Penyangkalan Pertamina terhadap Dokumen Viral Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

PT Pertamina secara tegas membantah dokumen yang beredar di media sosial mengenai rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 April 2026. Dokumen tersebut menyebutkan kenaikan signifikan pada berbagai jenis BBM, termasuk Pertamax yang diperkirakan mencapai Rp17.850 per liter. Namun, informasi ini dipastikan tidak benar dan tidak berasal dari sumber resmi.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai penyesuaian harga BBM. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada kanal resmi perusahaan.

Baron menekankan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga BBM per 1 April 2026. Ia meminta masyarakat mencari informasi harga BBM yang valid melalui saluran resmi Pertamina. Informasi ini disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima oleh KompasTV, Senin (30/3/2026).

Mekanisme Harga BBM Nonsubsidi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa mekanisme harga BBM nonsubsidi sudah diatur dalam regulasi dan mengikuti pergerakan harga energi di pasar global. Dalam Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022, telah diatur dua formulasi tentang harga BBM: satu untuk industri dan satu untuk nonindustri.

Bahlil menjelaskan bahwa BBM nonsubsidi seperti RON 95 dan RON 98 digunakan oleh kelompok masyarakat mampu dan sektor usaha, sehingga perubahan harganya tidak menjadi beban negara. “Bensin RON 95, 98, itu kan orang-orang yang mampu. Tugas negara menyiapkan yang membayar, tidak ada tanggungan negara sama sekali,” ujarnya.

Isi Dokumen yang Dibantah Pertamina

Wacana kenaikan BBM nonsubsidi bermula dari beredarnya dokumen bertanda rahasia yang memuat perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi April 2026. Dokumen tersebut memperkirakan kenaikan signifikan pada seluruh jenis BBM nonsubsidi Pertamina:

  • Pertamax: naik Rp5.550 per liter dari Rp12.300 menjadi Rp17.850
  • Pertamax Green 95: naik Rp6.250 per liter dari Rp12.900 menjadi Rp19.150
  • Pertamax Turbo: naik Rp6.350 per liter dari Rp13.100 menjadi Rp19.450
  • Pertamina Dex: naik Rp9.450 per liter dari Rp14.500 menjadi Rp23.950
  • Dexlite: naik Rp9.450 per liter dari Rp14.200 menjadi Rp23.650

Dokumen tersebut menyebut kenaikan terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia akibat situasi perang yang menyebabkan gangguan pasokan di Selat Hormuz.

Keputusan BBM Subsidi

Soal BBM subsidi, Bahlil memastikan keputusannya berada langsung di tangan Presiden Prabowo Subianto dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat. “Saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat,” ujarnya.

Harga BBM di Berbagai Wilayah Indonesia

Berikut rincian harga BBM Pertamina di berbagai wilayah Indonesia:

Sumatera

  • Aceh dan Sumatera Utara:
  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

  • Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung:

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

  • FTZ Sabang:

  • Pertamax: Rp 11.550
  • Dexlite: Rp 13.250

  • FTZ Batam:

  • Pertamax: Rp 11.750
  • Pertamax Turbo: Rp 12.400
  • Dexlite: Rp 13.450
  • Pertamina Dex: Rp 13.800

Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur:
  • Pertamax: Rp 12.300
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900
  • Dexlite: Rp 14.200
  • Pertamina Dex: Rp 14.500

  • Bali dan Nusa Tenggara Barat:

  • Pertamax: Rp 12.300
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100
  • Dexlite: Rp 14.200
  • Pertamina Dex: Rp 14.500

  • Nusa Tenggara Timur:

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Kalimantan

  • Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur:
  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

  • Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara:

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

Sulawesi

  • Seluruh wilayah Sulawesi:
  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Maluku dan Papua

  • Maluku dan Maluku Utara:
  • Pertamax: Rp 12.600
  • Dexlite: Rp 14.500

  • Papua:

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 14.800
  • Dexlite: Rp 14.500

  • Papua Barat dan Papua Barat Daya:

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

  • Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan:

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Dexlite: Rp 14.500

Harga BBM nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti evaluasi pemerintah serta kondisi pasar minyak global. Untuk memperoleh informasi terbaru, masyarakat disarankan memantau kanal resmi Pertamina atau melalui aplikasi MyPertamina.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version