Jadwal Buka Puasa dan Salat Lima Waktu di Maybrat
Pada hari Sabtu, 7 Maret 2026 atau 17 Ramadan 1447 H, umat Muslim di Indonesia khususnya di wilayah Maybrat akan memasuki hari ke-17 puasa Ramadan. Dalam hitungan jam, masyarakat Maybrat akan segera memasuki waktu berbuka puasa.
Berikut adalah jadwal lengkap untuk berbuka puasa dan salat lima waktu di Maybrat pada tanggal tersebut:
- Imsak: 04:53
- Subuh: 05:03
- Terbit: 06:14
- Dhuha: 06:41
- Zuhur: 12:25
- Asar: 15:31
- Maghrib: 18:28
- Isya’: 19:36
Doa Berbuka Puasa
Doa berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Berikut bacaan doa berbuka puasa dari riwayat HR Abu Dawud:
Arab Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”
Doa ini bisa dibaca saat seseorang sedang berbuka puasa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk berpuasa dan menunaikan ibadah.
5 Sunnah Berbuka Puasa yang Bisa Dilakukan
Berikut adalah beberapa sunnah yang bisa dilakukan ketika berbuka puasa selama bulan Ramadan 1447 H:
-
Menyegerakan berbuka puasa
Menyegerakan berbuka puasa adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengerjakan salat Maghrib hingga berbuka puasa kendati hanya dengan seteguk air. Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dan memiliki status hadis Hasan. -
Berbuka dengan memakan kurma
Disunahkan untuk berbuka puasa dengan kurma masak atau kering dengan jumlah yang ganjil. Jika tidak ada, maka cukup berbuka dengan minum air. Amalan ini dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. -
Memperbanyak berdoa ketika berbuka puasa
Doa menjadi salah satu amalan yang paling dianjurkan saat berpuasa. Selain membaca doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah, kita juga diperbolehkan untuk memperbanyak doa lainnya yang mengandung kebaikan dunia dan akhirat. -
Memberi makan berbuka
Jika kita memiliki rizki yang cukup, maka baiknya memberi makan berbuka untuk orang lain. Memberi makan orang lain memiliki pahala besar, seperti dalam hadis yang menyatakan bahwa siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut. -
Mendoakan orang yang memberi makan buka
Mendoakan orang yang telah berbuat baik kepada kita adalah amalan yang bernilai ibadah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengucapkan doa:
Arab Latin: Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii
Artinya: “Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku.”
Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah tersebut, kita dapat memperkuat iman dan meningkatkan pahala selama bulan Ramadan. Semoga semua amalan yang dilakukan mendapatkan ridha dari Allah SWT.
