Pada tahun 2026, Indonesia akan menyelenggarakan sebuah ajang kompetisi renang lintasan pendek yang berskala nasional. Ajang ini diberi nama Indonesia Short Course Emerging Series dan resmi diluncurkan di Jakarta. Kolaborasi antara Federasi Akuatik Indonesia dan KONI menjadi dasar dari penyelenggaraan acara tersebut.
Ajang perdana ini akan berlangsung pada tanggal 4 hingga 6 Juni 2026 di Kolam Renang Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Tema “Emerging” menjadi inti dari acara ini, yang bertujuan untuk membangun ekosistem pembinaan renang Indonesia yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan.
Wisnu Wardhana, inisiator kegiatan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan perdana ini akan fokus pada pengembangan perenang muda sebagai generasi penerus atlet nasional. Diharapkan, para atlet muda ini mampu meningkatkan kemampuan teknis serta mental bertanding dalam atmosfer profesional.
Indonesia Short Course Series dirancang bukan hanya sebagai sebuah event pertandingan, melainkan juga sebagai platform pembinaan jangka panjang. Format kompetisi yang rutin dan berkualitas diharapkan mampu memperkuat regenerasi atlet renang nasional.
Kebutuhan akan kompetisi short course yang konsisten di Indonesia sangat krusial bagi jalur pembinaan atlet. Hal ini mendapat dukungan positif dari Federasi Akuatik Indonesia. Ketua Harian Federasi, Harlin E. Rahardjo, menilai bahwa format lintasan pendek memiliki peran penting dalam pengembangan teknik dan kecepatan (speed) atlet.
Bagi kelompok usia muda, format ini sangat bermanfaat karena sedang dalam fase pembinaan menuju level prestasi yang lebih tinggi. Sementara itu, Ketua Umum KONI, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyatakan komitmennya dalam mendukung ekosistem kompetisi yang sehat. Melalui kolaborasi antara federasi, penyelenggara, dan sektor industri, KONI mendorong penguatan pembinaan olahraga usia muda demi meningkatkan kualitas prestasi nasional hingga ke level internasional.
Dukungan signifikan juga datang dari sektor swasta melalui Chandra Asri Group, Barito Pacific, dan Barito Renewables. Direktur Sumber Daya Manusia & Hubungan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, menjelaskan bahwa partisipasi ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan di kompetisi berstandar internasional.
Perusahaan berharap kolaborasi ini memperkuat sistem pembinaan yang sistematis mulai dari usia dini. Ketua Penyelenggara, Yori Hehanussa, mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan perlombaan renang kelompok umur short course tingkat nasional resmi pertama di Indonesia.
Kompetisi ini akan melombakan 26 nomor lomba perorangan dan estafet untuk empat kelompok umur berbeda. Hingga saat ini, diperkirakan lebih dari 700 perenang dari berbagai perkumpulan renang di seluruh penjuru tanah air akan turut berpartisipasi.
Selain aspek kompetisi, Indonesia Short Course Emerging Series juga membawa semangat sustainability dalam pelaksanaannya. Penyelenggara bersama para mitra mendorong implementasi acara yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kesadaran terhadap jejak karbon, efisiensi penggunaan material, serta berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya guna memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda Indonesia secara lebih luas.





