Kalender Hijriah sebagai Pedoman Ibadah Umat Islam
Penanggalan Hijriah menjadi salah satu sistem penanggalan yang digunakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi acuan penting untuk menentukan hari-hari besar dalam kalender keagamaan. Tahun 1447 H akan menjadi tahun yang khusus bagi umat Islam karena mengandung beberapa hari puasa sunnah dan hari raya besar seperti Idul Adha.
Jadwal Puasa Sunnah Mei 2026
Dalam bulan Zulkaidah 1447 H, terdapat beberapa hari puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 Zulkaidah. Berdasarkan perhitungan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, jadwal puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 1447 H adalah sebagai berikut:
- 13 Zulkaidah 1447 H: Jumat, 1 Mei 2026
- 14 Zulkaidah 1447 H: Sabtu, 2 Mei 2026
- 15 Zulkaidah 1447 H: Minggu, 3 Mei 2026
Puasa Ayyamul Bidh memiliki dasar dari hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa beliau menganjurkan umatnya untuk berpuasa tiga hari setiap bulan. Selain itu, puasa ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap bulan Zulkaidah yang merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam penanggalan Hijriah.
Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh yang bisa dibaca sebelum memulai puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ يومَ الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumul biidh sunnatal lillaahi-ta’aalaa
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta’ala.”
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah
Selain puasa Ayyamul Bidh, bulan Zulhijjah juga menjadi bulan yang penuh makna bagi umat Islam. Dalam bulan ini, terdapat dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Zulhijjah. Kedua puasa ini menjadi bagian dari sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah yang disebut sebagai hari-hari mulia.
Meski belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai awal bulan Zulhijjah 1447 H, berdasarkan perhitungan Kalender Hijriah Indonesia 2026, diprediksi bahwa Idul Adha 1447 H akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Oleh karena itu, puasa Arafah dan Tarwiyah akan jatuh pada:
- Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026
- Arafah: Selasa, 26 Mei 2026
Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah
Tata cara pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah tidak jauh berbeda dengan puasa sunnah lainnya. Namun, yang membedakan adalah niat dan keutamaan yang diperoleh dari puasa tersebut. Berikut tata caranya:
- Membaca niat puasa
- Menjaga perilaku dan perkataan serta menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa
- Berbuka puasa secara sunnah, misalnya dengan kurma dan air putih
- Memperbanyak doa dan zikir
Bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah adalah sebagai berikut:
Niat Puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan Lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya berniat puasa tarwiyah sunnah karena Allah.”
Niat Puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan Lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya berniat puasa Arafah sunnah karena Allah.”
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa pada tanggal 8 dan 9 Zulhijjah memiliki banyak keutamaan. Beberapa di antaranya adalah:
-
Lebih Disukai oleh Allah SWT
Rasulullah SAW pernah bersabda:“Tidak ada perbuatan yang lebih disukai Allah SWT daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah.” (HR Bukhari, Ahmad, dan Tirmidzi)
-
Menghapus Dosa Setahun Lalu dan Setahun yang Akan Datang
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berkata:“Puasa di hari Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)





