Gangguan Produksi Air di IPA III Prapatan Akibat Masalah Kelistrikan
Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, terjadi gangguan produksi dan distribusi air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) III Prapatan, Kota Balikpapan. Gangguan ini disebabkan oleh masalah pada pasokan listrik dari PT PLN yang menyebabkan fasilitas produksi air tidak dapat beroperasi secara optimal. Akibatnya, kapasitas produksi air bersih mengalami penurunan, sehingga distribusi kepada pelanggan di sejumlah wilayah pelayanan IPA III Prapatan berpotensi mengalami penurunan tekanan atau gangguan aliran sementara hingga pasokan listrik kembali normal.
Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda Tirta Manuntung Balikpapan/PTMB) memberikan informasi melalui pengumuman resmi kepada pelanggan via saluran WhatsApp dan Instagram. Perusahaan menjelaskan bahwa saat ini proses pemantauan terus dilakukan sembari berkoordinasi dengan pihak PLN agar suplai listrik dapat segera dipulihkan. Bagi masyarakat yang bergantung pada pasokan air dari IPA III Prapatan, kondisi ini menjadi pengingat untuk menyiapkan cadangan air bersih secukupnya selama proses pemulihan berlangsung.
Gangguan Dipicu Pasokan Listrik PLN
Gangguan bermula karena IPA III Prapatan mengalami gangguan pasokan listrik PLN akibat hilangnya satu fasa. Dalam sistem kelistrikan tiga fasa, setiap instalasi memperoleh tiga jalur arus listrik yang bekerja secara bersamaan untuk mengoperasikan peralatan berdaya besar. Ketika salah satu fasa hilang, pasokan listrik menjadi tidak seimbang sehingga sejumlah mesin dan peralatan tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, bahkan dapat berhenti beroperasi demi menjaga keamanan peralatan.
Akibatnya, fasilitas produksi di IPA III Prapatan tidak mampu menjalankan proses pengolahan air secara normal. Dalam keterangannya, PTMB menyampaikan:
“Halo Warga Kota,
Kami informasikan bahwa IPA III Prapatan mengalami gangguan pasokan listrik PLN akibat hilangnya satu fasa, sehingga peralatan produksi tidak dapat beroperasi secara normal.”
IPA atau Instalasi Pengolahan Air merupakan fasilitas utama yang berfungsi mengolah air baku menjadi air bersih yang memenuhi standar kualitas sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Karena proses produksi tidak berjalan maksimal, volume air yang dapat dihasilkan pun mengalami penurunan.
Distribusi Air Ikut Menurun
Penurunan kapasitas produksi secara langsung berdampak pada distribusi air ke pelanggan. PTMB menjelaskan kondisi tersebut menyebabkan pelayanan air bersih di wilayah yang dilayani IPA III Prapatan berpotensi mengalami gangguan sementara. Dalam pengumuman resminya disebutkan:
“Kondisi tersebut mengakibatkan penurunan kapasitas produksi dan distribusi air, sehingga pelanggan di wilayah layanan IPA III Prapatan berpotensi mengalami penurunan tekanan atau gangguan aliran sementara.”
Penurunan tekanan air berarti air masih mengalir namun debitnya lebih kecil dari kondisi normal sehingga aliran menjadi lemah, terutama pada rumah yang berada di dataran lebih tinggi atau berada di ujung jaringan distribusi. Sementara itu, gangguan aliran sementara berarti pasokan air dapat berhenti untuk sementara waktu hingga kondisi produksi kembali stabil.
PTMB belum menyebutkan secara rinci daftar kawasan maupun estimasi durasi gangguan. Namun seluruh pelanggan yang berada dalam cakupan layanan IPA III Prapatan diminta mengantisipasi kemungkinan tersebut.
PTMB Terus Berkoordinasi dengan PLN
Untuk mempercepat pemulihan layanan, PTMB menyatakan terus melakukan koordinasi intensif dengan PT PLN. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan secara langsung terhadap perkembangan kondisi di lapangan. Dalam keterangannya, PTMB menyampaikan:
“Saat ini, PTMB terus berkoordinasi dengan pihak PLN serta memantau kondisi di lapangan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal.”
Koordinasi tersebut dilakukan agar penyebab gangguan kelistrikan dapat segera diatasi sehingga seluruh peralatan produksi di IPA III Prapatan kembali beroperasi secara normal. Setelah pasokan listrik pulih, kapasitas produksi air secara bertahap akan kembali meningkat dan distribusi kepada pelanggan diharapkan kembali normal.
PTMB Sampaikan Permohonan Maaf
PTMB juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut. Dalam pengumuman resminya, perusahaan menyampaikan:
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan.”
Perusahaan berharap pelanggan dapat memahami kondisi yang terjadi karena gangguan berasal dari pasokan listrik yang berada di luar kendali operasional instalasi pengolahan air.
Saluran Pengaduan dan Informasi PTMB
Apabila pelanggan membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi distribusi air maupun ingin menyampaikan pengaduan, PTMB menyediakan sejumlah kanal layanan resmi yang dapat dihubungi, yaitu:
- Call Center: (0542) 878991 dan (0542) 878992.
- SMS: 0816200110.
- WhatsApp: 0816200110.
- Instagram: @tirtamanuntungbalikpapan dan @ptmb_commandcenter.
- Website resmi:
- Layanan pelanggan online: pelanggan.tirtamanuntung.co.id untuk pengecekan tagihan, pengaduan online, serta layanan baca meter mandiri.





