Pengukuhan KONI Bali 2026-2030: Struktur Baru yang Menggabungkan Pengalaman dan Energi Baru
Ketua Umum KONI Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, secara resmi mengukuhkan pengurus KONI Provinsi Bali untuk masa bakti 2026-2030 melalui Surat Keputusan Nomor 56 Tahun 2026. Keputusan ini diambil setelah dilaksanakannya Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali pada 23 Maret 2026 lalu.
Dalam struktur baru ini, I Nyoman Giri Prasta resmi menjabat sebagai Ketua Umum KONI Bali. Ia didampingi oleh berbagai figur yang menggabungkan kekuatan politik lokal dan integritas para veteran olahraga. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah munculnya wajah baru di jajaran pimpinan inti, yakni I Bagus Jagra Wibawa yang langsung menduduki posisi Wakil Ketua Umum II.
Wajah Baru dalam Kepemimpinan KONI Bali
Sosok yang akrab disapa Gus Jagra ini merupakan Anggota DPRD Kota Denpasar sekaligus pentolan PSPS (Persatuan Seni Pencak Silat) Bakti Negara dan Manajer Tim Pencak Silat PON Bali. Sebagai adik kandung dari Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa (Gus Bota), kehadiran Gus Jagra di KONI Bali dianggap membawa energi baru dalam memperkuat jaringan organisasi olahraga dari akar rumput.
Struktur kepemimpinan inti juga diperkuat oleh wajah-wajah berpengalaman yang tetap dipercaya menjaga kesinambungan prestasi. Dr. Drs. Maryoto Subekti kembali mengisi posisi Wakil Ketua Umum I, sementara posisi Wakil Ketua Umum III dijabat oleh Ida Bagus Gde Wesnawa Punia.
Perubahan signifikan terlihat pada posisi Sekretaris Umum yang kini dijabat oleh I Ketut Jagra Sunu, menggantikan I Nyoman Yamadhiputra. Jagra Sunu, yang merupakan mantan Ketua KONI Gianyar dan tokoh IPSI Bali, didampingi oleh I Putu Bayu Airlangga sebagai Wakil Sekretaris.
Bidang-Bidang Strategis dalam KONI Bali
Untuk urusan finansial, I Made Sugita dipercaya sebagai Bendahara dengan Komang Takuaki Banuartha sebagai Wakil Bendahara. Nakhoda di berbagai bidang strategis juga mengalami penyegaran. Anak Agung Ngurah Maha Diptha, yang sebelumnya merupakan bakal calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Penyantun, kini dipercaya memimpin Bidang Organisasi.
Di sisi lain, Bidang Pembinaan Prestasi tetap dikomandoi oleh sosok veteran Agung Bagus Tri Chandra Arka atau Gung Cok, yang dibantu oleh tim ahli seperti Dr. R. Ardy Ganggas, I Gusti Made Semarajaya, Ida Bagus Gd. Widnyana, dan Nyoman Kariana Wirawan.
Urusan kesehatan atlet kini berada di bawah kepemimpinan dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, yang juga menjabat Ketua Umum Pengprov POBSI Bali, menggantikan I Made Rentin. Dokter Laksmi akan bekerja bersama para pakar medis seperti Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, Dr. dr. I Gusti Ngurah Wien Aryana, Dr. Komang Mahendra Laksana, dan Dr. I Gst. Ngr. Putra Eka Santosa.
Peran Penting dalam Bidang Humas dan Hukum
Sementara itu, Bidang Humas, Media, dan Promosi dipimpin oleh Drs. Ida Bagus Surja Manuaba, yang juga merupakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, bersama anggota Kadek Suardana Putra, Ida Bagus Putu Pasma, I Made Alit Mertha Kumara, dan I Gusti Ngurah Mertayasa. Keamanan hukum organisasi tetap dipercayakan kepada Fredrik Billy sebagai Ketua Bidang Hukum dan Etika.
Menariknya, I Ketut Wiratmaja yang sebelumnya menjabat Ketua KONI Buleleng kini masuk memperkuat bidang ini sebagai anggota bersama Kadek Agus Suartana, I Gusti Agung Dian Hendrawan, dan Ida Bagus Made Tilem.
Bidang Dana dan Kerjasama Olahraga
Untuk Bidang Dana dan Kesejahteraan Pelaku Olahraga, jabatan Ketua kini dipegang oleh Ir. I Gusti Agung Ngurah Susrama Putra yang dibantu oleh I Dewa Ayu Mira Widari, I Wayan Suardika Kusuma, Ade Iwan Setiawan, dan Gusti Ayu Ketut Elisa Sri Rahayu. Struktur ini juga mencakup Bidang Perencanaan dan Anggaran yang diketuai Ir. Putu Ari Purnawan dengan anggota A.A. Ngr. Bagus Asmarajaya, Putu Bayu Putra Mahendra, B. Dodi Permadi Ashrama, dan I Gst Ngr Putu Sueka Jatiawan.
Bidang Penelitian, Pengembangan IPTEK dan Sport Science dipimpin Drs. Ida Bagus Diptha bersama tim Dr. I Gst Putu Ngr. Adi Santika, Dr. Kadek Yogi Parta Lesmana, Dr. I Wayan Repiyasa, dan I Wayan Mudana. Sementara I Nyoman Sumayasa memimpin Bidang Pendidikan, Penataran dan Pengumpul Data bersama Drs. Gede Darmawa, I Gst Agung Ngr Adi Mertha, I Wayan Suweca, dan I Made Sutaryawan Nugraha.
Memperluas Jaringan Internasional
Untuk memperluas jaringan internasional, Gde Kurniawan yang juga aktif di PGI Bali ditunjuk memimpin Bidang Hubungan Luar Negeri dan Sport Tourism, didukung oleh Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, Ida Bagus Gede Ganaputra Karang, Nyoman Suasthawan, dan Ni Wayan Adi Antari. Terakhir, Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga diketuai I Made Arimbawa dengan anggota Dr. I Made Sukawan Andika, I Putu Adi Paramartha, Nengah Sudiarta, dan I Komang Widiarta.
Dukungan dan Pengawasan Internal
KONI Bali 2026-2030 juga didukung oleh jajaran Pembina yang terdiri dari Gubernur Bali, Ketua DPRD Bali, Pangdam IX Udayana, dan Kapolda Bali. Dewan Kehormatan diisi oleh tokoh-tokoh senior seperti I GB Alit Putra, Drs. I Made Nariana, Ir. I Ketut Suwandi, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, dan Drs. I Gusti Bagus Arthanegara. Untuk Dewan Penyantun, posisi Ketua dijabat oleh Drs. Dewa Made Indra dengan Wakil Ketua I Made Dirga dan Dr. I Ketut Rochineng, Sekretaris Ir. I Ketut Jagra Sunu, serta anggota I Nyoman Sudarma, Ir. I Nyoman Sukanada, Ir. I Gusti Putu Budiarta, I Wayan Muntra, dan Armand Setiawan.
Pengawasan internal dijalankan oleh Badan Audit Internal yang diketuai Ida Bagus Gede Sudarsana dengan Wakil Ketua I Dewa Komang Ary Gunartha.
Dengan komposisi yang solid ini, kepengurusan di bawah Giri Prasta diharapkan mampu membawa olahraga Bali melompat lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional hingga masa tugas berakhir pada Maret 2030.


