Fakta Menarik di Balik Pernikahan Kakek 71 Tahun dengan Gadis SMA

Pernikahan viral yang terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini menjadi sorotan utama masyarakat. Seorang kakek berusia 71 tahun, Haji Buhari, menikahi seorang gadis yang masih duduk di bangku SMA. Peristiwa ini tidak hanya menghebohkan warga setempat, tetapi juga ramai dibicarakan di media sosial.

Pesta Pernikahan yang Mewah

Perayaan pernikahan Haji Buhari dan TA dilangsungkan dengan pesta besar-besaran di Desa Batu Lappa, Kecamatan Larompong Selatan. Acara tersebut disaksikan oleh kedua belah pihak keluarga. Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah mahar yang diberikan oleh Haji Buhari kepada istrinya. Maharnya mencapai Rp 100 juta dan satu unit motor, yang membuat banyak orang terkejut.

Tanpa Prosedur yang Sesuai

Meskipun pernikahan ini dianggap sebagai bentuk cinta antara dua orang, ada beberapa isu hukum yang muncul. Pernikahan tersebut tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu. Menurut Baso Aqil Nas, Kasi Bimas Kemenag Luwu, pernikahan ini tidak sesuai dengan prosedur yang diatur dalam undang-undang.

“Pernikahan di Batu Lappa itu tidak terdaftar. Bahkan kepala desa setempat juga tidak mengetahui adanya pernikahan tersebut. Ini jelas di luar prosedur pernikahan sesuai undang-undang,” ujar Baso.

Tidak Ada Pengajuan ke KUA

Kepala KUA Larompong Selatan, Masdir, membenarkan bahwa pihaknya tidak pernah menerima laporan maupun permohonan untuk pernikahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, pernikahan dengan calon mempelai wanita di bawah usia 19 tahun harus mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama. Namun, hingga saat ini, tidak ada pihak mempelai wanita yang mengurus persyaratan tersebut.

“Kalau di bawah 19 tahun, harus ada dispensasi dari Pengadilan Agama. Setelah itu baru bisa diproses di KUA. Namun sampai saat ini, tidak pernah ada yang datang mengurus, dan administrasinya juga tidak masuk,” tutur Masdir.

Pemerintah Desa Tidak Dilibatkan

Kepala Desa Batu Lappa, Muhammad Arsad, juga menyampaikan bahwa pernikahan tersebut tidak melibatkan pemerintah desa. Ia tidak hadir karena sedang berada di Kabupaten Barru. “Biasanya kalau ada pernikahan di desa, kami dilibatkan sejak proses pelamaran. Tapi ini tidak, mungkin ada pertimbangan lain dari pihak keluarga,” ucapnya.

Arsad juga menyatakan bahwa tidak ada indikasi paksaan dari pernikahan tersebut lantaran dari video yang beredar, kedua mempelai tampak bahagia. “Saya lihat juga dari video yang beredar, tidak ada tanda-tanda tekanan. Pengantin perempuan bahkan tampak bergembira,” imbuhnya.

Mahar yang Fantastis

Mahar yang diberikan Haji Buhari kepada TA menjadi salah satu faktor yang membuat pernikahan ini viral. Selain uang tunai sebesar Rp 100 juta, ia juga memberikan satu unit motor. Dugaan faktor ekonomi mencuat dari pernikahan ini. Haji Buhari disebut memiliki ekonomi yang mapan dan memiliki lahan perkebunan yang luas.

Orangtua mempelai perempuan diketahui bekerja di sektor tambak. Perbedaan latar belakang ini pun menjadi sorotan publik di balik pernikahan viral ini. Pihak laki-laki juga dikabarkan sering membantu memenuhi kebutuhan dan keperluan TA maupun keluarganya.

Respons dari Pihak Terkait

Viralnya kakek nikahi gadis SMA di Luwu ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Sulsel. Kepala DPPA Sulsel, Nursidah, telah meminta DPPPA Kabupaten Luwu dan BKKBN untuk melakukan kunjungan ke rumah mempelai guna memberikan edukasi. Edukasi tersebut adalah mengenai dampak kehamilan di usia muda.

“Kami Pemprov Sulsel menyarankan kepada DPPPA kabupaten Luwu bersama dengan BKKBN kiranya melakukan kunjungan ke desa di lokasi terjadi pernikahan anak tersebut dan untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga terkait dampak-dampak jika hamil di usia muda,” kata Nursidah.

Nursidah juga menyayangkan pernikahan tersebut meskipun tidak ada paksaan dari orangtua. Ia menyayangkan orangtua TA yang justru mendukung pernikahan tersebut, meski usia sang anak belum memenuhi syarat.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version