Profil Lengkap Ida Fauziah
Ida Fauziah adalah seorang politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan RI pada periode 2019–2024. Ia lahir di Mojokerto, Jawa Timur, pada tanggal 17 Juli 1969, dan saat ini berusia 56 tahun. Selain menjadi menteri, ia dikenal sebagai aktivis perempuan NU serta mantan Ketua Umum Fatayat NU.
Biodata Singkat
- Nama Lengkap: Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si.
- Tanggal Lahir: 17 Juli 1969
- Tempat Lahir: Mojokerto, Jawa Timur
- Agama: Islam
- Suami: Taufiq R. Abdullah
- Anak: 2 orang
- Partai Politik: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Pendidikan
- SMP Islam Walisongo 1, Kedungmaling
- MAN Tambak Beras, Jombang (1989)
- S1: IAIN Sunan Ampel Surabaya (1993)
- S2: Universitas Satyagama, Ilmu Pemerintahan
- Studi tambahan: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Karier Politik
- Anggota DPR RI (1999–2018): Dapil Jawa Timur, kemudian DKI Jakarta II (2024)
- Pernah menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI (2012–2014)
- Wakil Ketua Badan Legislasi (2009–2012)
- Ketua Fraksi PKB DPR RI
- Menteri Ketenagakerjaan RI (2019–2024): Dilantik Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019. Menggantikan Hanif Dhakiri
- Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (2018): Berpasangan dengan Sudirman Said, namun kalah dari Ganjar Pranowo–Taj Yasin
Aktivisme dan Organisasi
- Aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak masa kuliah.
- Ketua Umum Fatayat NU (2010–2015): organisasi perempuan NU dengan jaringan nasional.
- Pendiri Kaukus Perempuan Parlemen, wadah legislator perempuan lintas fraksi.
Ciri Khas dan Kontribusi
- Dikenal sebagai politikus perempuan dengan gaya santun dan lembut, khas Jawa.
- Fokus pada isu ketenagakerjaan, perempuan, sosial, dan agama.
Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kemnaker
Nama Ida Fauziah kembali terseret dalam kasus pemerasan dan gratifikasi terkait sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Terdakwa kasus tersebut, Irvian Bobby Mahendro, mengungkap aliran uang nonteknis dari proses sertifikasi lisensi K3 yang mengalir ke mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan Ida Fauziah pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 di daerah pemilihan (dapil) Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat, jaksa menanyakan terkait penggunaan uang nonteknis proses sertifikasi lisensi K3.
Bobby menjelaskan bahwa setiap bulannya sekitar Rp 200 juta digunakan untuk pembayaran blanko. Untuk kegiatan kedinasan dalam kota, biayanya sekitar Rp 150 juta, sedangkan untuk luar kota mencapai Rp 200 juta.
Selain itu, Bobby menyebutkan bahwa ada beberapa kegiatan di 2024 yang diminta oleh Pak Heru untuk meng-cover kegiatan di Dapil dari Bu Menteri (Ida Fauziah) di Jakarta Selatan, yang mencakup sekitar 3 kegiatan.
Perkara Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kemnaker
Perkara ini bermula dari praktik uang pelicin sistematis di Kemnaker. Biaya resmi sertifikasi K3 yang seharusnya hanya Rp 275 ribu, digelembungkan hingga Rp 6 juta dengan ancaman mempersulit proses jika tidak membayar.
Kasus tersebut terbongkar setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 21 Agustus 2025 yang menetapkan 11 tersangka termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel.
Dalam perkara ini, Noel Ebenezer diduga menerima aliran dana senilai Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler. Selain pasal pemerasan (12e), KPK juga menjerat Noel dengan pasal gratifikasi (12B) untuk mengusut seluruh penerimaan tidak sah selama ia menjabat.
Daftar 11 Terdakwa dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi K3 Kemnaker
- Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI.
- Fahrurozi (FRZ) – Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Dirjen Binwasnaker dan K3).
- Hery Sutanto (HS) – Direktur Bina Kelembagaan periode 2021–2025.
- Irvian Bobby Mahendro (IBM) – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3.
- Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja.
- Subhan (SB) – Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3.
- Anitasari Kusumawati (AK) – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja.
- Sekarsari Kartika Putri (SKP) – Subkoordinator.
- Supriadi (SUP) – Koordinator.
- Temurila (TEM) – Pihak Swasta (PT Kem Indonesia).
- Miki Mahfud (MM) – Pihak Swasta (PT Kem Indonesia).





