Ringkasan Berita:
- Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Chelsea 2-1 dalam Derbi London di Emirates Stadium.
- Morgan Rogers membawa Chelsea unggul cepat, sebelum Kai Havertz dan Martin Odegaard membalikkan keadaan untuk Arsenal.
- Arsenal mengamankan tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris, tepat di bawah Manchester City.
Infomalangraya.net – Hasil Liga Inggris matchday ketiga dari Derbi London mempertemukan Arsenal vs Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026) malam.
Arsenal sukses menang 2-1 atas Chelsea meski sempat tertinggal lebih dahulu.
Morgan Rogers memberi kejutan kepada publik Emirates Stadium pada awal babak pertama. Ia berhasil merobek jala David Raya pada menit kedua, tepatnya saat pertandingan berjalan 1 menit 17 detik.
Mantan pemain Aston Villa tersebut melepaskan tembakan voli dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan dari rekannya, Hato.
Skor 0-1 untuk Chelsea.
Pada menit ke-4, Arsenal mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui skema bola mati dari sisi kanan.
Umpan mendatar Odegaard menghasilkan kemelut di depan gawang Chelsea. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil bagi Arsenal.
Tertinggal satu gol membuat anak asuh Mikel Arteta bermain lebih agresif dengan memegang penguasaan bola. Mereka juga melakukan pressing ketat ketika bergerak tanpa bola.
Arsenal kembali mendapat peluang dari skema bola mati setelah Saka dilanggar Hato di dekat garis kotak penalti.
Rice yang menjadi eksekutor set piece Arsenal melepaskan umpan ke kotak penalti dan menghasilkan kemelut.
Bola liar yang berada di mulut gawang Chelsea kemudian disambar Calafiori untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, gol tersebut dianulir wasit karena dalam prosesnya Eric Konsa berada dalam posisi offside sebelum Calafiori menyontek bola.
Pusat Informasi Pertandingan Liga Inggris di X mengungkapkan, “VAR memeriksa keputusan wasit tentang gol tersebut dan menentukan bahwa Konsa berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol serta merekomendasikan agar gol tersebut dibatalkan.”
Kondisi ini membuat tensi pertandingan semakin tinggi. Arsenal terus berusaha mencari gol untuk menyamakan kedudukan.
Berbagai serangan dilancarkan dari sisi kanan. Saka melepaskan tembakan ke arah gawang, sementara Ben White mengirimkan umpan silang, tetapi belum menghasilkan gol.
Pada menit ke-20, Tzolis mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang kemudian disontek Kai Havertz. Namun, upayanya berhasil diblok Fofana dan menghasilkan tendangan sudut untuk Arsenal.
Satu menit kemudian, giliran Chelsea menyerang. Cole Palmer melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti sisi kanan.
Namun, bola tembakan Palmer berhasil diamankan Raya.
Reece James juga melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke gawang, tetapi masih mampu digagalkan Raya.
Kedua tim pun saling jual beli serangan.
Pada menit ke-25, upaya Arsenal menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil melalui tembakan Kai Havertz.
Mantan pemain Chelsea itu melakukan aksi solo run dari sisi sayap kanan untuk masuk ke area pertahanan The Blues.
Tembakan mendatarnya mengarah ke tiang dekat sisi kiri dan gagal dijangkau Emiliano Martinez.
Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol Havertz, anak asuh Xabi Alonso memegang kendali permainan untuk menekan pertahanan Arsenal.
Pada menit ke-30, Morgan Rogers melepaskan tembakan placing dari sisi kiri. Namun, tembakannya masih melebar dari gawang Raya.
Setelah itu, permainan berlangsung lebih keras. Kedua tim bergantian melakukan pelanggaran untuk menghentikan permainan.
Tak banyak peluang yang tercipta. Namun, Chelsea sempat menebar ancaman sebelum jeda melalui lesatan Pedro Neto dari sisi kanan.
Tembakan Neto membelah pertahanan Arsenal, tetapi bola membentur mistar gawang sebelah kanan.
Babak pertama yang menghibur berakhir dengan skor sama kuat 1-1 setelah empat menit tambahan waktu.
Tensi pada awal babak kedua tidak setinggi 45 menit pertama. Arsenal memulai babak kedua dengan permainan yang lebih sabar dan tenang.
Pada menit ke-49, Martin Odegaard berhasil mengubah papan skor menjadi 2-1.
Gol tersebut berawal dari bola yang dicuri Konsa dari kaki Morgan Rogers. Bola kemudian mengalir ke lini tengah dan dikuasai Odegaard.
Aliran bola kemudian diteruskan kepada Tzolis yang berada di sisi sayap kiri. Ia melepaskan umpan mendatar ke tengah kotak penalti, tempat Kai Havertz dan Odegaard berlari dari lini kedua.
Kai membiarkan umpan tersebut melaju dan bola kemudian diterima Odegaard yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Gol ini serupa dengan gol ketiga Arsenal saat menghadapi Man City di ajang Community Shield melalui kombinasi Tzolis dan Odegaard.
Setelah itu, Chelsea memiliki peluang melalui Morgan Rogers yang lolos dari kawalan pemain Arsenal.
Namun, saat berhadapan satu lawan satu dengan mantan rekan setimnya di Aston Villa, Eric Konsa, Rogers berhasil dihentikan.
Konsa melakukan clearance bersih saat menekel Rogers.
Chelsea kemudian meningkatkan tekanan dengan menguasai area pertahanan Arsenal. Morgan Rogers, Cole Palmer, dan Gusto bergantian melepaskan tembakan percobaan, tetapi belum membuahkan hasil.
Arteta melakukan dua pergantian pemain dengan menarik Calafiori dan Lewis-Skelly. Hincapie dan Zubimendi kemudian masuk menggantikan keduanya.
Kehadiran kedua pemain tersebut menambah kekuatan The Gunners.
Pada menit ke-69, Saka melepaskan tembakan placing, tetapi berhasil ditepis Martinez dan menghasilkan tendangan sudut.
Arteta kembali melakukan pergantian delapan menit berselang dengan memasukkan Gyokeres dan Mikel Merino.
Tak banyak peluang tercipta setelah itu. Pertandingan berjalan lebih alot dengan duel-duel fisik yang sering menghentikan permainan.
Pada menit ke-87, Chelsea mendapat peluang melalui skema bola mati tak jauh dari kotak penalti Arsenal.
Namun, peluang yang dieksekusi Reece James itu masih membentur pagar pemain Arsenal.
Pada menit ke-89, Raya melakukan penyelamatan gemilang dari tembakan Estevao yang mengarah ke tiang jauh sebelah kanan gawang Arsenal.
Raya berhasil menepis bola dengan tangan kirinya dan menghasilkan tendangan sudut untuk Chelsea.
Hingga empat menit tambahan waktu babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Arsenal sukses mengamankan tiga poin di kandang meski sempat tertinggal lebih dahulu dari Chelsea.
Hasil ini membuat Arsenal berada di urutan kedua klasemen Liga Inggris, tepat di bawah Man City.
Susunan Pemain Arsenal vs Chelsea
Arsenal
Raya, Ben White, Konsa, Gabriel Magalhaes, Calafiori, Rice, Myles Lewis-Skelly, Bukayo Saka, Odegaard, Christos Tzolis, Kai Havertz.
Pelatih: Mikel Arteta
Chelsea
Emiliano Martinez, Wesley Fofana, Josh-Ko Acheampong, Lacroix, Hato, Romeo Lavia, Reece James, Pedro Neto, Cole Palmer, Morgan Rogers, Joao Pedro.
Pelatih: Xabi Alonso
(Infomalangraya.net/Sina)





