Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya Menghadirkan Kreativitas yang Menarik Perhatian

Festival Rujak Uleg 2026 di Kota Surabaya menjadi ajang yang menampilkan berbagai inovasi dan kreativitas peserta. Dengan tema utama “Rujak Phoria: Festival Rujak Menyambut Pesta Sepak Bola Dunia”, para peserta menghadirkan konsep yang unik dan menarik, baik dalam dekorasi, kostum, maupun penyajian makanan.

Hotel Ciputra World Hadirkan Nuansa Mesir dan Suporter Bola

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Hotel Ciputra World Surabaya. Mereka memadukan tema Mesir kuno dengan semangat suporter sepak bola. Kostum yang digunakan terinspirasi dari Cleopatra, sementara ornamen-ornamen bola juga menjadi bagian dari dekorasi.

Selain itu, sajian rujak yang disajikan juga dibuat dengan bentuk yang menyerupai bola sepak. Salah satu inovasinya adalah lontong yang dibentuk seperti bola. Bahkan, semua elemen dekorasi bisa dimakan, termasuk bunga-bunganya. Hal ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

Swiss-Belinn Tunjungan Sajikan Rujak Cingur Roll

Tim dari Swiss-Belinn Tunjungan Surabaya membawa inovasi baru dalam penyajian rujak cingur. Mereka menghadirkan “Rujak Cingur Roll” yang dibungkus dengan rice paper. Konsep ini dipilih agar rujak cingur lebih praktis dan ringan untuk disantap.

Menurut Head Chef Swiss-Belinn Tunjungan Surabaya, Adi Surya, konsep ini membuat rujak cingur lebih mudah dikemas dan cocok untuk berbagai kalangan. Selain itu, rujak cingur yang dibungkus rice paper juga lebih praktis untuk dicocol dan cocok untuk diet karena tidak terlalu banyak karbohidrat.

JW Marriott Usung Tema “Rujak Striker Pamelo”

JW Marriott Hotel Surabaya hadir dengan tema “Rujak Striker Pamelo”. Tim mereka menggunakan kostum Timnas Indonesia untuk memperkuat nuansa sepak bola. Menu rujak cingur yang disajikan tetap mempertahankan unsur khasnya, namun diberi tambahan buah pamelo atau jeruk bali untuk memberikan sensasi segar dan kres saat dimakan.

Kostum Timnas Indonesia yang digunakan menjadi simbol semangat sportivitas dan kebersamaan. Chef Atik menyampaikan harapan agar Surabaya terus berkembang dan maju.

Ledon Hotel Angkat Konsep Tendangan Salto

Sementara itu, tim dari Ledon Hotel memilih konsep “Tendangan Salto” sebagai tema penampilan mereka. Mereka membawa miniatur pemain sepak bola yang sedang melakukan salto. Konsep ini menggambarkan momen penentu kemenangan dalam pertandingan sepak bola.

Assistant Chef Ledon Hotel, Sumaryono atau yang akrab disapa Chef Mario, menjelaskan bahwa bumbu rujak disimpan di bagian dalam makanan sehingga tidak terlihat dari luar. Saat makanan dibelah, bumbu akan keluar, memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung.

Inovasi dan Kreativitas dalam Penyajian Rujak

Banyak inovasi lain yang ditampilkan oleh peserta festival. Mulai dari dekorasi yang menarik hingga penyajian makanan yang kreatif. Setiap hotel atau peserta memiliki cara sendiri dalam memperkenalkan rujak cingur dengan konsep yang berbeda.

Dalam acara ini, para peserta tidak hanya menampilkan kreativitas dalam penyajian makanan, tetapi juga dalam dekorasi dan kostum. Hal ini menunjukkan bahwa rujak cingur bukan hanya sekadar hidangan tradisional, tetapi juga bisa diadaptasi menjadi sesuatu yang modern dan menarik.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version