Bantuan Perlengkapan Sekolah Diberikan ke Siswa SD Negeri 11 Linge

Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SD Negeri 11 Linge, Kampung Pantan Nangka, pada Kamis (2/4/2026). Bantuan ini diberikan kepada 120 siswa yang masih menjalani proses belajar mengajar di tenda darurat. Hal ini terjadi karena bangunan sekolah mereka mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir dan longsor hidrometeorologi pada November 2025 lalu.

Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Windi Darsa, menyampaikan bahwa pihaknya hadir bersama pilar sosial Tagana untuk membantu meringankan kebutuhan para siswa. Pada hari ini, Dinas Sosial Aceh Tengah bersama pilar sosial Tagana menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku, pensil, dan bolpoin kepada 120 siswa tersebut.

Windi Darsa menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi siswa yang masih harus belajar dalam keterbatasan. Anak-anak kita saat ini masih belajar di tenda karena sekolahnya rusak berat akibat bencana banjir dan longsor hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025. Ia berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan belajar mereka.

Selain itu, Windi juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan semangat bagi para siswa untuk tetap giat belajar meskipun dalam kondisi yang belum sepenuhnya normal.

Apresiasi dari Kepala Sekolah

Sementara itu, Kepala SD Negeri 11 Linge menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Sosial Aceh Tengah atas bantuan yang diberikan kepada para siswa. Alhamdulillah, ia sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Dinas Sosial. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami yang saat ini masih belajar di tenda.

Ia berharap ke depan adanya perhatian lanjutan, khususnya terkait pembangunan kembali fasilitas sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Bentuk Nyata Kepedulian Pemerintah Daerah

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang terdampak bencana di Aceh Tengah.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral bagi para siswa dan guru. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semangat belajar siswa tetap terjaga meskipun dalam kondisi yang kurang ideal. Selain itu, bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa pemerintah dan masyarakat tetap peduli terhadap kebutuhan dasar pendidikan.

Pihak sekolah juga berharap agar bantuan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan perlengkapan sekolah, tetapi juga dukungan finansial atau material lainnya untuk memperbaiki kondisi sekolah. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal tanpa harus bergantung pada tenda darurat.

Masa Depan Pendidikan yang Lebih Baik

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya persiapan menghadapi bencana alam, terutama di daerah rawan banjir dan longsoran. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa infrastruktur pendidikan dapat bertahan dalam kondisi ekstrem. Selain itu, penting juga untuk membangun sistem respons cepat yang dapat segera menangani dampak bencana terhadap pendidikan.

Dengan adanya bantuan seperti ini, diharapkan akan menjadi langkah awal menuju pemulihan pendidikan di daerah yang terkena dampak bencana. Semoga kepedulian yang ditunjukkan oleh pemerintah dan organisasi sosial dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih baik.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version