Penemuan Jasad Pria dengan Kepala Terbungkus Plastik di Indekos Bandar Lampung
Sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi di sebuah indekos di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, warga setempat dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad pria dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Kepala Terbungkus Plastik
Jasad pria tersebut ditemukan dalam keadaan kepala terbungkus plastik yang direkatkan dengan lakban. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya tentang penyebab kematian korban. Apakah korban sengaja mengakhiri hidupnya atau menjadi korban pembunuhan? Hingga saat ini, penyebab pasti masih belum diketahui.
Ditemukan Luka Lebam
Korban yang bernama Hindrajaja (61) merupakan warga Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Menurut informasi dari Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto, ditemukan luka lebam di bagian wajah korban. Meskipun demikian, penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan.
“Ditemukan luka lebam di bagian wajah. Namun, apakah korban meninggal akibat penganiayaan atau sebab lain, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” kata Gigih.
Amankan Barang Bukti
Setelah penemuan jasad, tim inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP selama sekitar empat jam. Dalam proses tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti kotak sampah, tas, dan beberapa bungkus sisa makanan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk menjalani visum luar.
Mengaku Dicopet
Salah satu penghuni indekos yang juga menjadi saksi mata, Anas (23), menyampaikan bahwa korban diduga mengalami masalah keuangan. Berdasarkan informasi dari pengelola indekos, korban mengaku hanya membawa uang Rp 200 ribu dan sempat menyebut dirinya menjadi korban pencopetan.
Anas mengungkapkan bahwa korban masuk ke kamar indekos pada Kamis siang dan seharusnya sudah keluar pada Jumat. Namun, ketika kamar diketuk, tidak ada respons dari dalam. Ia melihat dari ventilasi dan terlihat ada sepatu di dalam. Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, ternyata tidak bisa dibuka.
Diduga Korban Pembunuhan
Menurut Agus Sutiyono, pemilik bengkel motor di depan indekos, kondisi kamar terlihat berantakan dan tangan korban seperti terikat di belakang tubuhnya. Ia menduga korban meninggal akibat dibunuh.
“Korban ditutup plastik di bagian wajah dan kondisi tempat tidur acak-acakan. Kami menduga korban dibunuh,” ujar Agus.
Driver Ojol
Gatot, ketua RT setempat, membenarkan penemuan jasad pria di indekos dalam kondisi kepala tertutup plastik. Ia mengaku mendapat informasi adanya penemuan jasad pria dari warga dan segera mendatangi lokasi kejadian.
“Saya dapat informasi dari warga, terus saya intruksikan kepada mereka agar tidak mendekat dan tidak memegang barang apa pun di sana sampai polisi datang,” ujar Gatot.
Gatot menjelaskan, korban belum lama menghuni indekos tersebut. Dari informasi yang diperoleh, korban bekerja sebagai pengemudi ojek online.





