Penelusuran Kritis untuk Menjaga Status Geopark Ranah Minang Silokek

Dalam rangka proses revalidasi status Geopark Ranah Minang Silokek di tingkat global, dua evaluator resmi dari UNESCO Global Geopark (UGGp) melakukan penelusuran mendalam ke berbagai geosite unggulan yang terdapat di kawasan tersebut. Peninjauan ini dilakukan di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, pada Selasa (18/8/2026). Proses ini menjadi momen penting dalam menentukan kelanjutan status internasional kawasan tersebut.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, hadir langsung dalam proses penilaian lapangan ini. Keberadaannya menunjukkan komitmen penuh pemerintah setempat dalam mendukung pengembangan dan pelestarian kawasan geopark. Tim penilai juga melihat langsung berbagai aspek seperti kekayaan geologi, sejarah, pendidikan, keragaman budaya, serta pola pengelolaan pariwisata berbasis kerakyatan.

Menjelajahi Warisan Purba Jutaan Tahun

Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah Formasi Kuantan Karst Geosite. Di sini, tim evaluator mengamati gugusan batuan gamping purba yang diperkirakan telah berusia sekitar 350 juta tahun. Lokasi ini menjadi salah satu bukti kekayaan geologis yang dimiliki kawasan ini.

Tak jauh dari lokasi tersebut, tim juga diajak mengeksplorasi Ngalau Basurek, gua alam yang menawarkan pesona stalaktit, stalagmit, serta aliran sungai bawah tanah yang masih terjaga keasliannya. Penelusuran geologi berlanjut ke batuan Granit Tipe A Sila, formasi batuan unik yang diperkirakan terbentuk sejak Periode Jura, atau sekitar 176 juta tahun lalu.

Kekayaan bentang alam geologis ini tidak hanya menjadi peninggalan purba, tetapi juga menjadi penopang utama kehidupan warga sekitar. Struktur tanah dan ketersediaan air di kawasan ini dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas persawahan serta perkebunan.

Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga

Perjalanan penilaian dilanjutkan menuju Desa Wisata Silokek, yang menjadi salah satu kawasan inti geopark. Kedatangan rombongan evaluator disambut hangat melalui tradisi makan bajamba, pameran produk UMKM lokal, serta pertunjukan seni talempong kayu.

Desa Wisata Silokek menyajikan keterpaduan yang harmonis antara panorama karst, hamparan granit, alir sungai, serta kearifan lokal masyarakat setempat. Pengelolaan kawasan ini turut melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna memastikan pemberdayaan warga berjalan optimal.

Melalui peran aktif Pokdarwis, keberadaan geopark diarahkan tidak hanya untuk konservasi alam semata. Upaya ini ditujukan pula untuk membuka peluang ekonomi baru sekaligus membentengi kelestarian budaya lokal dari pergeseran zaman.

Edukasi Geopark dan Jejak Sejarah Kolonial

Sektor pendidikan juga tak luput dari pemantauan para evaluator. Rombongan menyambangi SDN 28 Durian Gadang, sekolah yang berhasil meraih predikat Juara II Geopark Corner tingkat sekolah dasar se-Kabupaten Sijunjung. Sekolah ini menjadi contoh bagaimana pendidikan dapat berjalan selaras dengan konsep geopark.

Selain aspek geologi dan pendidikan, unsur sejarah turut diperlihatkan melalui situs Lokomotif Uap Silukah. Peninggalan perkeretaapian zaman kolonial Belanda ini kini difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus potensi wisata heritage.

Mendorong Dampak Nyata dan Keberlanjutan

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menegaskan bahwa momentum revalidasi UNESCO ini sangat penting bagi daerahnya. Menurutnya, Silokek memiliki keterikatan yang tak terpisahkan antara kondisi alam dan aktivitas harian warga.

“Geopark Ranah Minang Silokek bukan sekadar kawasan yang memiliki keunikan geologi. Di dalamnya ada sejarah, budaya, pendidikan, lingkungan dan kehidupan masyarakat yang harus kita jaga bersama,” kata Benny.

Pemerintah daerah bersama warga berkomitmen memperkuat tata kelola kawasan secara berkelanjutan. Langkah ini diambil agar potensi besar Silokek dapat terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang.



“Kita ingin geopark ini tetap lestari, semakin dikenal dunia dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ini adalah warisan yang harus kita jaga dan kembangkan bersama untuk generasi berikutnya,” tutupnya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version