Dewi Perssik Mengambil Tindakan Tegas Terhadap Penyebar Hoaks

Dewi Perssik, penyanyi dangdut yang dikenal dengan lagu “Mimpi Manis”, kembali menjadi korban hoaks di media sosial. Kali ini, kabar yang beredar menyebut bahwa dirinya meninggal dunia akibat kecelakaan parah. Isu seperti ini bukanlah hal baru bagi Dewi, karena sebelumnya ia sering kali menjadi target dari berita palsu yang menyebar di berbagai platform.

Kabar tersebut awalnya muncul di Facebook dan kemudian menyebar lebih luas melalui siaran langsung TikTok. Meski terbukti sebagai hoaks, isu tersebut membuat Dewi merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk mengambil langkah tegas.

Menyikapi Penyebar Hoaks dengan Tindakan Hukum

Dewi Perssik menyatakan bahwa ia akan melaporkan sekelompok netizen yang menyebarkan hoaks tersebut. Ia menemukan bahwa ada 16 akun yang bekerja sama dan bergantian melakukan siaran langsung setiap hari. “16 akun itu setiap satu akun live komal bergantian. Jadi nanti giliran ini mati satu akun, satu lagi live kaya gitu,” ujarnya.

Menurut Dewi, tindakan ini sudah keterlaluan karena membuat berita palsu terlihat seperti nyata. “Kalau dibiarkan terus menerus kan jadi (masalah). Mau diberitakan hoaks ya terserah. Tapi kalau di-live-in sampai live-nya itu bilang kronologi kejadian kecelakaan, itu kan seolah-olah bener,” tegasnya.

Ia juga mencurigai adanya pihak yang membayar akun-akun tersebut. Dugaan ini muncul dari pengakuan salah satu pelaku. “Di antara 16 akun itu ada salah satu orang yang bilang bahwa ‘Bukan aku, ini cuman saya disuruh. Aku nggak ikut campur Mbak Dewi, kita minta maaf’” tambahnya.

Mengambil Langkah Hukum Bersama Pengacara

Dewi Perssik telah berdiskusi dengan pengacaranya, Sandy Arifin, untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. “Bang Sandy, sebenarnya sih kan kemarin itu aku dapet panggilan polisi sebagai saksi… cuman maunya tuh sekaligus boleh nggak aku laporin ini,” ceritanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini fokusnya adalah mencari sosok yang menjadi dalang di balik penyebaran hoaks ini. “Nah, pengen aku pengen tau yang nyuruh tuh siapa, kok kamu mau,” ujarnya.

Perasaan Dewi Perssik Terhadap Kejadian Ini

Dewi menilai bahwa berulangnya kabar bohong itu salah satunya terjadi karena dirinya terlalu mudah memberikan maaf kepada para pelaku. “Ya mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa selama ini belum ada tindakan tegas yang benar-benar membuat pelaku jera. “Belum ada yang benar-benar sampai aku inikan gitu. Ya kita lihat aja seperti apa nanti,” tuturnya.

Meski begitu, Dewi tetap menegaskan niatnya untuk menjadi pribadi yang pemaaf, meski kini mulai menyadari bahwa sikap tersebut tidak boleh dimanfaatkan. “Kan aku tuh kepengin jadi manusia pemaaf. Tapi bukan berarti aku dimanfaatkan,” ucapnya.

Tindakan Lanjutan dan Kepedulian Terhadap Media Sosial

Dewi Perssik juga disebut tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap sejumlah akun TikTok yang kembali menyebarkan kabar kematiannya dalam siaran langsung. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan efek jera agar hoaks serupa tidak terus terulang.

Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya untuk mempertimbangkan langkah hukum. “Aku sudah diemin berkali-kali, tapi ini sudah keterlaluan. Tiga hari berturut-turut ada beberapa akun yang live membicarakan kronologi meninggalnya saya,” jelasnya.

Dewi juga merasa terusik karena sempat diundang masuk ke dalam siaran langsung tersebut, namun justru dihina. “Wong masih hidup lho dibilang mati. Aku di-invite, giliran aku masuk aku dibilang kuntilanak. Kan nyebelin ya,” katanya.

Kesimpulan

Meski dikenal sebagai pribadi yang mudah memaafkan, Dewi menegaskan bahwa sikap tersebut tidak boleh disalahgunakan. “Ya mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan. Tapi bukan berarti aku dimanfaatkan,” ujarnya.

Saat ini, mantan istri Aldi Taher itu masih mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. “Sebenernya aku nggak kepingin ngelaporin, tapi kesel. Jadi nanti kita lihat, apa benar hatiku sampai ke situ,” pungkasnya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version