Fakta Baru Terungkap di Balik Kematian Anggi Auliya Arsyad

Sebuah kasus kematian yang mengejutkan akhirnya mengungkap fakta baru tentang Anggi Auliya Arsyad (25), seorang gadis yang ditemukan tewas di sekitar Tol BORR Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Pihak keluarga korban secara tegas membantah bahwa pelaku pembuangan jasad tersebut adalah pacar dari Anggi.

Hubungan yang Hanya Sebatas Teman

Menurut pengakuan ayah angkat korban, Samsudin, hubungan antara Anggi dan pelaku tidak lebih dari sekadar teman lama saat mereka masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK). Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar di masyarakat bahwa pelaku adalah pacar korban adalah tidak benar.

“Almarhum dengan pelaku itu bukan pacar, memang teman sekolah waktu di SMK,” ujar Samsudin saat ditemui di kediamannya di daerah Kemang, Minggu (24/5/2026).

Samsudin menegaskan bahwa jika pelaku memiliki hubungan spesial dengan Anggi, maka pihak keluarga pasti akan mengenali orang tersebut. Oleh karena itu, ia merasa perlu meluruskan informasi ini agar tidak terjadi spekulasi liar yang bisa menyudutkan almarhumah.

Perjalanan Malam Sebelum Tragedi

Sebelum tragedi terjadi, Anggi pulang ke rumah setelah menyelesaikan rutinitas pekerjaannya pada Jumat (22/5/2026) sore. Setelah mengganti pakaian, ia memberi tahu keluarga bahwa ia ingin pergi keluar untuk bersosialisasi dan nongkrong bersama teman-temannya.

Namun, kali ini, Anggi memilih untuk menggunakan mobil pribadinya alih-alih sepeda motor kesayangannya. Hal ini menjadi hal yang sedikit aneh karena biasanya ia selalu menggunakan sepeda motor.

Pihak keluarga memberikan wejangan agar Anggi tidak pulang terlalu larut malam, tetapi mereka tidak menaruh curiga apa pun. Namun, kekhawatiran mulai muncul ketika jam menunjukkan tengah malam, dan Anggi belum juga pulang.

Keanehan dari Hewan Peliharaan

Selain itu, keluarga juga mencatat adanya gelagat aneh dari hewan peliharaan korban. Anggi dikenal sangat menyayangi kucing dan sering memelihara beberapa ekor kucing jenis anggora baik di rumah maupun di tempat kerjanya.

“Kucingnya dua, kucingnya satu mati. Kucingnya yang satu lagi naik di mobilnya dia, jatuh lagi, jatuh dari atas mobil jatuh ke bawahnya lagi,” kata Samsudin heran mengingat keanehan tersebut.

Ketakutan dan Kabar Duka

Rasa khawatir semakin memuncak ketika ponsel korban tidak bisa dihubungi dan hilang kabar. Samsudin mengaku bahwa ia sendiri merasa gelisah dan sulit tidur meski sedang berada di Jakarta.

Pada Sabtu subuh, sekitar pukul 04.30 WIB, Samsudin mendapatkan kabar duka bahwa Anggi telah meninggal secara tragis. Ia langsung berangkat ke Kota Bogor untuk memastikan kabar tersebut.

Dugaan Motif Pembunuhan

Samsudin menduga kuat bahwa pelaku sudah merencanakan aksi pembunuhan ini. Menurutnya, pelaku tertarik pada barang berharga milik korban.

Anggi memiliki pekerjaan yang mapan, mobil sendiri, dan aktif di dunia maya. Hal ini diduga menjadi pemicu niat jahat dari pelaku yang melihat postingan korban.

“Mungkin karena almarhum sudah dibukakan rezekinya sama Allah, sudah bekerja, punya mobil sendiri, sering terlihat di dunia maya,” ujar Samsudin.

Ia berharap pelaku dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya dengan pasal berlapis.

Penyerahan Kasus kepada Pihak Berwajib

Kini, pihak keluarga menyerahkan proses keterangan dan pengungkapan kasus ini kepada pihak kepolisian. Mereka percaya bahwa polisi akan memberikan penjelasan yang lengkap.

Samsudin menegaskan bahwa dirinya yakin ini adalah motif pembunuhan berencana. Ia berharap pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan kejahatannya.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

© 2026 Info Malang Raya. All rights reserved.

Exit mobile version