Politisi Gerindra Dituduh Terlibat Tambang Emas Ilegal, Ini Penjelasan Lengkapnya

Yasran Siambaton, anggota DPRD Kota Sibolga dari Partai Gerindra, kini menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Video yang menunjukkan dirinya memegang kantong plastik berisi batuan dan serbuk diduga emas membuat namanya ramai dibicarakan. Peristiwa ini menimbulkan spekulasi bahwa Yasran terlibat dalam aktivitas pertambangan emas ilegal di Aceh.

Video yang Menghebohkan

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook dengan nama Duta Tapteng. Rekaman berdurasi 1 menit 18 detik itu menampilkan Yasran Siambaton memegang kantong plastik yang diduga berisi emas. Setelah video itu beredar luas, muncul tudingan bahwa politisi Gerindra ini terlibat dalam kegiatan tambang ilegal.

Klarifikasi dari Yasran Siambaton

Menanggapi isu tersebut, Yasran Siambaton memberikan klarifikasi melalui wawancara dengan Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori. Ia membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.

“Kami memenuhi panggilan Pimpinan DPRD untuk mengklarifikasi dan memberikan keterangan atas hal berita viral yang beredar,” ujar Yasran.

Hanya Berkunjung ke Tambang Rakyat

Yasran menjelaskan bahwa ia hanya datang berkunjung ke lokasi tambang rakyat di Aceh. Tujuannya adalah untuk belajar dan membantu masyarakat dalam mengurus izin usaha mereka.

“Kami membenarkan bahwa kami ada berkunjung ke tambang-tambang rakyat di Aceh. Kami di sana sekalian hanya untuk belajar bagaimana masyarakat-masyarakat ini yang mempunyai hasil buminya, agar tidak dipersulit oleh izin-izin. Kami bantu itu untuk mengurus izinnya,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa kedatangannya ke lokasi tambang adalah untuk mengunjungi teman-temannya yang sedang mencari nafkah. “Jadi, kami berkunjung ke sana juga dikarenakan ada teman-teman. Kami melihat mereka yang mencari nafkah, kebutuhan hidup mereka dapat dari sana, sehingga kita membuat konten dan ternyata disalahgunakan seseorang,” ujarnya.

Tujuan Membantu Warga Setempat

Yasran menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk mengarahkan dan membantu warga setempat mengurus perizinan resmi. “Tujuan kami adalah niat baik bagaimana untuk mengarahkan sahabat-sahabat kita untuk bisa nantinya mengurus izinnya kalau memang hasil di sana itu bagus,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal di Aceh. “Kami tidak ada terlibat ataupun bekerja di sana untuk menambang-menambang yang ilegal,” tegasnya.

Tanggapan dari Pimpinan DPRD

Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori, menjelaskan bahwa pemanggilan ini merupakan langkah cepat untuk meluruskan informasi simpang siur di tengah publik. Ia menekankan bahwa Partai Gerindra mendukung instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tambang ilegal.

“Hari ini timbul konten menyudutkan ataupun bahasa bahwa Yasran Siambaton dari Partai Gerindra melakukan bisnis pribadi. Kita dengar bersama-sama dalam pidato kenegaraan oleh Pak Prabowo yang juga Ketua Gerindra Republik Indonesia menyatakan bahwa dan memerintahkan Kapolri dan Penglima, KSAD untuk memerangi tambang-tambang ilegal,” ujarnya.

Jamil juga menyampaikan bahwa fokus usaha Yasran saat ini adalah memasok ayam broiler untuk wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). “Jadi jangan percaya sekali dengan berita hoaks yang beredar. Kita klarifikasi dulu,” ujarnya.

Jangan Percaya Berita Hoaks

Jamil menegaskan bahwa sebagai Pimpinan DPRD, ia mengundang Yasran untuk mengklarifikasi isu yang beredar. “Baik, jadi beliau tidak menambang, tapi bisnis ayam potong,” kata Jamil.

Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version