Penghargaan Nasional untuk Bupati Pasuruan dan Transformasi SDM BUMD
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, kembali mendapatkan pengakuan nasional atas komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan profesional. Pada ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025, ia dinobatkan sebagai The Most Brilliant Head of Local Government in Transformation of BUMD Human Capital. Penghargaan ini diberikan karena keberhasilannya dalam mendorong transformasi SDM Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih profesional, adaptif, dan siap menghadapi era digital.
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Juri IHCBA 2025, Priyantono Rudito, kepada perwakilan Pemkab Pasuruan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, di Grand Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Jumat (23/1/2026) malam. Selain Bupati Pasuruan, Kabupaten Pasuruan juga memborong dua penghargaan lainnya dalam ajang tersebut.
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta meraih penghargaan The Most Brilliant Human Capital Sustainability Strategy of The Year 2025. Sementara Direktur Perumda Giri Nawa Tirta, Za’ari, dinobatkan sebagai The Most Brilliant CEO in Human Capital Transformation of The Year 2025 (Regional Champion). Dengan prestasi ini, Kabupaten Pasuruan berhasil memperoleh total tiga penghargaan dalam IHCBA 2025.
Transformasi SDM yang Adaptif dan Berkelanjutan
Dewan juri menilai bahwa kepemimpinan Mas Rusdi berhasil menggerakkan perubahan mendasar dalam tata kelola SDM BUMD, terutama Perumda Giri Nawa Tirta. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada peningkatan kapasitas, integritas, dan kesiapan pegawai menghadapi disrupsi teknologi.
Menurut Bupati Pasuruan, tantangan di era 5.0 menuntut aparatur dan pelayan publik untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI). “Sekarang semua serba digital. Dengan perkembangan AI yang sangat cepat, kita tidak boleh tertinggal, apalagi kalah oleh teknologi itu sendiri,” ujarnya pada Senin (26/1/2026).
Direktur Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta, Za’ari, menegaskan bahwa penguatan SDM menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan. Menurutnya, tantangan terbesar ke depan bukan semata teknologi, melainkan kesiapan manusia yang mengelolanya. “Kami membutuhkan SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki loyalitas, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi,” jelasnya.
Program Pendidikan dan Pelatihan Berkelanjutan
Melalui program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, Perumda Giri Nawa Tirta berupaya menyiapkan talenta digital yang siap bersaing dan mampu menjawab tantangan transformasi layanan publik berbasis teknologi. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa SDM perusahaan dapat menghadapi perubahan yang terjadi secara cepat dan efisien.
Ajang IHCBA 2025 digelar untuk mengapresiasi organisasi dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil melakukan transformasi human capital di tengah perubahan teknologi, pasar, dan tantangan global. Tahun ini, IHCBA mengusung tema “Human Capital Transformation in the AI Era: Future-Ready Organizations and Digital Talent Development”, sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi SDM Indonesia menuju era kecerdasan artifisial dan visi Indonesia Emas 2045.
Kepemimpinan yang Mendorong Inovasi
Kepemimpinan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, telah membuktikan bahwa inovasi dalam pengelolaan SDM BUMD bisa menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan masa depan. Melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan BUMD, Kabupaten Pasuruan berhasil menciptakan sistem yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga responsif terhadap perubahan teknologi.
Transformasi SDM yang dilakukan tidak hanya berdampak pada kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dengan SDM yang berkualitas dan siap menghadapi era digital, layanan publik akan lebih efisien dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.





