Pelatih Baru PSIS Semarang Menghadapi Ujian Pertama
Pertandingan antara PSIS Semarang melawan Persela Lamongan akan menjadi ujian pertama bagi pelatih baru PSIS, Andri Ramawi. Skuat Mahesa Jenar akan menjamu tamu mereka di Stadion Jatidiri Semarang pada hari Minggu (15/2/2026) sore ini dalam pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/2026.
Catatan Kemenangan PSIS atas Persela
Dalam pertemuan sebelumnya musim ini, PSIS mencatatkan hasil yang baik ketika berhadapan dengan Persela. Mereka mampu mengakhiri laga dengan hasil imbang di putaran pertama dan memenangkan pertandingan di putaran kedua. Hal ini memberi semangat kepada PSIS untuk terus bertahan di kasta kedua sepakbola Indonesia.
Saat ini, PSIS masih berada di posisi kesembilan dengan perolehan 18 poin di Grup Timur. Jika tidak bisa meningkatkan peringkat di putaran tiga ini, PSIS berisiko harus bermain di babak playoff degradasi.
Target PSIS di Sisa Kompetisi
Dalam jumpa pers menjelang pertandingan, Sabtu (14/2/2026), Andri Ramawi menyatakan bahwa target utama tim adalah menghindari babak playoff degradasi. Ia menekankan pentingnya kerja keras dari pemain, pelatih, dan manajemen agar PSIS dapat bertahan di kompetisi tanpa harus memainkan laga play off.
“Target kami, jangan sampai harus bermain di babak playoff degradasi,” ujarnya. “Tentunya, kami akan bekerja keras untuk bisa bertahan di musim ini tanpa harus ke playoff.”
Andri juga berharap bahwa kehadiran Alfredo Vera, yang merupakan mantan rekan kerjanya saat di Persipura Jayapura, akan membantu tim dalam menjalani sisa kompetisi.
“Tantangan buat saya juga, memimpin tim besar, tim dengan nama besar yang seharusnya tidak ada di bawah,” tambahnya.
Persiapan Tim dan Pemain yang Absen
Meski beberapa pemain absen karena cedera atau hukuman, Andri mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan lancar. Pemain seperti Aqsha Prawira dan Denilson Rodrigues tidak bisa tampil dalam pertandingan ini.
“Semua sudah saling support untuk fokus pertandingan besok dan, bismillah, untuk besok (sore ini—Red) kita meraih tiga poin,” katanya.
Adaptasi dengan Pelatih Baru
Gelandang PSIS, Tegar Infantrie, menyatakan bahwa adaptasi dengan pelatih baru berjalan dengan baik. Menurutnya, para pemain sudah memahami karakter pelatih dan sistem yang diterapkan.
“Teman-teman pemain sudah tahu karakter pelatih dan alhamdulillah ini pelatih juga bagus. Punya sistem yang bagus dan semoga ini jadi pacuan untuk para pemain memenangkan pertandingan di round ketiga ini,” ujarnya.
Rekomendasi Alfredo Vera
Penunjukan Andri sebagai pelatih kepala PSIS dilakukan atas rekomendasi dari Direktur Teknik PSIS, Alfredo Vera. Andri, yang telah memiliki lisensi A-AFC, pernah bekerja sama dengan Alfredo di beberapa klub seperti Persipura Jayapura dan Barito Putera.
Asisten Manager PSIS, Moch Reza Handhika, berharap bahwa Andri dan jajaran tim pelatih mampu meningkatkan performa tim di putaran ketiga.
“Kolaborasinya bersama tim pelatih lain menunjukkan progress positif dan juga komunikasinya bersama Direktur Teknik kami Alfredo Vera juga sudah sangat baik,” ujarnya.
Optimisme dari Persela Lamongan
Di sisi lain, pelatih kepala Persela Lamongan, Bima Sakti, menegaskan bahwa timnya datang dengan kekuatan penuh. Ia optimistis meraih kemenangan saat kembali ke Stadion Jatidiri sebagai tim tamu.
Bima Sakti menyatakan bahwa timnya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin setelah jeda kompetisi yang cukup lama. Mereka juga melakukan evaluasi terhadap hasil kekalahan 0-1 saat bertemu PSIS sebelumnya.
“Kami respek dengan tim PSIS. Mereka tim bagus walaupun sekarang mereka masih di papan bawah, berjuang untuk keluar dari papan bawah tapi mereka bermaterikan pemain-pemain bagus,” ujarnya.





