Jadwal Libur Sekolah dan Aktivitas Selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Batang Hari
Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan jadwal libur serta aktivitas sekolah selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Surat edaran yang diterbitkan mengatur waktu libur dan kegiatan belajar mengajar (KBM) agar sesuai dengan perayaan agama dan tradisi setempat.
Berikut adalah rincian jadwal libur dan kegiatan sekolah selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri:
- 18–21 Februari 2026: libur awal Ramadan.
- 23 Februari–10 Maret 2026: kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.
- 11–13 Maret 2026: pesantren kilat.
- 14–19 Maret 2026: libur menjelang 1 Syawal (Idulfitri 1447 H).
- 20 Maret 2026: hari raya Idulfitri 1447 H (perkiraan).
- 20–26 Maret 2026: libur setelah Idulfitri 1447 H.
- 27 Maret 2026: masuk sekolah.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan libur untuk merayakan hari raya Imlek pada 17 Februari 2026. Penetapan jadwal ini diumumkan pada Kamis (12/2/2026).
Pengurangan Durasi Jam Pelajaran
Selama bulan Ramadhan, durasi jam pelajaran tatap muka dikurangi lima menit per jam mata pelajaran. Sebelumnya, setiap jam pelajaran berlangsung selama 35 menit, namun kini menjadi 30 menit.
Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kabupaten Batang Hari, Arawan, menyampaikan bahwa pengurangan durasi jam pelajaran dilakukan untuk memperhatikan kondisi fisik dan mental siswa selama puasa.
“Untuk jam pelajaran selama Ramadan, setiap mata pelajaran dikurangi lima menit, artinya dari 35 menit menjadi 30 menit,” ujarnya.
Jadwal Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan
Jam masuk kerja guru dan tenaga kependidikan mengikuti ketentuan jam kerja Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Hal ini bertujuan agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik dan efektif meskipun ada perubahan dalam jadwal.
Program Pesantren Kilat
Program pesantren kilat dijadikan sebagai sarana pembinaan nilai-nilai mental anak. Kegiatan seperti tadarusan dan kegiatan keagamaan lainnya disusun sesuai program satuan pendidikan nasional.
“Pesantren kilat ini dikuatkan pada pembinaan nilai-nilai mental anak, seperti tadarusan dan kegiatan keagamaan lainnya yang disusun sesuai program satuan pendidikan nasional,” harap Arawan.
Peran Orang Tua dan Wali Murid
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Batang Hari mengimbau orang tua dan wali murid untuk turut mendampingi anak-anak dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan selama Ramadan. Para wali diminta untuk aktif dalam membimbing anak-anak dalam menjalankan ibadah puasa dan mengawasi salat lima waktu.
“Kami mengimbau bapak dan ibu wali murid untuk bersama-sama mendampingi anak-anak dalam meningkatkan nilai-nilai religi melalui kegiatan puasa dan pengawasan salat lima waktu,” jelas Arawan.
Pembinaan Karakter Melalui Jurnal Kegiatan
Siswa juga diarahkan untuk membuat jurnal kegiatan selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari pembinaan karakter. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan karakter dan nilai spiritual peserta didik.
“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan karakter dan nilai spiritual peserta didik selama Ramadan,” pungkasnya.





