Kehidupan Fanny Fadillah yang Berubah Drastis
Fanny Fadillah, seorang artis yang dulu terkenal lewat perannya dalam sitkom Bajaj Bajuri, kini menghadapi tantangan hidup yang sangat berat. Dari kehidupan yang penuh kejayaan dan kemewahan, kini ia harus merasakan kesulitan ekonomi yang luar biasa.
Sejak tahun 2021, Fanny mengungkapkan bahwa kondisi finansialnya semakin memburuk. Ia bahkan terpaksa melepas hampir semua aset yang pernah dimilikinya, termasuk rumah, mobil, dan barang elektronik. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, ia kini sudah bercerai dengan istrinya, Theresia Novita Elvira Pangerapan, setelah menikah sejak tahun 2006.
Perjalanan Hidup yang Penuh Liku
Fanny mengingat masa kejayaannya ketika masih aktif di dunia hiburan. Saat itu, namanya sangat dikenal luas, terutama setelah membintangi sitkom populer Bajaj Bajuri. Namun, situasi berubah drastis sejak pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020. Ia harus menghadapi berbagai cobaan berat, mulai dari perceraian hingga kehilangan pekerjaan.
Untuk bertahan hidup, Fanny menjual harta yang dimilikinya. “Supaya saya bisa bertahan hidup. Ini rumah saya gadaikan lewat bank,” kata Fanny dalam sebuah tayangan YouTube Melaney Ricardo. Ia juga menjual beberapa barang elektronik, seperti televisi, karena kebutuhan hidup yang semakin meningkat.
Selain AC, Fanny juga menjual televisi yang ada di rumah untuk bertahan hidup bersama anak-anaknya, bahkan jumlahnya kini sangat terbatas. “TV tinggal satu, dari empat,” ungkapnya dengan nada yang penuh keprihatinan atas kondisi tersebut. Kini Fanny mengaku tidak ada lagi barang yang bisa dijual karena semuanya telah habis.
Rumah Digadaikan
Rumah yang menjadi tempat tinggalnya bersama anak sedang dalam proses lelang bank. “Ini rumah saya gadaikan lewat bank. Sudah masuk dalam proses lelang,” imbuhnya. Ia harus merelakan rumah yang dibeli dari hasil Bajaj Bajuri itu dilelang setelah tak sanggup membayar cicilan per bulannya.
“Orang yang seperti kita di dunia entertainment gak ada gaji pokok, yang diminta kan slip gaji atau PNS kan bisa sampai 10-15 tahun, tapi kalau orang kayak kita kan cuma 5 tahun bisa dikasihnya. Akibatnya cicilannya kan besar,” jelasnya lagi.
Bukan tak berusaha, Fanny bahkan sudah menyisihkan uang dari menggadaikan rumah itu untuk membayar cicilan selama satu tahun, dengan harapan dalam waktu satu tahun bisa memiliki penghasilan. Namun, ternyata kenyataan tak sesuai harapan karena beberapa bisnis yang dia jalani ternyata juga gagal. Ia bahkan mencoba mengikuti jejak sahabatnya, Fahmi Bo, untuk live TikTok tapi tak berhasil.
Alasan Cerai dengan Istri
Dalam momen itu, Fanny mengungkap bahwa dirinya telah berpisah dari sang istri, Theresia Novita Elvira Pangerapan, sejak tahun 2021. Dalam perbincangan itu, ia menjelaskan rumah tangganya sudah berada dalam kondisi yang tidak sehat sejak beberapa tahun lalu, hingga akhirnya keputusan untuk berpisah menjadi jalan yang diambil bersama.
“Walaupun enggak besar, saya tahu sifat istri saya, saya tahu segala macamnya soal dia. Jadi kalau soal ekonomi agak tidak terlalu besar porsinya gitu. Sebenarnya bisa diusahakan kalau cuma ekonomi gitu,” jelasnya.
Namun, Fanny menegaskan bahwa ada faktor lain yang lebih kuat hingga akhirnya keputusan berpisah diambil. Ia juga memastikan perpisahan tersebut tidak disebabkan oleh kehadiran orang ketiga maupun perselingkuhan.
Masa Terberat dalam Hidup
Fanny juga mengungkapkan masa tersebut menjadi titik terberat dalam hidupnya, terutama secara mental. “Tahun 2021 itu ya memang terpuruk mentalnya, saya harus pisah gitu sama istri,” ujar Fanny. Di tengah keterpurukan itu, ia mengaku sempat memiliki pikiran yang keliru akibat tekanan ekonomi dan kondisi hidup yang sulit.
“Pernah hampir berpikiran untuk jelek banget itu. Jelek banget pengin jual obat (narkoba),” terangnya. Fanny mengakui pikiran tersebut sempat menghantuinya selama beberapa hari karena merasa buntu menghadapi keadaan. Namun, di tengah kondisi tersebut, ia merasakan momen yang membuatnya tersadar dan mengurungkan niatnya setelah tiba-tiba tergerak untuk berdoa.
“Tapi entah kenapa, tahu-tahu di rumah kebetulan ada salib kan. Terus tiba-tiba saja sujud berdoa,” terangnya sambil terisak. Dari situ, Fanny mulai kembali berpikir jernih dan mengingat tanggung jawabnya sebagai seorang ayah. “Masih dibuka pikirannya, (kepikiran nasib) ada anak-anak juga nanti gimana,” pungkasnya.
