Garasi Day 2026: Konsistensi dan Kolaborasi dalam Berbagi
Garage Day 2026 kembali menjadi momen penting bagi masyarakat Surabaya, khususnya bagi keluarga prasejahtera. Program berbagi yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ini telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. Dalam empat tahun terakhir, kegiatan sosial ini menunjukkan perkembangan yang signifikan baik dari segi partisipasi maupun jumlah bantuan yang disalurkan.
Tahun ini, sebanyak 7.250 keluarga prasejahtera menjadi penerima manfaat dari Garage Day 2026. Angka ini meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun 2025 yang hanya mencapai sekitar 5.000 keluarga. Selain itu, volume bantuan yang dikumpulkan juga mengalami peningkatan. Total sebanyak 38.163 item barang layak pakai dan kebutuhan pokok berhasil dikumpulkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Setiap keluarga menerima lima jenis barang yang telah dikemas dalam paket bantuan. Barang-barang tersebut mulai dari makanan dan minuman seperti roti kaleng dan sirup, pakaian, hingga paket sembako yang terdiri atas beras, minyak goreng, gula, dan mi instan. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai kebutuhan lain seperti mukena, peralatan dapur, hingga barang elektronik yang disalurkan berdasarkan kategori kebutuhan penerima.
Nilai Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa Garage Day tidak sekadar kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kekuatan Surabaya tidak hanya terletak pada pembangunan fisik maupun infrastruktur, tetapi juga pada semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakatnya.
Ia mengapresiasi warga Surabaya yang secara sukarela ikut berkontribusi dalam kegiatan berbagi. “Ini menunjukkan bahwa Surabaya terus menumbuhkan semangat berbagi. Tanpa perlu diminta atau disebutkan namanya, masyarakat sudah dengan kesadaran sendiri ikut menyumbang,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor dalam Kegiatan Sosial
Pelaksanaan Garage Day juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam kegiatan ini, pemkot dan GOW Surabaya menggandeng berbagai pihak, antara lain PT Wings Surya (Wings Group), She Radio Surabaya, BPR Artha Surya Utama, Waron Hospital, PT RPH Surya, hingga RSUD dr. Soewandhie.
Selain pembagian bantuan barang, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga serta penyelenggaraan pasar murah yang digelar serentak di 31 kecamatan. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan 2026.
Penyaluran Bantuan yang Tepat Sasaran
Ketua GOW Surabaya, Rini Indriyani, memastikan seluruh bantuan yang disalurkan telah melalui proses pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran. Menurutnya, peningkatan jumlah bantuan yang disalurkan setiap tahun menunjukkan semakin kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Jika pada tahun sebelumnya sebanyak 5.000 gamis dibagikan, tahun ini meningkat menjadi 7.250 gamis yang diterima masyarakat. Peningkatan ini menjadi bukti nyata tumbuhnya kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” jelas Bunda Rini, sapaan akrabnya.
Beberapa jenis bantuan diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, seperti warga dalam kategori miskin ekstrem serta lanjut usia. Panitia secara khusus mengalokasikan bantuan berupa barang elektronik dan beras premium untuk kelompok tersebut setelah melalui proses verifikasi data penerima.
Komitmen Konsistensi dan Kebersamaan
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Garage Day 2026, Relita Wulandari, menegaskan bahwa konsistensi menjadi faktor penting sehingga membuat Garage Day terus berkembang dan mendapat dukungan luas dari masyarakat maupun mitra. “Garage Day 2026 mengusung tema Berbagi Sesama untuk Menyambut Ramadan Penuh Berkah. Bagi kami, tema ini bukan hanya slogan, tetapi komitmen yang diwujudkan melalui kerja nyata dan konsistensi selama empat tahun,” kata Relita.
Melalui kerja sama yang terus diperkuat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, Relita berharap, Garage Day dapat terus menjadi wadah kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan Ramadan di Surabaya tetap menjadi ruang kebersamaan, dimana kepedulian benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” pungkasnya.





