Kunjungan Inter Miami ke Gedung Putih Menjadi Sorotan
Kunjungan klub sepak bola Amerika Serikat, Inter Miami CF, ke Gedung Putih di Washington, D.C., pada Kamis (5/3/2026) waktu setempat menjadi perhatian publik dunia. Selain menjadi bagian dari tradisi penghormatan bagi tim juara olahraga di Amerika Serikat, kunjungan ini juga menghadirkan momen menarik ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menggoda para tamu dengan pertanyaan klasik tentang siapa pemain sepak bola terbaik sepanjang masa.
Dalam kesempatan tersebut, nama Lionel Messi kembali mencuat sebagai sosok yang dianggap layak menyandang predikat tersebut. Bahkan Donald Trump sendiri pada akhirnya menyatakan setuju bahwa megabintang asal Argentina itu merupakan pemain terbaik sepanjang masa.
Kunjungan Inter Miami ke Gedung Putih dilakukan setelah klub yang berjuluk The Herons itu menjuarai kompetisi Major League Soccer (MLS) musim 2025. MLS merupakan liga sepak bola profesional tertinggi di Amerika Serikat dan Kanada, yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menarik perhatian dunia berkat kedatangan sejumlah pemain bintang internasional.
Tradisi Juara Olahraga Mengunjungi Gedung Putih
Dalam tradisi olahraga Amerika Serikat, tim yang berhasil menjuarai kompetisi besar biasanya diundang untuk bertemu Presiden di Gedung Putih. Tradisi ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan dianggap sebagai bentuk penghargaan nasional terhadap prestasi olahraga. Tidak hanya tim sepak bola, berbagai klub juara dari liga olahraga besar lainnya juga pernah menjalani kunjungan serupa.
Di antaranya adalah tim juara dari National Basketball Association (NBA) yang merupakan liga bola basket terbesar di dunia, National Football League (NFL) untuk olahraga American football, Major League Baseball (MLB) dalam cabang baseball, serta National Hockey League (NHL) untuk olahraga hoki es. Tradisi tersebut juga berlaku bagi klub juara MLS, termasuk Inter Miami yang sukses mengangkat trofi liga pada musim 2025.
Dalam kunjungan tersebut, seluruh skuad dan staf Inter Miami hadir untuk bertemu Presiden Donald Trump. Kehadiran Messi sebagai bintang utama klub tentu menjadi perhatian utama para tamu yang hadir di Gedung Putih.
Lionel Messi Masuk Gedung Putih Bersama Presiden
Momen yang menarik perhatian publik terjadi ketika Lionel Messi memasuki ruang utama Gedung Putih. Alih-alih berjalan bersama rekan setimnya, pemain berjuluk La Pulga tersebut justru berjalan beriringan dengan Presiden Donald Trump. Keduanya memasuki ruangan utama Gedung Putih menuju East Room, sebuah aula besar yang sering digunakan untuk acara kenegaraan maupun jamuan resmi.
Di dalam ruangan tersebut, para pemain Inter Miami sudah berdiri di podium saat Donald Trump menyampaikan pidatonya. Presiden Amerika Serikat itu berbicara panjang mengenai prestasi Inter Miami, kontribusi Lionel Messi terhadap perkembangan sepak bola di Amerika Serikat, hingga pandangannya tentang pemain terbaik sepanjang masa.
Trump Bandingkan Messi dan Pele
Salah satu bagian pidato Donald Trump yang paling menarik perhatian adalah ketika ia membahas soal pemain sepak bola terbaik dalam sejarah. Dalam pernyataannya, Trump mengakui bahwa Lionel Messi merupakan salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Namun ia juga mengingatkan bahwa legenda Brasil Pelé juga sering dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Pelé merupakan ikon sepak bola dunia yang membawa Timnas Brasil meraih tiga gelar Piala Dunia FIFA pada 1958, 1962, dan 1970. Untuk memancing reaksi hadirin, Trump kemudian melontarkan pertanyaan yang memicu perdebatan klasik di dunia sepak bola. “Siapakah pesepak bola terbaik sepanjang masa? Pele atau Messi?” tanya Trump.
Pertanyaan tersebut langsung disambut dengan jawaban dari para hadirin yang berada di ruangan tersebut. Banyak di antara mereka menyebut nama Lionel Messi sebagai pilihan mereka. Trump kemudian menoleh ke arah Messi sebelum memberikan jawabannya. “Saya setuju. Saya pikir dia adalah yang terbaik,” sambungnya. Pernyataan tersebut langsung memicu tepuk tangan dari para pemain Inter Miami serta tamu yang hadir di ruangan tersebut.
Trump Singgung Cristiano Ronaldo di Depan Lionel Messi
Selain membahas Pelé, Donald Trump juga menyebut nama rival lama Messi dalam dunia sepak bola, yaitu Cristiano Ronaldo. Ronaldo yang saat ini bermain untuk klub Al Nassr di liga Arab Saudi selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai pesaing utama Messi dalam perebutan gelar pemain terbaik dunia.
Dalam pidatonya, Trump menyampaikan bahwa putranya merupakan penggemar berat Lionel Messi. Namun di sisi lain, sang anak juga mengagumi Cristiano Ronaldo. “Anak saya, Barron, adalah penggemar Anda. Dia menganggap Anda orang yang hebat. Barron adalah penggemar berat Anda, dan juga seorang pria bernama Cristiano Ronaldo. Cristiano juga fantastis. Juara top, atlet hebat dalam olahraga ini,” ujarnya.
Ketika Donald Trump menyebut nama Ronaldo di depan Messi, kamera menyorot reaksi sang megabintang Argentina. Messi terlihat tersenyum sambil berdiri di dekat Presiden Amerika Serikat tersebut. Momen tersebut kemudian menjadi perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Messi Terus Mencetak Rekor
Dalam pidatonya, Donald Trump juga menyinggung pencapaian luar biasa Lionel Messi sepanjang karier profesionalnya. “Saya tidak tahu, mungkin Anda lebih baik. Siapa yang lebih baik?”, tanya Trump sambil menoleh ke para pemain. Kemudian, Presiden AS tersenyum dan menambahkan, “Saya rasa itu dia,” sambil menunjuk ke arah Messi.
Trump kemudian melanjutkan dengan memuji prestasi Messi yang luar biasa sepanjang kariernya. “Leo (Messi-red) meraih trofi ke-47 dalam kariernya yang luar biasa, terbanyak sepanjang masa.” Jumlah trofi tersebut menjadi bukti dominasi Lionel Messi di dunia sepak bola selama hampir dua dekade.
Karier Messi dimulai di klub FC Barcelona, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan bersama Paris Saint-Germain, hingga akhirnya bergabung dengan Inter Miami di MLS.
Kunjungan Pertama Lionel Messi ke Gedung Putih
Pertemuan tersebut juga menjadi momen spesial bagi Lionel Messi secara pribadi. Ini merupakan kunjungan pertama Messi ke Gedung Putih sepanjang kariernya. Sebelumnya, pada Januari 2025, Messi sebenarnya sempat mendapatkan undangan dari Presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, untuk menerima penghargaan Presidential Medal of Freedom atau Medali Kebebasan Presiden.
Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat yang diberikan kepada individu yang dianggap memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat. Namun Messi tidak menghadiri acara tersebut sehingga pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat baru benar-benar terjadi pada tahun 2026 saat Inter Miami mengunjungi Gedung Putih.
Inter Miami Kembali Fokus ke Kompetisi MLS
Setelah menyelesaikan kunjungan resmi di Gedung Putih, Inter Miami tidak memiliki banyak waktu untuk merayakan kesuksesan mereka. Tim yang dilatih oleh mantan gelandang Argentina Javier Mascherano itu harus segera kembali fokus pada kompetisi MLS musim berikutnya.
Dalam waktu dekat, Inter Miami dijadwalkan menghadapi DC United dalam pertandingan lanjutan liga. Laga tersebut akan berlangsung pada 8 Maret 2026 pukul 04.30 WIB. Menariknya, perjalanan tim menuju pertandingan tersebut tidak akan terlalu melelahkan. Pasalnya Gedung Putih berada di Washington D.C., yang juga merupakan kota markas DC United. Hal ini membuat perjalanan Inter Miami menuju stadion pertandingan menjadi jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan tandang pada umumnya.
Messi dan Ronaldo Tetap Jadi Ikon Sepak Bola Dunia
Meskipun Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kini telah memasuki fase akhir karier mereka sebagai pesepak bola profesional, keduanya tetap menjadi ikon besar dalam dunia sepak bola. Bagi banyak pemain muda, Messi sering dianggap sebagai simbol bakat alami dan kreativitas di lapangan. Sementara Ronaldo menjadi contoh dedikasi, disiplin, dan kerja keras dalam membangun karier sebagai atlet profesional.
Perdebatan tentang siapa yang lebih hebat di antara Messi dan Ronaldo kemungkinan besar akan terus berlangsung selama bertahun-tahun. Namun pada kesempatan kunjungan Inter Miami ke Gedung Putih tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya telah menentukan pilihannya. Bagi Trump, Lionel Messi adalah pesepak bola terbaik sepanjang masa.





