Kalender Liturgi Katolik untuk Hari Sabtu, 6 Juni 2026
Hari Sabtu yang jatuh pada tanggal 6 Juni 2026 dalam kalender liturgi Katolik dirayakan dengan warna hijau. Pada hari ini, umat Katolik akan merayakan pesta wajib Santo Norbertus, Uskup dan Pengaku Iman. Bacaan-bacaan yang dibacakan dalam perayaan ini mencakup beberapa kitab suci, seperti Kitab Koresi pertama, Mazmur, Injil, dan Bacaan Khotbah Orang (BCO).
Bacaan Pertama: 2Tim 4:1-8
Dalam bacaan pertama ini, Paulus menasihati Timotius untuk berani menyampaikan firman Tuhan, baik dalam waktu yang baik maupun tidak baik. Ia mengingatkan bahwa ada masa di mana orang tidak lagi menerima ajaran sehat dan lebih memilih guru-guru yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Namun, Paulus tetap menekankan pentingnya kesabaran dan pengajaran dalam menjalankan tugas pemberitaan Injil.
Mazmur Tanggapan: Mzm 71:8-9.14-15ab.16-17.22
Mazmur ini merupakan doa yang penuh harapan dan rasa syukur kepada Tuhan. Penulis mohon agar Tuhan tidak meninggalkannya pada masa tuanya dan terus memberinya kekuatan untuk memuji-Nya. Ia juga menyatakan bahwa ia akan terus mengucapkan keadilan dan keselamatan Tuhan sepanjang hidupnya.
Bacaan Injil: Mrk 12:38-44
Yesus menegaskan pentingnya kejujuran dan kesederhanaan dalam beribadah. Dalam kisah ini, Yesus menunjukkan contoh dari seorang janda miskin yang memberi dua peser, meskipun jumlahnya sangat kecil. Ia mengatakan bahwa janda itu memberi lebih banyak daripada orang-orang kaya karena ia memberi dari kekurangannya sendiri.
Bacaan Khotbah Orang (BCO): Gal 5:25-6:18
Dalam bagian ini, Paulus menekankan pentingnya hidup dipimpin oleh Roh Allah. Ia menasihati para murid untuk saling membantu dan tidak saling bersaing. Selain itu, ia menekankan bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas tindakannya sendiri.
Santo Norbertus, Uskup dan Pengaku Iman
Norbertus adalah putera kedua dari Heribertus, seorang tuan tanah di wilayah Gennep. Awalnya, ia memiliki cita-cita menjadi imam untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan. Namun, pada usia muda, ia mulai terpengaruh oleh kesenangan duniawi dan meninggalkan kehidupan bakti. Pada usia 30 tahun, ia mengalami peristiwa ajaib dari Tuhan ketika terlempar ke tanah oleh kilat dari langit. Setelah sadar, ia bertobat dan menyesali perbuatannya yang bejat.
Setelah peristiwa itu, Norbertus kembali menjalani latihan rohani yang keras di bawah pimpinan seorang Abbas Benediktin. Ia ditabhiskan menjadi imam dan mulai mewartakan Injil dengan mengajar dan berkhotbah. Meski hidupnya yang lalu tidak patut dicontoh, ia tetap diterima sebagai imam. Atas ijin Sri Paus, ia berangkat ke Prancis dan berkarya di tengah-tengah umat sederhana. Harta bendanya dibagikan kepada kaum miskin, dan ia hidup bergantung pada kebaikan para dermawan.
Di lembah sunyi Premontre, ia mendirikan sebuah biara yang bertugas mendidik dan memberi imam-imam yang saleh. Semangat pengabdiannya membawa umat kepada semangat hidup yang sesuai dengan cita-cita Injil. Pada tahun 1126, Norbertus ditabhiskan menjadi Uskup Agung di Maagdenburg, Jerman. Ia terus berjuang demi penyebaran Injil hingga akhirnya meninggal dunia pada tahun 1134.
