Kegiatan 5.4 Projek IPAS Kelas 10 SMK: Identifikasi Solusi Masalah Energi Berbasis Energi Terbarukan
Kegiatan 5.4 dalam Projek IPAS kelas 10 SMK mengajak siswa untuk memahami dan mencari solusi terhadap masalah energi yang ada di sekitar lingkungan mereka. Fokus utama dari kegiatan ini adalah identifikasi alternatif solusi berbasis energi terbarukan, seperti bio-baterai, biogas, biodiesel, PLTA sederhana, dan PLTS. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang konsep energi tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis serta kesadaran akan isu energi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan 5.4
Tujuan utama dari Kegiatan 5.4 adalah untuk membantu siswa mengidentifikasi potensi energi yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Siswa diajak untuk mengeksplorasi berbagai masalah energi yang mungkin terjadi di masyarakat, lalu mencari solusi yang sesuai dengan kondisi setempat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih siswa dalam melakukan riset dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti artikel, surat kabar, maupun internet.
Dalam prosesnya, siswa diminta untuk memilih salah satu masalah energi yang telah diidentifikasi dan meneliti penyebab serta solusi yang bisa diterapkan. Mereka juga diminta untuk menggunakan kata kunci seperti “energi”, “energi terbarukan”, dan “energi ramah lingkungan” dalam pencarian literatur mereka. Hasil temuan tersebut kemudian ditulis dalam bentuk tabel identifikasi alternatif solusi.
Alternatif Solusi yang Dibahas
Beberapa alternatif solusi yang dibahas dalam kegiatan ini antara lain:
-
Bio-baterai
Penggunaan aki primer sekali pakai menyebabkan pencemaran lingkungan karena kurangnya fasilitas pengolahan limbah aki. Oleh karena itu, perlu penanganan dengan membuat bio-baterai dari bahan alami seperti kulit jeruk dan asam jawa. Penelitian Anshar dkk. (2021) menunjukkan bahwa bio-baterai dengan campuran kulit jeruk dan asam jawa merupakan variasi terbaik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan bahan kimia pada baterai dan mengurangi limbah baterai sekali pakai. -
Biogas
Biogas merupakan salah satu jenis energi alternatif dan terbarukan yang diperoleh dari pemanfaatan limbah/kotoran organik. Hasil penelitian Sunyoto dkk. (2016) menunjukkan bahwa biogas dapat menjadi bahan bakar alternatif bagi masyarakat. -
Biodiesel
Biodiesel merupakan energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui. Penelitian Roni dan Martini (2021) menjelaskan bahwa biodiesel dapat dibuat dari biji karet dengan proses alkoholisis. Hasil penelitian menyatakan bahwa biodiesel dengan biji karet memperoleh hasil optimal pada temperatur 110°C dengan rasio minyak dan etanol sebesar 5:1. -
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sederhana
Pengembangan energi terbarukan yang lebih sederhana perlu didorong untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, terutama di perkotaan. Penelitian Pribadi (2022) menunjukkan bahwa PLTA dengan pompa hidram dapat bekerja secara optimum untuk kebutuhan rumah tangga. -
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
PLTS adalah sumber energi yang ramah lingkungan karena tidak memerlukan bahan bakar minyak. Berdasarkan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Sinarep dkk. (2021), adanya PLTS terbukti mampu membantu masyarakat di daerah yang belum terjangkau listrik PLN, khususnya para petani.
Kesimpulan
Setelah menyelesaikan Kegiatan 5.4, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berbagai solusi mengatasi masalah energi. Mereka juga diharapkan mampu memilih alternatif solusi yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan akademis tetapi juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya energi terbarukan dan ramah lingkungan.
