Kenangan Mendalam dari Din Syamsudin tentang KH Amal Fathullah Zarkasyi
KH Amal Fathullah Zarkasyi, salah satu pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggalkan kenangan yang mendalam bagi Din Syamsudin, yang merupakan keponakan almarhum. Din Syamsudin mengungkapkan bahwa selama hidupnya, KH Amal Fathullah Zarkasyi dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat belajar yang tinggi.
“Semangat belajar beliau sejak SD sangat luar biasa,” kata Din Syamsudin saat ditemui di rumah duka pada Sabtu (3/1/2025) malam. Ia menekankan bahwa semangat tersebut terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Setelah menempuh pendidikan sarjana di Institut Darussalam Gontor, almarhum melanjutkan studinya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surabaya dan berhasil meraih gelar Doktorandus (Drs). Selain itu, ia juga melakukan perjalanan ke beberapa negara lain untuk melanjutkan pendidikannya hingga akhirnya memperoleh gelar profesor.
“Setelah selesai meraih gelar Drs, dia langsung melanjutkan kembali belajar dengan pergi ke Mesir, Pakistan hingga Malaysia, sampai memperoleh gelar akademik tertinggi yaitu profesor,” ujar Din Syamsudin.
Selain aktif dalam menuntut ilmu, KH Amal Fathullah Zarkasyi juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi keilmuan seperti Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia juga diberi amanah menjadi rektor di Universitas Darussalam Gontor.
Oleh karena itu, Din Syamsudin berharap sosok almarhum dapat menjadi suri tauladan bagi para santri, alumni, dan masyarakat luas. Menurutnya, KH Amal Fathullah Zarkasyi memiliki cita-cita yang tinggi dan obsesif, termasuk ingin adanya fakultas kedokteran dan lain sebagainya.
“Beliau bercita-cita tinggi dan obsesif sekali. Itulah sosok almarhum yang patut kita teladani sama oleh anak cucu dan para santri Gontor,” tambah Din Syamsudin.
Kondisi Kesehatan dan Proses Pemakaman
Prof. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, wafat pada Sabtu, 3 Januari 2025, sekitar pukul 12.14 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi, Solo. Din Syamsudin menyebut bahwa almarhum telah lama mengalami sakit dan dirawat di RSUD tersebut.
Pemakaman KH Amal Fathullah Zarkasyi akan dilakukan pada Minggu pukul 09:00 WIB di pemakaman keluarga PMDG. Sejak sore hari, ribuan santri dan peziarah memadati kediaman salah satu bagian dari Tri Murti Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Ribuan santri tersebut melantunkan ayat suci Al Quran hingga jenazah tiba di rumah duka yang berada di kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu malam, sekitar pukul 19:00 WIB.
Peran dan Kontribusi KH Amal Fathullah Zarkasyi
Sebagai salah satu tokoh penting di lingkungan pesantren Gontor, KH Amal Fathullah Zarkasyi tidak hanya dikenal sebagai tokoh spiritual, tetapi juga sebagai pembina pendidikan yang berpengaruh. Ia memiliki peran penting dalam membimbing generasi muda untuk lebih giat dalam menuntut ilmu dan menjaga nilai-nilai keislaman.
Selain itu, kontribusi almarhum dalam berbagai organisasi keilmuan dan lembaga pendidikan memberikan dampak positif yang nyata. Dengan dedikasi dan komitmennya, KH Amal Fathullah Zarkasyi menjadi contoh teladan bagi banyak orang.
Dari segi pendidikan, almarhum juga berkontribusi dalam pengembangan institusi pendidikan yang ada di Gontor, termasuk dalam upaya menciptakan fakultas-fakultas baru yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Kehadiran KH Amal Fathullah Zarkasyi dalam dunia pendidikan dan keagamaan di Indonesia akan selalu dikenang oleh banyak pihak. Dengan kepergiannya, semangat belajarnya dan kesadaran akan pentingnya pendidikan akan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.





