Penangkapan Pelaku Pemukulan Driver Ojek Online di Jagakarsa
Kasus dugaan pemukulan terhadap seorang driver ojek online di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, semakin menarik perhatian publik. Identitas pelaku yang diketahui bernama Fredik Rysa Samuel mulai terungkap setelah penyelidikan berjalan. Nama Fredik kini menjadi sorotan karena beberapa orang mengaku pernah berinteraksi dengannya.
Beberapa warga menyebut bahwa pria tersebut sudah lama dikenal memiliki sikap yang kerap bertindak layaknya “bang jago”. Mereka juga menyebut bahwa Fredik sering terlibat perkelahian, bahkan dengan orang yang tidak dikenalnya. Hal ini memicu spekulasi bahwa tindakan arogannya bukan kali pertama terjadi.
Perhatian publik juga tertuju pada ekspresi Fredik saat diamankan polisi. Dalam momen penangkapan itu, ia terlihat masih tersenyum, sehingga memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Di tengah ramainya pembahasan, sejumlah pengakuan dari warga semakin menguatkan anggapan bahwa perilaku arogan tersebut bukan kali pertama terjadi.
Peristiwa ini bermula dari unggahan seorang driver ojek online melalui akun Instagram @ahmadabdulazis21. Dalam unggahannya, ia mengaku menjadi korban pemukulan saat sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Raya Jagakarsa. Ahmad Abdul Azis kemudian membagikan kronologi kejadian yang dialaminya.
Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan ataupun saling mengenal dengan pelaku sebelum insiden tersebut terjadi. “Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya jalan raya Jagakarsa,” tulisnya.
Berikut ini kronologi yang dijelaskan oleh korban:
- Saya lagi jalan biasa aja di karenakan posisinya di situ lagi macet dan sebelumnya saya gak melakukan penyerempetan atau nabrak ke pengendara ninja tiba.
- Dia nabrak motor saya dari belakang terus dia menghampiri saya dengan berbicara gak jelas.
- Terus saya tegor sambil ngeliat dia saya tegor (Bang sambil ngangguk kepala) tiba-tiba dia nampol saya sebanyak 3x.
- Saya reflek menjauh untuk mengambil hp di dasbor untuk merekam kejadian tersebut.
- Setelah saya rekam pengendara ninja menghampiri saya dan saya tanva (kenapa nampol sava ) dan dia membalas (kenapa emang gw tampol) sambil mukul saya 2x.
- Dan di situ saya gak kenal dia siapa dan nyuruh saya buat vc ayah saya, dan saya menjawab saya gak kenal dengan pengendara tersebut dan ayah saya juga gak kenal.
- Saya langsung ngamanin diri untuk mencari kantor polisi dan tidak menemukan kantor polisi di daerah situ karna saya kurang tau daerah Jagakarsa TOLONG BANTU VIRALIN.
Pelaku akhirnya ditangkap pada Minggu (5/7/2026). Penangkapan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di sekitar Masjid Al-Wiqoyah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat hendak mencari makan, pelaku berhasil diamankan. Pelaku menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja berwarna hijau, yang diduga merupakan kendaraan yang sama saat digunakan dalam aksi pemukulan tersebut.
Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Inisial pelaku: FRS, usia: 37 tahun. Hingga saat ini, motif pelaku melakukan aksi pemukulan masih dalam proses pendalaman oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa.
Dalam video penangkapan, tampak pelaku tersenyum saat diamankan oleh polisi. Ia juga sempat terlihat santai sambil memasukkan kedua tangannya ke kantong celana. Pelaku terlihat santai dan terus tersenyum saat diamankan oleh polisi. Tidak terlihat ada raut penyesalan di wajahnya.
Fredik Rysa Samuel lahir di Kediri, pada 7 Februari 1989. Di Threads, ada akun bernama @botakbenda yang mengaku pernah memisahkan Fredik saat berkelahi di Jalan Impres. Fredik saat itu menendang seseorang dari motornya.
“halo admin, saya pernah misahin dia pas berantem di arah ke jalan impres. lebih tepatnya di dekat warkop yg samping toko prima. saya kebetulan lagi makan di warkop tersangka nendang orang ga di kenal dari motor hingga tersungkur masuk ke dalam toko plastik saya berusaha misahin tapi saya di cekek juga al hasil saya berikan perlawanan. tidak lama kemudian dia pergi,” tulisnya.
Bahkan akun @agusfikartan juga mengatakan kalau pelaku memang sering mengajak orang berkelahi. “Bro, ini orang dari bocah, udah sengak dan tengil dan sering berantem juga, setelah pindah ternyata makin jadi wkwk, sampe akhirnya bikin rusuh viral ketangkep, wkwk,” tulisnya.





