Pengenalan Universitas Airlangga Melalui AEE 2026
Universitas Airlangga (Unair) kembali menyelenggarakan acara Airlangga Education Expo (AEE) pada tanggal 23 hingga 26 Januari 2026. Acara ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami lebih jauh tentang Unair serta mengakses jalur masuk khusus bernama Golden Ticket.
AEE digelar secara luring di Gedung Airlangga Convention Center Kampus MERR-C. Peserta dapat mendaftar melalui laman resmi Unair. Rektor Unair, Muhammad Madyan, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan sebagai wadah bagi siswa SMA/sederajat untuk lebih mengenal Unair. Mulai dari lingkungan akademik setiap fakultas, proses seleksi masuk, hingga prospek studi dan karier.
“Para peserta bisa mendapatkan informasi lengkap tentang Unair dan jalur masuknya, termasuk program Golden Ticket,” ujar Madyan kepada awak media pada Jumat, 23 Januari 2026.
Bagi peserta yang hadir secara langsung, terdapat banyak booth fakultas yang bisa dikunjungi. Selain itu, peserta juga dapat mengikuti tur kampus untuk melihat langsung fasilitas dan lingkungan belajar di Unair.
Golden Ticket: Jalur Masuk Khusus
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Unair, Achmad Solihin, menjelaskan bahwa Golden Ticket adalah salah satu jalur seleksi masuk Unair. Jalur ini dibuka dari tanggal 5 hingga 18 Februari 2026 dan terbuka bagi siswa berprestasi baik akademik maupun nonakademik.
Solihin menambahkan bahwa ada tiga syarat utama untuk mengikuti Golden Ticket. Pertama, calon mahasiswa harus layak mengikuti seleksi nasional berbasis prestasi atau SNBP. Kedua, pilihan pertama SNBP harus Unair. Ketiga, peserta harus memiliki sertifikat keikutsertaan dalam AEE 2026.
“Jadi, siswa yang ingin mengikuti Golden Ticket wajib menghadiri AEE,” ujarnya.
Prestasi yang Diterima
Menurut Solihin, prestasi yang dinilai tidak hanya terbatas pada olimpiade akademik. Prestasi kepemimpinan, olahraga, hingga penghafal kitab suci dari semua agama yang mendapatkan pengakuan di Indonesia juga diterima.
Ia menegaskan bahwa Golden Ticket tidak akan mengurangi kuota jalur reguler SNBP. Justru, Golden Ticket akan menambah jumlah penerimaan. “Artinya, mahasiswa yang diterima melalui Golden Ticket adalah tambahan di luar kuota reguler,” papar Solihin.
Proses Seleksi yang Komprehensif
Dalam proses seleksi, Unair akan menilai prestasi secara menyeluruh. Bobot prestasi, tingkat kejuaraan, peringkat juara, hingga linearitas dengan program studi yang dipilih menjadi faktor penilaian.
“Semakin linier prestasi yang dimiliki dengan jurusan yang dipilih, bobotnya akan semakin tinggi. Juara internasional tentu lebih tinggi bobotnya daripada juara nasional atau provinsi,” jelas Solihin.
Ia memberikan contoh bahwa prestasi yang tidak relevan dengan program studi tetap akan dinilai, namun bobotnya berbeda. Oleh karena itu, pemilihan prestasi dan jurusan menjadi faktor penting dalam peluang Golden Ticket.
Kredibilitas Sertifikat Prestasi
Solihin juga menekankan pentingnya kredibilitas sertifikat prestasi. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap keikutsertaan lomba sudah cukup. Padahal, prestasi harus dibuktikan dengan capaian juara dan berasal dari penyelenggara yang kredibel.
“Sekarang banyak olimpiade yang sifatnya bisnis, apalagi yang online. Kredibilitas penyelenggaranya tentu kami pertanyakan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Unair tidak pernah bekerja sama dengan bimbingan belajar mana pun. “Kalau ada olimpiade yang mengklaim Unair bekerja sama dengan bimbel, itu tidak benar,” ujarnya.
Rekomendasi untuk Calon Mahasiswa
Solihin mengingatkan agar calon mahasiswa lebih selektif dalam memilih ajang prestasi yang dilampirkan agar peluang untuk mendapat Golden Ticket semakin besar. Siswa yang ingin mendaftar Golden Ticket wajib hadir dan mengikuti AEE 2026 dengan mendaftar melalui https://eduexpo.unair.ac.id/.





