Kabar Duka Meninggalnya Lula Lahfah
Kabar duka tentang kematian Lula Lahfah menjadi trending di berbagai media sosial. Banyak orang tidak percaya dengan kabar tersebut, karena sebelumnya Lula selalu tampak ceria dan bahagia. Bahkan, baru-baru ini ia dan kekasihnya Reza Arap sedang liburan bersama keluarga.
Lula dan Reza Arap sering membagikan momen mesra mereka di media sosial, sehingga membuat banyak orang merasa terkesan. Namun, tiba-tiba muncul kabar bahwa Lula meninggal karena overdosis. Tudingan ini semakin ramai dibicarakan di media sosial.
Di tengah kabar duka tersebut, muncul pengakuan-pengakuan Lula di akun media sosial pribadinya. Ia mengakui bahwa dirinya sudah sakit sejak lama, bahkan sejak 2020 lalu. Pada 8 Februari 2020, Lula menulis di akun Twitter (X) @lullipop bahwa ia tiba-tiba susah bernapas dan mengalami nyeri dada hingga harus ke rumah sakit. Meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa penyebabnya adalah asam lambung, ia tetap merasakan rasa sakit yang menyiksa.
Beberapa waktu lalu, Lula juga sempat mengeluhkan kondisi badannya yang kembali tidak sehat. Ia mengatakan bahwa awalnya meriang dan tubuh terasa nyeri, sendi terasa nyeri, demam tinggi, serta perut keram. Setelah diperiksa, ternyata ia mengalami infeksi bakteri. Ia menjelaskan bahwa bakteri berasal dari urin, sehingga mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Ia juga mengakui bahwa ia memiliki riwayat ISK karena sering menahan buang air kecil.
Lula juga menceritakan bahwa selama ini ia kurang minum air putih, bahkan setelah makan. Ia takut jika minum air banyak akan mengganggu waktu dan tempat yang tidak tepat. Hal ini membuat perutnya keram dan sakit. Ia berharap hasil CT scan yang dilakukannya aman.
Tidak hanya itu, Lula juga mengakui bahwa dirinya sedang sakit. Ia menulis di akun Twitter bahwa ia terlalu overthinking hingga mengalami GERD, lalu makin overthinking karena takut meninggal.
Dokumen Medis Akhirnya Membuka Fakta
Selain pengakuan Lula, dokumen medis resmi akhirnya muncul ke publik dan menjadi jawaban atas spekulasi yang beredar. Surat Keterangan Kematian nomor 023/I/2026/SKK/MMC yang diterbitkan oleh Mardhiyah Medical Clinic menegaskan bahwa Lula meninggal dunia akibat henti jantung (henti jantung dan henti nafas).
Fakta medis ini menutup ruang bagi berbagai rumor yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh dr. Rizki Nirwandhi Putra dan mencatat bahwa Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB. Dengan demikian, isu yang mengaitkan kepergian Lula dengan penyalahgunaan obat-obatan, termasuk narasi “Lula Lahfah OD” dan “Lula Lahfah overdosis”, dipastikan tidak berdasar.
Detik-Detik Sekuriti Temukan Jasad Lula Lahfah
Jasad Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan itu segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan surat kematian yang diterbitkan, Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB.
Saat ini, Satreskrim Polres Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menelusuri lebih jauh kronologi serta penyebab pasti kematian korban.
Polisi Tanggapi Informasi Lebam pada Tubuh Korban
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan penjelasan terkait beredarnya informasi kondisi tubuh Lula saat ditemukan, termasuk kabar adanya perubahan warna pada mulut dan lebam di beberapa bagian tubuh. “Lebam itu bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi,” kata Budi saat dihubungi terpisah, Jumat malam.
Pernyataan ini menegaskan bahwa penyebab kematian belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan medis lanjutan melalui proses otopsi.
Profil Lula Lahfah: Sosok Multitalenta di Dunia Hiburan
Lula Lahfah lahir di Jakarta pada 17 Juli 1999. Ia dikenal luas sebagai sosok multitalenta yang menapaki berbagai bidang hiburan, mulai dari konten kreator, penyanyi, hingga pemeran. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah. Lula memiliki seorang kakak perempuan bernama Farah Dibba Shavira serta seorang adik laki-laki bernama Shaquille Sultan Pahlevi.
Karier Dimulai Sejak Remaja
Langkah Lula di industri hiburan dimulai sejak usia remaja. Pada 2013, ia debut sebagai penyanyi dengan merilis single pertamanya berjudul Pergi. Dua tahun kemudian, Lula kembali merilis lagu bergenre dangdut berjudul Pusing Pala Barbie (2015). Perjalanan musiknya berlanjut melalui berbagai kolaborasi, di antaranya bersama Roy Ricardo dan Gaga Muhammad lewat lagu Panjat Sosial pada 2016. Ia juga sempat mengisi lagu tema untuk serial web Mimpiku Jadi Nyata pada 2019.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, kepolisian masih mendalami seluruh aspek terkait kematian Lula Lahfah, termasuk proses medis, kondisi di lokasi kejadian, serta keterangan para saksi. Publik pun menanti hasil penyelidikan resmi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada malam terakhir sang selebgram. Kasus ini menambah daftar duka di dunia hiburan Tanah Air, sekaligus meninggalkan pertanyaan besar yang masih menunggu jawaban aparat berwenang.





