Turnamen Lukas Banu Cup IV Tahun 2026 Dimulai di Desa Toineke
Turnamen Lukas Banu Cup IV Tahun 2026 secara resmi dimulai di Desa Toineke, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Acara ini menarik perhatian banyak pihak karena uniknya hadiah yang diberikan kepada pemain favorit, yaitu sepeda. SMA Negeri Toineke menjadi tempat penyelenggaraan turnamen ini mulai dari tanggal 19 Agustus hingga 28 Agustus 2026.
Tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk mencari bibit-bibit atlet voli dan meningkatkan kualitas atlet voli di TTS. Dalam turnamen ini, terdapat 44 tim yang terdiri dari 32 tim putra dan 12 tim putri dari berbagai sekolah SMA/SMK sederajat di Kabupaten TTS. Yayasan Lukas Banu Peduli secara konsisten mendukung pembinaan dan peningkatan olahraga voli di TTS.
Pembukaan turnamen ini diawali dengan penyerahan piala bergilir oleh juara bertahan putri, SMA Negeri Kualin, dan putra dari SMK Negeri II Soe, kepada panitia untuk diperebutkan kembali dalam pertandingan. Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten TTS, Roy Babis, hadir dan membuka turnamen ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan turnamen ini baik dari Yayasan Lukas Banu Peduli maupun panitia.
Roy Babis menjelaskan bahwa melalui event-event seperti ini, telah lahir atlet voli yang mampu mengharumkan nama TTS. Menurutnya, voli bukan hanya sekedar hobi atau olahraga, tetapi merupakan bagian dari darah yang mengalir dalam tubuh masyarakat TTS.
Berkat konsistensi penyelenggaraan berbagai turnamen voli di TTS, termasuk Lukas Banu Cup, pengembangan atlet voli TTS melejit luar biasa. Pada tahun 2025, TTS menjadi kabupaten dengan predikat Raja Voli NTT dalam BBMC. Roy juga berterima kasih kepada seluruh pelatih yang berperan penting dalam kesuksesan para atlet voli Kabupaten TTS.
Ia berpesan kepada para siswa-siswi yang bertanding untuk menjaga sportivitas. Bagi para guru pendamping, ia harapkan dapat menjaga para siswa-siswi agar kembali ke rumah dalam keadaan sehat. “Jangan berhenti di lapangan voli, tetapi bermimpilah setinggi langit,” ujarnya.
Roy juga menyampaikan kabar gembira bahwa atlet PBVSI yang berprestasi dan mumpuni berkesempatan melanjutkan pendidikan di Denpasar Bali, berkat kerjasama PBVSI dan Yayasan Lukas Banu Peduli. Empat atlet berprestasi, dua putri dan dua putra, berkesempatan melanjutkan pendidikan di Denpasar khususnya Fakultas Hukum dan Pendidikan Keperawatan dengan pembiayaan penuh dari Yayasan Lukas Banu Peduli.
Perwakilan Yayasan Lukas Banu Peduli, Pdt. Marthen Anone, menyampaikan terima kasih kepada PBVSI TTS dan panitia atas respon positif yang diberikan sehingga turnamen dapat berlangsung. Ia berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang bersedia ambil bagian dalam turnamen ini.
Antusiasme sekolah-sekolah untuk ambil bagian dalam turnamen ini semakin meningkat. Pdt. Marthen menyampaikan bahwa tahun depan hadiah akan ditambahkan. “Tahun depan harus tambah hadiah, dan Piala kita ganti. Sehingga adik-adik bisa berlatih lebih giat lagi,” tegasnya.
Ia berpesan agar sebagai siswa-siswi, juga atlet harus terus berdoa, belajar, dan berlatih dengan keras. “Saya hanya pesan tiga B, yaitu berdoa yang keras, belajar yang keras, berlatih dengan keras. Kita berharap anak-anak TTS bisa main di pro liga dan bahkan bisa di event internasional,” tutupnya.
Total hadiah dalam turnamen Lukas Banu Cup IV Tahun 2026 ini yaitu Rp 54.600.000, piala bergilir, piala tetap, dan penghargaan. Pemain terbaik putra dan putri akan mendapatkan dua buah sepeda gunung dan tambahan dana dari penyelenggara.
Hadir pula dalam kegiatan ini Camat Kualin, Welhelmus Nabunome, Kapolsek Kualin, IPDA Diknas M.W Aoliso, Danpos Kualin, Kepala Puskesmas dan Pihak RSP Kualin, Tim Wasit, Para kepala sekolah, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Ketua Klasis Amanuban Selatan, peserta, dan masyarakat sekitar.
Pada hari pertama, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Siswa-siswi dari sekolah SMA Negeri Toineke dan sekolah tetangga hadir meramaikan turnamen ini. Tak hanya itu, beberapa tenda UMKM masyarakat juga mulai ramai dibuka di sekitar lokasi.





