Insiden Bus Persela Dilempar Batu oleh Orang Tak Dikenal
Pada malam hari Minggu (18/1/2026), bus yang membawa tim Persela Lamongan mengalami insiden pelemparan batu oleh dua orang tak dikenal. Kejadian ini terjadi saat bus sedang dalam perjalanan pulang dari pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Akibatnya, beberapa bagian kaca bus rusak, namun tidak ada korban luka.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian bermula ketika bus Persela hendak melanjutkan perjalanan menuju Lamongan setelah pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, tiba-tiba muncul oknum tak dikenal yang melempari bus dengan batu. Akibatnya, kaca depan dan kaca samping bus pecah.
Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum diketahui. Namun, menurut keterangan Asisten Pelatih Persela Lamongan, Ragil Sudirman, pelaku diduga adalah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan langsung kabur setelah melakukan aksinya.
Informasi Awal
Awalnya, informasi tentang kejadian ini muncul melalui unggahan akun Instagram @persela_football.club. Di akun tersebut, pengguna menyampaikan bahwa bus Persela FC dilempar batu saat dalam perjalanan pulang menuju Lamongan. Uniknya, kejadian ini terjadi tidak lama setelah pertandingan antara PSS Sleman dan Persela Lamongan.
Meskipun demikian, manajemen Persela Lamongan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi mengenai adanya korban luka dari pemain atau ofisial tim.
Keterangan Tim Persela
Ragil Sudirman, yang juga menjadi Manager Tim Persela, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi setelah pertandingan melawan PSS Sleman ketika bus sedang dalam perjalanan menuju Lamongan.
“Betul, memang ada insiden pelemparan yang menimpa bus Persela, setelah pertandingan melawan PSS,” ujar Ragil Sudirman saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, pelemparan terjadi di dekat pintu tol Prambanan. “Saat itu bus dalam perjalanan menuju Lamongan. Menjelang masuk pintu tol sekitar Prambanan, tiba-tiba terjadi pelemparan oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan mereka langsung kabur,” tambahnya.
Ragil menegaskan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa ini. Pemain, pelatih, dan ofisial sudah kembali ke Lamongan tanpa mengalami cedera. “Alhamdulillah tidak ada korban. Pemain, pelatih dan official lainnya sudah tiba di Lamongan,” ujarnya.
Laporan ke Pihak Berwenang
Dalam konteks penanganan insiden ini, Ragil menyebutkan bahwa pihak manajemen Persela telah mengirimkan laporan ke I-League, selaku penyelenggara pertandingan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kejadian ini dapat ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai aturan yang berlaku.
Kesimpulan
Insiden pelemparan batu terhadap bus Persela Lamongan merupakan kejadian yang sangat mengkhawatirkan, terlebih karena terjadi di area yang biasanya ramai dan mudah diakses oleh masyarakat umum. Meskipun tidak ada korban luka, kerusakan pada kendaraan tetap menjadi perhatian serius bagi pihak klub dan otoritas terkait.
