Tiga Doa yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Kamis, 18 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026. Selama bulan ini, umat Islam di seluruh dunia wajib menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam. Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa selama bulan Ramadhan.
Waktu-waktu yang paling mustajab untuk berdoa adalah saat sahur, menjelang berbuka, dan sepertiga malam terakhir. Berikut ini adalah tiga doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan selama bulan Ramadhan:
1. Doa Berlindung dari Kelaparan
ٱللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ ٱلْجُوْعِ، فَإِنَّهُ بِئْسَ ٱلضَّجِيْعُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ ٱلْخِيَانَةِ، فَإِنَّهَا بِئْسَةُ ٱلْبِطَانَةِ
Allahumma ini audzubika minal ju’i fa innahu bi’sad dhaji’. Wa audzubika minal khiyanati fainnaha bi’satil bithanah
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari kelaparan, karena ia merusak lambung, dan aku berlindung kepadamu dari perbuatan khianat, karena ia merusak kepribadian.”
2. Doa Mengharap Kekuatan kepada Allah
الَّذِيْ خَلَقَنِيْ فَهُوَ يَهْدِيْنِيْ وَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِيْ
Alladzii khalaqanii fahuwa yahdiinii walladzii huwa yuth’imunii wayasqiinii
Artinya: “Ya Allah, zat yang telah menciptakan aku, maka Dia-lah yang menunjukkanku dan Dia-lah yang memberi makan dan minumku.”
3. Doa Menahan Haus dan Lapar
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala insya Allah.”
Tips Agar Tidak Lemas Selama Puasa
Untuk menghindari tubuh lemas selama puasa, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
-
Cukupi kebutuhan nutrisi saat sahur
Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan saat puasa. Bahkan Rasulullah menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air putih saja. Namun, sebisa mungkin seseorang makan makanan yang bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizi harian selama berpuasa. Di sisi lain, kebutuhan cairan juga wajib dipenuhi saat sahur, yakni setidaknya 2 gelas saat sahur, 4 gelas menjelang tidur, dan 2 gelas saat berbuka. -
Atur jadwal harian yang baik
Berpuasa sejatinya juga mengajarkan umat Muslim untuk mampu mengalokasikan waktu dan tenaga dengan baik. Hendaknya seseorang dapat memprioritaskan kegiatan yang paling penting untuk dilakukan dan meninggalkan kegiatan yang kurang penting. Di sisi lain, istirahat yang cukup di malam hari juga dianjurkan untuk dilakukan agar tidak mengantuk saat siang hari. Meski tidur siang juga diperbolehkan, hendaknya tidak tidur berlama-lama agar waktu yang berharga di bulan puasa tidak lantas terbuang sia-sia. -
Jangan tidur setelah sahur
Seringkali seseorang kembali tidur setelah sahur akibat kekenyangan, namun hal ini seharusnya justru dihindari karena dapat menganggu ritme tubuh dan sulit bangun tepat waktu ketika menjelang berbuka puasa. -
Tetap berolahraga selama puasa
Olahraga memang identik dengan menguras tenaga, namun olahraga yang tepat pada dasarnya bisa meningkatkan produktivitas. Tentu saja olahraga saat puasa memiliki porsi yang berbeda dengan saat tidak puasa. Maka dari itu, seseorang harus mampu menyesuaikan diri saat olahraga di bulan puasa.





