Perjuangan Ruben Onsu dalam Membangun Karier Sarwendah
Perjalanan karier Sarwendah Tan tidak bisa dipisahkan dari peran penting yang diambil oleh presenter Ruben Onsu. Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, menyampaikan kekecewaannya terhadap konflik yang kini terjadi antara mantan suaminya dan penyanyi tersebut.
Nanda Persada mengungkap bahwa Ruben Onsu selalu mendukung Sarwendah dalam segala hal, termasuk dalam membangun karier di dunia hiburan. Ia menegaskan bahwa mereka bekerja sama sebagai tim untuk menciptakan kesuksesan bagi Sarwendah.
“Betapa Ruben itu sangat men-support Wenda dalam hal apapun termasuk kariernya, walaupun saya manajernya waktu itu. Jadi kita bekerja sama gitu kayak team work gitu untuk membuat Wenda itu bisa sukses di entertainment,” ujar Nanda Persada.
Mulai dari latihan vokal hingga pembentukan citra di panggung hiburan, semua dilakukan dengan strategi yang disusun oleh tim manajemen, termasuk Ruben Onsu.
Nanda juga merasa sedih melihat ucapan-ucapan yang tidak pantas dari Sarwendah kepada mantan suaminya. Ia menyebut bahwa Sarwendah mudah melupakan kebaikan yang telah diberikan oleh Ruben.
“Jadi makanya aku tuh sedih ngeliatnya gitu ya. Ada kata-kata seolah-olah seperti apa ya? Ya kita tahulah netizen bilang ‘kacang lupa kulit’,” tambahnya.
Konflik yang Menghebohkan
Ruben Onsu dan Sarwendah pernah menikah pada tahun 2013, namun pernikahan mereka berakhir di tahun 2024. Setelah bercerai, keduanya menandatangani akta perjanjian yang menyebut bahwa anak-anak mereka tinggal bersama Sarwendah, sementara Ruben memiliki waktu dua hingga tiga hari untuk bertemu anak-anaknya.
Namun, setelah hampir dua tahun perjanjian tersebut disepakati, Ruben Onsu mengeluh kesulitan bertemu anak-anaknya. Ucapan pembawa acara talkshow Brownis ini langsung dibalas sindiran dari Sarwendah melalui video siaran langsung di media sosial.
Aksi Sarwendah menyindir mantan suaminya langsung mendapat banyak hujatan. Akhirnya, ia meminta maaf melalui unggahan di Threads-nya.
“Halo semuanya, saya Sarwendah Tan melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal, pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya. Keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya,” ujarnya.
Ia mengaku dirinya hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Sarwendah menyadari bahwa videonya saat meluapkan amarah lewat siaran langsung di media sosial telah membuat kegaduhan di ruang publik.
“Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati,” akunya.
Permintaan Maaf dan Kesadaran
Sarwendah menyadari bahwa konflik dengan mantan suaminya seharusnya diselesaikan dengan cara yang lebih baik. “Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang. Lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak,” tuturnya.
Atas kegaduhan yang terjadi, Wenda meminta maaf kepada pihak-pihak yang ikut terdampak permasalahannya dengan sang mantan suami. “Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut,” ujarnya.
Permintaan maaf juga disampaikan Wenda kepada kedua anaknya yang ikut merasakan dampak dari permasalahan yang kini sedang viral. “Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar,” pungkasnya.
Komentar dari Produser Cherrybelle
Di tengah ramainya polemik tersebut, nama Sarwendah kembali dikaitkan dengan masa lalunya saat masih menjadi personel Cherrybelle. Produser sekaligus sosok yang membentuk grup tersebut, Dino Raturandang, mendadak ikut menjadi perbincangan.
Dino diketahui merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam keputusan mengeluarkan Sarwendah dari Cherrybelle pada 12 April 2012. Keputusan itu sempat membuatnya menjadi sasaran kritik dan perundungan dari penggemar.
Kini, melalui unggahan di Threads, Dino akhirnya buka suara. Kreator dan produser dari band SHE ini mengungkit kembali keputusan yang pernah diambilnya dan menilai publik kini bisa melihat sendiri alasan di balik langkah tersebut.
“Iya dulu saya yang bikin Cherrybelle, iya dulu saya yang termasuk ambil keputusan untuk mengeluarkan personil, iya dulu saya dibully ga2 ambil keputusan itu, sekarang? udah terlihat kan? senyumin aja,” ujar Dino.
Unggahan Dino kemudian dibanjiri beragam komentar dari warganet. Sebagian mengaitkan pernyataan tersebut dengan berbagai isu yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
