:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Jatim-Terpopuler-Ibu-di-Ponorogo-Meninggal-Dunia-di-Atas-Motor-hingga-Ulah-Gangster-di-Mojokerto.jpg)
Infomalangraya.netBerita terpopuler di Infomalangraya.netyang terangkum dalam Jatim Terpopuler, Rabu (21/10/2026).
Diawali dengan ibu rumah tangga di Ponorogo, Lu’lu Atunni’mah (38), meninggal dunia di atas motor di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan tepatnya utara Polsek Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Selanjutnya permintaan ganti rugi sebesar Rp100 juta yang tak sanggup dipenuhi berujung pada pembongkaran sebuah rumah megah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Terakhir polisi kini tengah memburu sekelompok orang tidak dikenal diduga gangster menyerang dua Warung Kopi (Warkop) angkringan di Jalan Raya Empunala, Magersari, Kota Mojokerto.
Berikut selengkapnya:
Memilukan, Ibu Rumah Tangga di Ponorogo Meninggal di Atas Motor di Depan Anaknya 3 Tahun
Viral ibu rumah tangga di Ponorogo, Lu’lu Atunni’mah (38), meninggal dunia di atas motor di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan tepatnya utara Polsek Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Yang memilukan Lu’lu Atunni’mah meninggal dunia di hadapan anaknya yang masih berusia 3 tahun.
Hal tersebut kemudian viral di berbagai media sosial.
Pun mengundang rasa simpati dari berbagai pihak terhadap perempuan asal Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
“Sabtu 17 Oktober 2026 lalu kejadiannya,” ungkap salah satu saksi di lokasi, Viki Prasetyo, Selasa (21/10/2026)
Dia menjelaskan bahwa korban sudah lemas di atas sepeda motornya. Anaknya pun hanya bisa melihat saat itu.
“Semula di atas motor kemudian turun karena melihat ibunya lemas,” papar Viki,
Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo membenarkan kejadian itu.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Rumah Rp250 Juta Hasil Kerja di Malaysia Kini Rata dengan Tanah, Pernikahan Hancur karena Selingkuh
Permintaan ganti rugi sebesar Rp100 juta yang tak sanggup dipenuhi berujung pada pembongkaran sebuah rumah megah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Rumah yang ditaksir bernilai Rp250 juta itu dirobohkan menggunakan alat berat setelah konflik rumah tangga antara pemiliknya, SJ, dan istrinya, PL, berujung pada proses perceraian.
Rumah berukuran 10 meter x 15 meter tersebut dibangun SJ dari hasil kerja kerasnya selama menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Namun, bangunan yang didirikan di atas tanah milik keluarga PL itu kini rata dengan tanah setelah kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan terkait persoalan rumah tangga mereka.
Kapolsek Jambon, AKP Sarwoto, membenarkan adanya pembongkaran rumah tersebut.
Menurutnya, persoalan rumah tangga SJ dan PL mulai mencuat pada Agustus 2026 dan berdampak pada keretakan hubungan keduanya.
Dalam proses menuju perceraian, rumah yang dibangun oleh SJ menjadi salah satu persoalan yang dibahas.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Gangster Bikin Ulah di Mojokerto, 3 Korban Dikeroyok dan Alami Luka Bacok di Angkringan Empunala
Polisi kini tengah memburu sekelompok orang tidak dikenal diduga gangster menyerang dua Warung Kopi (Warkop) angkringan di Jalan Raya Empunala, Magersari, Kota Mojokerto.
Akibat kejadian itu, tiga orang pengunjung dan penjaga angkringan mengalami luka bacok akibat senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dugaan pidana pengeroyokan terjadi di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Warkop Angkringan milik Anita Fera dan Angkringan milik Mischel, pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Korban adalah pemuda berinisial MRR dan ANR, saat itu keduanya bersama dengan temannya sedang Ngopi atau Nongkrong di angkringan milik Anita Fera tepatnya di sebelah Gang Kedungsari RT01/RW01 Kelurahan Gunung Gedangan, sekira jam 03.30 WIB.
Tiba-tiba mereka didatangi segerombolan pemotor yang berjumlah kurang lebih 40 orang dengan membawa bendera atau spanduk bertuliskan “Balelo” dan “Anti Anjal Lutung”.
Gerombolan pemotor itu langsung melakukan penyerangan, dengan kekerasan fisik menggunakan kayu dan senjata tajam terhadap kelompok pemuda termasuk dua korban yang sedang nongkrong di angkringan tersebut.
Aksi pengeroyokan sempat terekam Handphone milik pengunjung. Suasana tenang tengah malam mendadak mencekam saat gerombolan pria tidak dikenal mengeroyok pemuda yang Ngopi di angkringan tepi jalan.
BACA SELENGKAPNYA >>>




