Kedai Itah: Ruang yang Menggabungkan Kopi, Komunitas, dan Pendidikan

Di tengah hiruk-pikuk kota yang penuh dengan kehidupan modern, Kedai Itah menawarkan ruang yang tenang dan asri. Terletak di Tangkiling, Palangka Raya, sekitar 40 menit perjalanan dari pusat kota, kedai ini berdiri di lingkungan yang dikelilingi pepohonan. Tempat ini menjadi pilihan ideal bagi para pekerja, anak muda, atau keluarga yang ingin menikmati waktu liburan akhir pekan dengan suasana yang menyenangkan dan damai.

Kedai Itah tidak hanya sekadar tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang yang memadukan antara kopi, komunitas, pendidikan, dan gagasan tentang hidup yang lebih dekat dengan alam. Hal ini membuatnya berbeda dari banyak kafe modern lainnya yang mengutamakan interior estetik dan menu kekinian.

Sejarah Berdirinya Kedai Itah

Kedai Itah awalnya didirikan oleh Jayadi pada tahun 2019. Saat itu, ia dan rekan-rekannya sedang mencari ruang alternatif untuk berkumpul dan menjalankan gagasan hidup mandiri. Mereka tidak hanya ingin memiliki tempat nongkrong biasa, tetapi juga ingin menciptakan ruang yang bisa menjadi tempat belajar dan berbagi ide.

Sebelum menjadi Kedai Itah seperti sekarang, mereka terlebih dahulu bekerja sama dengan sebuah lembaga non-profit. Dari sana, mereka mendapatkan dukungan melalui program penghargaan internasional yang membuka peluang untuk mengembangkan ruang komunitas. Dari situ, lahirlah sebuah warung kecil yang kemudian berkembang menjadi Kedai Itah.

“Awalnya kami membutuhkan ruangan alternatif, tempat untuk membangun kesenangan kami sendiri,” ujar Jayadi saat ditemui di Kedai Itah.

Konsep Edukasi dan Pemberdayaan

Menurut Jayadi, Kedai Itah bukan hanya sekadar kafe atau warung. Baginya, tempat ini adalah ruang belajar. Ia ingin menghadirkan ruang edukasi yang sulit ditemukan dalam sistem pendidikan formal.

Menurutnya, banyak persoalan kehidupan dan lingkungan tidak bisa dipahami hanya dari satu disiplin ilmu. Ia percaya bahwa pembelajaran harus berjalan lebih luas dan lebih dekat dengan pengalaman nyata.

“Sekolah itu terbatas, kalau belajar itu tidak terbatas,” ujarnya.

Dari konsep ini, Kedai Itah berkembang menjadi ruang komunitas. Di sini, muncul ruang seni dan aktivitas komunitas yang mendorong orang untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang usaha.

Menu yang Unik dan Bahan Lokal

Menu di Kedai Itah tidak selalu mengikuti tren populer. Beberapa sajian justru lahir dari eksperimen yang tidak direncanakan. Salah satu yang kini dikenal oleh pengunjung adalah brownies kelapa. Menu ini lahir dari proses yang awalnya dianggap gagal.

“Brownies kelapa itu dari menu gagal. Dulu yang utama itu spring roll, tapi akhirnya berkembang jadi menu lain,” jelas Jayadi.

Selain brownies, ada juga wingko dan beberapa menu hasil kolaborasi dengan warga sekitar. Pendekatan ini membuat Kedai Itah bukan sekadar tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang mempertemukan komunitas dan produk lokal.

Pengalaman Pengunjung

Pengunjung Dea (20) yang baru pertama kali datang ke Kedai Itah mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan. Ia merasa bahwa tempat ini sederhana, sejuk, dan menyatu dengan alam.

“Awalnya kayak wah, ternyata tempatnya sederhana, sejuk, dan menyatu dengan alam banget,” ucapnya.

Sementara itu, Krismes (32) yang sudah lebih dari lima kali berkunjung ke Kedai Itah mengatakan bahwa ia rela menempuh perjalanan cukup jauh dari kawasan Menteng, Palangka Raya. Alasannya bukan hanya karena kopi atau sekadar nongkrong, tetapi juga karena suasana serta ruang komunitas yang menarik.

“Jenis kopinya selalu berkembang, lalu budaya dan suasana yang ditawarkan itu bikin ketemu banyak orang,” ungkapnya.

Kedai Itah sebagai Wadah Berjejaring

Kedai Itah tidak hanya menjadi tempat wisata untuk menepi sejenak dari perkotaan. Ia menjadi wadah berjejaring hingga pemberdayaan usaha dan koperasi yang lebih luas.

Keberhasilan Kedai Itah bukan soal seberapa besar tempat atau profit yang diberikan. Melainkan seberapa banyak ruang yang bisa diciptakan agar orang lain ikut tumbuh.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version