Perseteruan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa: Dua Syarat untuk Berdamai
Perseteruan antara konten kreator asal Medan, Wardatina Mawa dengan suaminya, Insanul Fahmi, terus berlangsung. Kini, Mawa menetapkan dua syarat jika ingin berdamai dengan suaminya. Syarat pertama adalah kesepakatan tentang nafkah anak yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun, syarat kedua yang diajukan Mawa memicu keheranan dari pihak Insanul Fahmi.
Syarat Pertama: Nafkah Anak
Dalam mediasi yang dilakukan di Polda Metro Jaya pada Senin (4/5/2026), Wardatina Mawa memberikan syarat kepada Insanul Fahmi agar bisa berdamai. Salah satu syarat tersebut adalah kesepakatan soal nafkah anak yang harus diberikan oleh Insanul. Menurut kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, syarat ini telah disepakati dan disanggupi oleh kedua belah pihak.
“Yang itu udah disanggupi dan disepakati bareng berapa nilainya,” jelas Tommy dalam wawancaranya.
Syarat Kedua: Pencabutan Laporan Akses Ilegal CCTV
Syarat kedua yang diajukan Mawa adalah meminta agar laporan ilegal akses yang dilayangkan brand ambassador Inara Rusli ke Bareskrim Polri dicabut. Hal ini membuat pihak Insanul Fahmi merasa heran karena posisi Mawa hanya sebagai saksi dalam kasus tersebut.
Menurut Tommy, dalam kasus ilegal akses tersebut, Mawa hanya menjadi saksi. Sementara inti dari laporan tersebut adalah mencari siapa dalang yang menyebarkan rekaman CCTV di rumah Inara yang akhirnya dijadikan bukti oleh Mawa atas laporan dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya.
“Pertanyaannya adalah untuk apa dicabut semuanya. Ini kan lagi bicara masalah masalah siapa sih dalangnya dari perbuatan melawan hukum terhadap kasus dugaan ilegal akses ini, kan kita menduga-duga nih,” ujar Tommy.
Pihak Insanul pun menduga ada kejanggalan dalam kasus ini. “Jadi kita melihat ada keanehan, kejanggalan. Apa kejanggalannya? Kenapa harus dicabut semuanya? Sedangkan kasus proses ini aja belum tahu siapa tersangkanya, belum diekspose,” tambahnya.
Inara Rusli Punya Saksi Mahkota Berinisial D
Sementara itu, laporan kasus ilegal akses CCTV rumah Inara Rusli masih bergulir di Bareskrim Polri. Diketahui, laporan ilegal akses dibuat Inara setelah dirinya dilaporkan oleh Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya atas tuduhan perzinaan dan perselingkuhan. Saat itu, Mawa melaporkan Inara dan Insan dengan membawa bukti rekaman CCTV dari rumah Inara.
Penyidik Mabes Polri sendiri telah menetapkan mantan sopir Inara, Agung Maryanto sebagai saksi dalam kasus ini. Namun, pihak Inara menyesalkan keputusan penyidik yang hanya menetapkan satu orang tersangka.
Pihak Inara kini membawa seorang saksi kunci berinisial D, yang disebut mengetahui fakta lebih jelas di balik kasus ilegal akses ini. Kuasa hukum Inara, Dedy DJ, menjelaskan bahwa alasan D mau menjadi saksi adalah untuk membuat persoalan konstruksi hukum ini lebih terang benderang.
“Kita minta ya proses penegakan hukum di Bareskrim Polri yang berkaitan dengan ilegal akses ini jangan hanya korban yang ditetapkan sebagai tersangka, kita butuh aktor intelektualnya,” seloroh Dedy.
Dedy meyakini bahwa Mawa, istri sah Insan, bahkan juga menjadi korban dalam hal ini. “Justru M sendiri sebetulnya ada indikasi patut diduga juga dia menjadi bagian dari korban. Karena korban keserakahan, jadi masuk dalam perangkapnya pelaku gitu,” sambungnya.
Kronologi Perseteruan
Perseteruan keduanya berawal dari Mawa yang membongkar dugaan perselingkuhan Insanul dengan Inara Rusli. Mawa kemudian melaporkan Insanul dan Inara ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dengan berbekal bukti rekaman CCTV yang diduga berisikan hubungan intim keduanya.
Masalah tersebut pun semakin ramai usai pernikahan siri Insanul dengan mantan istri musisi Virgoun itu terbongkar. Insanul dan Inara disebut-sebut sudah menikah siri sejak Agustus 2025 tanpa sepengetahuan Mawa.
Buntut permasalahan tersebut, rumah tangga Insanul dan Mawa juga terkena imbasnya. Rumah tangga yang sudah dibina sejak 2019 itu terancam kandas di tengah jalan usai Mawa mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara. Proses perceraian tersebut pun sampai saat ini masih terus bergulir.





