimulai, yaitu doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, dan senam.
Menurut Abdul Mu’ti, pembiasaan sederhana namun rutin seperti senam pagi memiliki dampak besar dalam membangun karakter anak. Ia menekankan pentingnya tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang salah satunya adalah bangun pagi, sebagai pondasi membentuk generasi berdaya saing.
Tiga Karakter Utama untuk Generasi Masa Depan
Selain itu, Abdul Mu’ti juga menegaskan konsep tiga karakter utama yang harus dimiliki anak Indonesia agar mampu bersaing di masa depan, yakni knowledgeable (berpengetahuan luas), capable (terampil dan serba bisa), serta humble (rendah hati dan berakhlak mulia).
“Anak-anak boleh pintar dan terampil, tapi tanpa kerendahan hati dan akhlak yang baik, kesuksesan itu tidak akan utuh,” tegasnya.
Ia juga memperkenalkan kembali program sekolah aman dan nyaman serta bernyanyi bersama lagu hidup rukun bersama teman. Ini merupakan program yang dikembangkan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar anak-anak Indonesia membiasakan hidup rukun bersama teman-teman.
Pesan kepada Guru dan Siswa
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan pesan kepada guru-guru yang bekerja di Kabupaten OKU Timur agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya mencintai anak-anak didik serta membangun hubungan yang baik antara sekolah dan orang tua.
Selain itu, ia memberikan semangat kepada anak-anak didik agar dapat memperoleh prestasi.
Fokus pada Pembentukan Watak dan Martabat Peserta Didik
Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT, MM menyampaikan bahwa kegiatan senam dan pembiasaan karakter sejalan dengan visi daerah dalam memanusiakan manusia melalui pendidikan.
“Pembangunan pendidikan di OKU Timur tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan watak dan martabat peserta didik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen, termasuk dana revitalisasi pendidikan sebesar Rp23,8 miliar yang telah memperbaiki 29 sekolah serta mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui bantuan Interactive Flat Panel dan Laptop Merah Putih.
“Ir. H. Lanosin berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut agar ratusan sekolah lain di OKU Timur juga merasakan manfaat yang sama,” pungkasnya.
Kesimpulan
Kunjungan Mendikdasmen di OKU Timur ditutup dengan pesan optimisme bahwa pembiasaan sederhana seperti Senam Anak Indonesia Hebat adalah langkah kecil yang berdampak besar dalam menyiapkan generasi sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan Indonesia.
