Kekhawatiran Publik China Terhadap Wasit di Piala Asia U-23 2026
Sebelum pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2026 antara Timnas U-23 China melawan Timnas U-23 Vietnam, publik China mengalami kekhawatiran terkait tindakan wasit yang dinilai tidak adil. Beberapa media ternama di China seperti Sina menyoroti masalah yang muncul selama babak penyisihan grup dan perempat final.
Pada laga terakhir babak penyisihan grup antara China dan Thailand pada 14 Januari, wasit asal Qatar, Abdulla Al-Marri, membuat beberapa keputusan yang kontroversial. Menurut laporan Sina, keputusan tersebut hampir membantu Thailand meraih kemenangan atas China. Jika China kalah dalam pertandingan ini, maka mereka akan tersingkir dari turnamen, sementara Thailand akan melaju ke babak perempat final.
Sina menyatakan bahwa kinerja wasit Qatar tidak menguntungkan Timnas U-23 China. Media ini menilai bahwa wasit dari kawasan Asia Barat tidak cocok untuk memimpin pertandingan tim muda dari negara dengan populasi terbesar di dunia. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan penggemar sepak bola China.
Dalam pertandingan perempat final antara China dan Uzbekistan pada 17 Januari, wasit utama adalah Amar Mahford dari Bahrain. Asistennya berasal dari Oman, sedangkan wasit keempat berasal dari Qatar. Selain itu, wasit VAR juga berasal dari Qatar. Semua wasit yang terlibat dalam pertandingan tersebut berasal dari Asia Barat. Oleh karena itu, Sina menyarankan para pemain China untuk berhati-hati, terutama dalam bertahan.
Publik China khawatir bahwa wasit Asia Barat akan terus memimpin pertandingan yang melibatkan tim nasionalnya dalam babak selanjutnya. Namun, ada harapan bagi China karena wasit yang akan memimpin laga semifinal antara Vietnam dan China adalah seorang warga Australia, Alexander George King. Asistennya juga berasal dari Australia, termasuk James Andrew Lindsay dan Kearney John Robinson. Satu-satunya ofisial keempat adalah Qasim Matar Ali Al-Hatmi (dari Oman).
Mengingat keempat semifinalis yakni Vietnam, Jepang, Korea Selatan, dan China berasal dari Asia Timur, wajar jika AFC menugaskan wasit dari Asia Barat atau Australia untuk memimpin pertandingan mereka. Dengan penunjukan wasit dari Australia, banyak orang berharap bisa mendapatkan keadilan yang lebih baik.
Laga semifinal antara Vietnam dan China akan digelar di Stadion Prince Abdullah Sports City, Jeddah, pada hari Selasa (20/1/2026) pukul 22.30 WIB. Vietnam berhasil melaju ke semifinal setelah menang dramatis atas Timnas U-23 Uni Emirat Arab di babak perempat final. Sementara China harus menjalani pertandingan hingga adu penalti untuk meraih tiket semifinal. Dalam drama penalti tersebut, China sukses menyingkirkan Uzbekistan dengan skor 4-2.
Di sisi lain, untuk semifinal lainnya, akan disajikan duel antara Jepang melawan Korea Selatan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pukul 18.30 WIB. Pertandingan ini juga menarik perhatian banyak penggemar sepak bola Asia.
Tantangan dan Harapan di Babak Semifinal
Babak semifinal menjadi momen penting bagi semua tim yang telah berhasil melewati babak sebelumnya. Setiap tim memiliki strategi dan harapan besar untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi ini. Untuk China, keberhasilan melalui adu penalti melawan Uzbekistan menunjukkan kekuatan mental dan kemampuan bermain di bawah tekanan.
Vietnam juga menunjukkan performa yang kuat dengan kemenangan dramatis atas Uni Emirat Arab. Kedua tim ini memiliki peluang besar untuk melaju ke babak final. Di sisi lain, Jepang dan Korea Selatan juga merupakan dua kekuatan sepak bola Asia yang selalu menjadi pesaing tangguh di berbagai ajang internasional.
Dengan penunjukan wasit dari Australia, harapan besar muncul bahwa pertandingan akan dipimpin dengan keadilan dan profesionalisme. Meski begitu, kekhawatiran tentang tindakan wasit tetap ada, terutama karena pengalaman sebelumnya yang tidak menguntungkan China.
Semua pertandingan di babak semifinal akan menjadi ujian berat bagi setiap tim. Performa individu, strategi tim, dan faktor eksternal seperti keputusan wasit akan menjadi penentu kesuksesan atau kegagalan. Penggemar sepak bola Asia tentu akan sangat menantikan pertandingan-pertandingan ini.





