Kehilangan Mendadak yang Menyisakan Duka

Kehilangan mendadak yang dialami oleh Lula Lahfah, selebgram dan tunangan Reza Arap, telah menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang terdekat. Kepergian Lula di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB, membuat semua pihak terkejut dan sedih. Prosesi pemakaman yang berlangsung di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026) siang kemarin, dipenuhi dengan isak tangis dari keluarga dan kerabat.

Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di apartemennya, dan kepergiannya tanpa pesan terakhir membuat keluarga dan kerabat terpukul. Muhammad Feros, ayah kandung Lula, mengungkapkan rasa kagetnya karena selama ini putrinya tidak pernah mengeluh atau menceritakan penyakit yang dideritanya kepada keluarga. Feros mengatakan bahwa Lula hanya bercerita tentang kondisinya kepada teman dekat, sehingga keluarga tidak menyadari betapa seriusnya penyakit yang dialaminya.

Fakta Mengejutkan Tentang Kesehatan Lula Lahfah

Dari informasi yang diperoleh, Lula Lahfah ternyata mengidap GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan pembengkakan usus yang cukup parah. Meskipun ia dikenal sebagai sosok yang ceria, Lula sering menyembunyikan rasa sakitnya dari keluarga. Feros menjelaskan bahwa Lula sering mengeluhkan sakit di bagian kiri tubuhnya, tetapi tidak pernah menyampaikannya kepada orang tua.

Selama ini, Lula hanya bercerita kepada teman-teman dekatnya. Ia mengatakan bahwa rasa sakitnya sangat mengganggu, tetapi ia memilih untuk menahan rasa sakit tersebut agar tidak membuat orang tua khawatir. Feros juga menyebutkan bahwa Lula sempat masuk rumah sakit saat momen Tahun Baru karena GERD-nya kambuh, tetapi ia memilih untuk pulang dan menahan rasa sakit sendiri.

Kenangan Terakhir Bersama Keluarga

Seminggu sebelum meninggal dunia, Lula mengajak seluruh keluarga besar untuk makan bersama di rumah tanpa ada perayaan khusus. Feros mengenang momen tersebut sebagai kenangan terakhir yang tidak biasa. Saat itu, Lula hanya berkata bahwa ia ingin makan bersama keluarga tanpa alasan spesifik. Feros mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi momen tersebut menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfah

Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika Lula yang biasanya aktif di pagi hari tiba-tiba hilang kontak hingga siang hari. Setelah beberapa kali mencoba menghubungi, keluarga mulai merasa ada yang tidak beres. Akhirnya, asisten rumah tangga Lula meminta bantuan pihak keamanan apartemen untuk membuka pintu unit yang terkunci dari dalam. Saat itulah, Lula ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Berdasarkan temuan polisi, jenazah Lula ditemukan dalam posisi terlentang silang dengan kondisi mulut mulai kebiruan. Dugaan medis menunjukkan bahwa ia telah wafat sejak Jumat dini hari pukul 00.15 WIB, jauh sebelum jasadnya ditemukan pada malam hari. Kepergian Lula Lahfah yang begitu mendadak dan tanpa pesan terakhir telah meninggalkan duka yang teramat dalam bagi keluarga dan orang terdekat.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version