MIAMI BEACH, Infomalangraya.net
– Anak sulung pasangan David dan Victoria Beckham, Brooklyn Peltz Beckham, mengungkapkan secara terbuka ketegangan yang terjadi dalam keluarganya.
Dalam serangkaian unggahan kepada 16 juta pengikutnya di media sosial, Brooklyn menyatakan bahwa dirinya tidak berniat berdamai dengan keluarga. Ia menuding orangtuanya “menyerang” dirinya dan sang istri, Nicola Peltz, melalui media serta berusaha merusak hubungan mereka.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga. Saya tidak disetir, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” tulis pria berusia 26 tahun itu. Brooklyn mengatakan, selama bertahun-tahun ia mencoba menjaga masalah tersebut tetap pribadi, tetapi merasa tidak punya pilihan selain berbicara.
“Sayangnya, orangtua saya dan tim mereka terus menghubungi pers, sehingga saya tidak punya pilihan selain mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian dari kebohongan yang telah dipublikasikan,” ujarnya.
Bibit konflik muncul jelang pernikahan Brooklyn
Pernyataan Brooklyn didominasi oleh penjelasan mengenai hubungannya dengan Nicola, aktris Amerika Serikat (AS) sekaligus putri dari miliarder Nelson Peltz. Menurut Brooklyn, istrinya selalu tidak dihormati oleh keluarganya, tak peduli seberapa keras mereka mencoba untuk bersatu. Ia menuduh kedua orangtuanya mencoba menggagalkan pernikahannya, termasuk dengan membatalkan gaun pengantin rancangan Victoria di menit-menit terakhir.
Padahal, kata Brooklyn, Nicola sangat antusias mengenakan gaun dari desain ibu mertuanya. Laporan saat itu menyebutkan, Nicola-lah yang menolak mengenakan desain Victoria. Namun, Nicola kemudian mengatakan kepada The Times, Victoria tahu bahwa rumah modenya tidak akan mampu menyelesaikan gaun tersebut tepat waktu.
Brooklyn juga menyinggung insiden di hari pernikahan mereka. Ia mengeklaim bahwa ibunya “menyerobot” dansa pertamanya dengan Nicola. “Saat saya dipanggil ke panggung, ibu saya sudah menunggu untuk berdansa denganku, alih-alih membiarkanku berdansa dengan istriku, dan ia berdansa dengan sangat tidak pantas di dekatku, di depan semua orang,” ujarnya.
Brooklyn menambahkan, dia dan Nicola memperbarui janji pernikahan pada 2025 demi menciptakan kenangan baru yang membawa kegembiraan dan kebahagiaan, bukan kecemasan dan rasa malu. Brooklyn juga menuduh orangtuanya menekan dan mencoba menyogoknya, agar menandatangani pelepasan hak atas namanya beberapa minggu sebelum pernikahan. Ia tidak menjelaskan secara spesifik hak mana yang dimaksud, hanya bilang bahwa penolakannya berdampak pada pembayaran dan sejak saat itu perlakuan orangtuanya pun berubah.
Absennya Brooklyn di acara-acara Beckham
Salah satu momen yang menjadi sorotan publik adalah ketidakhadiran Brooklyn dan Nicola di pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei 2025. Menanggapi spekulasi tersebut, Brooklyn menjelaskan bahwa ia dan Nicola sudah di London untuk merayakan ulang tahun sang ayah, tetapi selama seminggu ditolak datang sehingga mereka hanya menunggu di kamar hotel.
“Dia menolak semua upaya kami, kecuali saat pesta ulang tahunnya yang besar dengan seratus tamu dan kamera di setiap sudut,” tulis Brooklyn. Ia juga mengeklaim bahwa David Beckham hanya bersedia menemuinya jika Nicola tidak ikut. “Hal itu seperti tamparan di muka,” ujarnya.
Setelah itu, keluarganya juga disebut menolak menemuinya saat ia kembali ke Los Angeles. Sumber yang berbicara kepada BBC pada waktu itu menyebut Brooklyn tidak hadir karena adiknya, Romeo, datang bersama wanita yang pernah dikaitkan dengannya. Dalam unggahannya, Brooklyn menuding ibunya kerap mengundang wanita dari masa lalu ke dalam kehidupan anak pertamanya, untuk membuat dia dan Nicola merasa tidak nyaman.
Ia menilai bahwa keluarganya lebih mementingkan citra publik ketimbang kedekatan pribadi. “Merek Beckham diutamakan. ‘Cinta’ keluarga ditentukan oleh seberapa banyak Anda mengunggah di media sosial,” tulisnya. Brooklyn pun merasa sangat dikendalikan sejak kecil dan mengalami kecemasan luar biasa.
“Untuk kali pertama dalam hidupku, sejak menjauh dari keluargaku, kecemasan itu hilang,” ungkapnya. Ia juga menuduh bahwa kedua orangtuanya berulang kali “menyerang dirinya”, baik secara pribadi maupun melalui media, dan menyebut adik-adiknya juga disuruh untuk menyerangnya di media sosial.
“Mereka bahkan memblokir saya tiba-tiba musim panas lalu,” kata Brooklyn. Cruz Beckham, adik Brooklyn, sempat merespons laporan yang menyebut orangtuanya berhenti mem-follow akun Brooklyn di Instagram. “Itu tidak benar. Ibu dan ayahku tidak akan pernah berhenti mem-follow anak-anak mereka. Mari kita luruskan faktanya,” tulis Cruz di Instagram pada Desember 2025. “Mereka bangun dan mendapati akun mereka diblokir, seperti aku,” tambahnya.
Pasangan David dan Victoria Beckham hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu tersebut. BBC telah menghubungi perwakilan mereka untuk dimintai komentar.





