Pemain Belakang PSS Sleman Tampil Solid dalam Dua Laga Awal Putaran Ketiga
Duet bek tengah PSS Sleman, Fachruddin Aryanto dan Lucas Gama (Lucao), tampil sangat solid dalam dua laga awal putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Kedua pemain ini dinilai berhasil menjaga stabilitas pertahanan tim dan mencegah agresivitas lini depan lawan.
Pada laga melawan Deltras FC dan Persipura Jayapura, Fachruddin–Lucao mampu mengawal para striker lawan sehingga gagal mencetak gol dari situasi open play. Bahkan, saat menundukkan Persipura dengan skor 2-0, PSS berhasil mencatatkan clean sheet berkat kokohnya duet bek tengah tersebut.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengapresiasi kontribusi keduanya di jantung pertahanan tim. Dia memuji soliditas keduanya dan menyebut bahwa mereka sudah memiliki chemistry yang baik.
“Kita tahu Fachruddin dan Lucao adalah pemain yang berpengalaman di Liga 1. Mereka sudah tahu tugas mereka dan chemistry mereka sudah dapat,” ujar Ansyari, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, kehadiran dua pemain berpengalaman itu memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan tim. Solidnya lini belakang membuat para fullback PSS lebih leluasa membantu serangan.
“Mereka bisa jadi leader di belakang sehingga dua fullback kita juga bermain cukup luar biasa. Ini komposisi yang bagus,” lanjutnya.
Profil Fachruddin Aryanto: Bek Veteran yang Menjadi Pilar Pertahanan PSS Sleman
Fachruddin Aryanto, bek veteran yang kini menjadi pilar pertahanan PSS Sleman, memiliki rekam jejak karier yang panjang dan konsisten di Liga 1 Indonesia. Berikut adalah profil lengkapnya:
Profil Umum
- Nama Lengkap: Fachruddin Wahyudi Aryanto
- Tempat, Tanggal Lahir: Klaten, Jawa Tengah, 19 Februari 1989
- Posisi: Bek Tengah (Center Back)
- Tinggi Badan: 185 cm
- Kaki Dominan: Kanan
Perjalanan Karier
Fachruddin dikenal sebagai salah satu bek paling konsisten di Indonesia. Sebelum menjadi bagian dari skuad Super Elja, ia memiliki rekam jejak panjang di kasta tertinggi:
– PSS Sleman (2024–Sekarang): Kembali ke tanah kelahiran dan menjadi pemimpin di lini belakang. Di musim 2025/2026, ia membentuk duet tangguh bersama Lucas Gama (Lucao).
– Madura United (2017–2024): Menjadi ikon dan kapten tim Laskar Sape Kerrab selama bertahun-tahun.
– Sriwijaya FC & Persija Jakarta: Pernah membela klub-klub besar ini dan mematangkan mental bertandingnya.
Gaya Bermain dan Keunggulan
Sebagai pemain senior, Fachruddin tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kecerdasan dalam membaca permainan:
– Duel Udara: Dengan postur 185 cm, ia sangat dominan dalam menghalau bola lambung maupun membantu serangan saat situasi bola mati.
– Kepemimpinan: Ia sering dipercaya menjadi kapten karena ketenangannya dan kemampuannya mengorganisasi lini pertahanan.
– Intersep: Memiliki timing yang tepat dalam melakukan tekel dan memotong aliran bola lawan.
Kehadiran Lucas Gama di PSS Sleman
Lucas Gama atau Lucao, yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim Januari lalu, sebelumnya memperkuat Persik Kediri di kompetisi kasta tertinggi. Kehadirannya di PSS Sleman memberikan keseimbangan yang dibutuhkan dalam lini belakang.
Sementara Fachruddin, meski telah dua musim membela PSS, sempat lebih banyak berkutat dengan cedera. Ia baru kembali merumput pada pertengahan putaran kedua setelah pulih dari cedera yang dialaminya.
Dengan dua hasil positif di awal putaran ketiga, PSS kini berada di puncak klasemen Grup Timur dengan koleksi 42 poin dari 20 pertandingan. Tren positif tersebut tak lepas dari kokohnya lini pertahanan yang mulai menemukan bentuk terbaiknya.





