Peningkatan Kunjungan Kapal Pesiar di Buleleng
Kabupaten Buleleng semakin menjadi destinasi favorit bagi wisatawan mancanegara. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan kapal pesiar yang meningkat secara signifikan. Sejak Januari hingga April 2026, sebanyak 10 kapal pesiar internasional telah masuk melalui Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Total penumpang dan awak kapal yang datang mencapai sekitar 11.198 orang serta 6.183 awak.
Banyaknya kunjungan kapal pesiar ini menunjukkan bahwa Buleleng memiliki daya tarik yang kuat. Wisatawan asing yang tiba melalui pelabuhan ini langsung mengunjungi berbagai destinasi unggulan di wilayah tersebut. Beberapa tempat yang sering dikunjungi antara lain Pantai Lovina, Pulau Menjangan, Pemuteran, Kota Singaraja, Gitgit, Desa Wisata Munduk, hingga Bedugul.
General Manager Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, menyatakan bahwa kunjungan wisatawan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian lokal. “Kehadiran wisatawan asing tentu mendorong pergerakan ekonomi di sektor pariwisata dan jasa,” ujarnya.
Rangkaian Kunjungan Kapal Pesiar
Rangkaian kunjungan kapal pesiar dimulai pada Januari 2026 dengan kedatangan beberapa kapal seperti MS Celebrity Millennium, MV Regatta, dan MV Sirena. Pada Februari, pelabuhan kembali disinggahi oleh kapal-kapal internasional seperti MV Seven Seas Explorer, MV Riviera, MV Azamara Pursuit, serta MS Celebrity Millennium.
Pada bulan Maret, kunjungan dilanjutkan oleh MV Seven Seas Mariner. Sementara itu, April ditutup dengan kedatangan MV Seven Seas Navigator pada 19 April 2026 yang membawa 437 penumpang dan 363 awak kapal.
Sebenarnya, hingga April 2026, ada 12 kapal pesiar yang dijadwalkan mampir ke Buleleng. Namun, dua di antaranya batal, yakni Crystal Serenity pada 16 Maret dan Norwegian Spirit pada 13 April. Alasan utamanya adalah alih tujuan.
Layanan Pelabuhan yang Optimal
Peningkatan kunjungan kapal pesiar pada tahun 2026 mencerminkan kepercayaan global terhadap kualitas layanan pelabuhan. Pelindo memastikan pelayanan kapal dan penumpang berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Koordinasi terpadu dilakukan dengan beberapa instansi seperti KSOP, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, dan unsur pengamanan. Pelindo juga menerapkan layanan end-to-end, mulai dari pra kedatangan, saat kedatangan, hingga pasca kunjungan, untuk menjamin kelancaran operasional.
“Pelindo berkomitmen menghadirkan layanan pelabuhan berstandar internasional guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan memperkuat konektivitas maritim nasional,” tegas Imron.
Persiapan untuk Musim Berikutnya
Kunjungan MV Seven Seas Navigator menjadi kunjungan terakhir (closing call) kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang pada musim ini. Meski demikian, 10 kapal pesiar telah dijadwalkan kembali berkunjung ke Buleleng mulai Agustus hingga akhir tahun 2026.
“Pelindo terus memastikan kesiapan layanan dan fasilitas melalui peningkatan kualitas infrastruktur, optimalisasi operasional, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung lonjakan kunjungan kapal pesiar,” pungkasnya.





