Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Balikpapan untuk 17 Ramadan 1447 H
Jadwal puasa pada tanggal 17 Ramadan 1447 H atau Sabtu, 7 Maret 2026 di Balikpapan, Kalimantan Timur menunjukkan waktu imsak pukul 04.55 WITA dan buka puasa pukul 18.31 WITA. Imsak merupakan waktu untuk berhenti makan dan minum sebelum puasa dimulai, sedangkan buka puasa dimulai saat waktu Maghrib atau matahari terbenam.
Balikpapan adalah kota pesisir yang terletak di pantai timur Pulau Kalimantan, menghadap Selat Makassar. Jarak dari Balikpapan ke Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, diperkirakan sekitar 111 km melalui Jalan Tol Balikpapan–Samarinda, dengan waktu tempuh rata-rata 2 jam menggunakan kendaraan pribadi.
Imsak dalam tradisi Islam merujuk pada waktu berhenti makan dan minum menjelang dimulainya puasa Ramadan. Sementara waktu buka puasa saat Ramadan dimulai sejak masuk waktu Maghrib (saat matahari terbenam). Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa di Balikpapan untuk hari ini:
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H
- 17 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.17
- Duha: 06.44
- Zuhur: 12.27
- Asar: 15.34
- Magrib: 18.31
-
Isya: 19.39
-
18 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.17
- Duha: 06.44
- Zuhur: 12.27
- Asar: 15.33
- Magrib: 18.30
-
Isya: 19.39
-
19 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.16
- Duha: 06.43
- Zuhur: 12.27
- Asar: 15.32
- Magrib: 18.30
-
Isya: 19.38
-
20 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.16
- Duha: 06.43
- Zuhur: 12.26
- Asar: 15.31
- Magrib: 18.30
-
Isya: 19.38
-
21 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.16
- Duha: 06.43
- Zuhur: 12.26
- Asar: 15.30
- Magrib: 18.29
-
Isya: 19.38
-
22 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.16
- Duha: 06.43
- Zuhur: 12.26
- Asar: 15.29
- Magrib: 18.29
-
Isya: 19.37
-
23 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.54
- Subuh: 05.04
- Terbit: 06.15
- Duha: 06.43
- Zuhur: 12.26
- Asar: 15.28
- Magrib: 18.29
-
Isya: 19.37
-
24 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.54
- Subuh: 05.04
- Terbit: 06.15
- Duha: 06.42
- Zuhur: 12.25
- Asar: 15.27
- Magrib: 18.29
-
Isya: 19.37
-
25 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.54
- Subuh: 05.04
- Terbit: 06.15
- Duha: 06.42
- Zuhur: 12.25
- Asar: 15.26
- Magrib: 18.28
-
Isya: 19.36
-
26 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.54
- Subuh: 05.04
- Terbit: 06.15
- Duha: 06.42
- Zuhur: 12.25
- Asar: 15.25
- Magrib: 18.28
-
Isya: 19.36
-
27 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.53
- Subuh: 05.03
- Terbit: 06.15
- Duha: 06.42
- Zuhur: 12.25
- Asar: 15.24
- Magrib: 18.28
-
Isya: 19.36
-
28 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.53
- Subuh: 05.03
- Terbit: 06.14
- Duha: 06.41
- Zuhur: 12.24
- Asar: 15.24
- Magrib: 18.27
-
Isya: 19.35
-
29 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.53
- Subuh: 05.03
- Terbit: 06.14
- Duha: 06.41
- Zuhur: 12.24
- Asar: 15.24
- Magrib: 18.27
-
Isya: 19.35
-
30 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.53
- Subuh: 05.03
- Terbit: 06.14
- Duha: 06.41
- Zuhur: 12.24
- Asar: 15.25
- Magrib: 18.27
- Isya: 19.35
Niat Puasa Ramadan
Dalam buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan bahwa tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa. Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan. Berikut bacaan niat puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Doa Buka Puasa
Berikut doa buka puasa:
Lafaz Pertama
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.
Lafaz Kedua
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).
Amalan Saat Sahur dan Buka Puasa
Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang. Sementara, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak. Menurutnya, amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tersebut menyenangkan untuk dilakukan oleh orang yang berpuasa.



