Kasus Love Scamming Internasional di Solo Raya: Tersangka Perempuan Berinisial F
Kasus sindikat love scamming internasional yang terbongkar di wilayah Sukoharjo dan Surakarta kini semakin menghadirkan fakta-fakta baru yang menarik perhatian publik. Setelah polisi mengungkap keterlibatan seorang perempuan berinisial F, kini muncul dugaan kuat mengenai identitas sosok tersebut.
Beberapa pihak menduga bahwa F adalah Fabiola Elizabeth, mantan istri dari Reza SMASH. Dugaan ini muncul setelah publik mencermati sejumlah ciri fisik yang terlihat saat pengungkapan kasus oleh kepolisian, termasuk tato salib di bagian leher serta beberapa tato lain di area tangan yang dinilai identik dengan milik Fabiola.
Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas lengkap perempuan yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Penyidik memilih untuk merahasiakan identitas tersebut karena proses hukum masih berlangsung dan pendalaman perkara terus dilakukan.
Tugas Khusus dalam Operasi Sindikat
Menurut Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah, perempuan berinisial F memiliki tugas khusus dalam operasi sindikat tersebut. Ia diduga tidak bertugas mencari korban secara langsung, melainkan berperan sebagai model yang muncul ketika korban meminta pembuktian identitas melalui panggilan video.
Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih, menjelaskan bahwa kehadiran model menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan korban. “Model yang dapat kami amankan ini tugasnya melayani video call sesuai yang diinginkan korban, sementara peran marketing yang mencari korban,” kata Kombes Himawan.
Dalam praktiknya, para operator lebih dahulu membangun hubungan emosional dengan korban melalui aplikasi kencan maupun media sosial. Ketika korban mulai percaya dan meminta verifikasi identitas, sosok model kemudian ditampilkan melalui video call. Menurut penyidik, langkah tersebut bertujuan menghilangkan keraguan korban sehingga mereka lebih mudah mengikuti arahan para pelaku.
Identitas Masih Dirahasiakan
Saat ditanya mengenai latar belakang perempuan tersebut, polisi memberikan petunjuk singkat bahwa yang bersangkutan bukan orang asing bagi publik. “Yang jelas model dari mantan artis, itu saja,” ungkapnya. Keterangan tersebut semakin memicu rasa penasaran masyarakat mengenai siapa sebenarnya sosok yang dimaksud penyidik.
Polisi juga memastikan bahwa perempuan tersebut diamankan saat penggerebekan berlangsung dan mengakui perannya melakukan video call dengan korban sesuai arahan jaringan.
Dugaan Mengarah ke Fabiola Elizabeth
Dari berbagai informasi yang beredar, nama yang paling banyak dikaitkan dengan inisial F adalah Fabiola Elizabeth. Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah pihak membandingkan ciri fisik tersangka dengan foto-foto Fabiola yang beredar di media sosial. Namun perlu dicatat, hingga saat ini identitas tersebut masih berupa dugaan yang berkembang di publik dan belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian.
Profil Singkat Fabiola Elizabeth
Sebelum namanya ramai diperbincangkan dalam kasus ini, Fabiola dikenal sebagai model yang pernah menjadi sorotan publik karena kehidupan pribadinya. Memiliki darah Jerman-Indonesia, Fabiola beberapa kali membagikan momen bersama sang ayah saat berada di Jerman.
Berkarier sebagai model, Fabiola dikenal pernah bergabung dengan sebuah agensi model yang berbasis di Bandung. Ia juga lulusan Sastra Inggris dari Universitas Kristen Maranatha. Salah satu ciri khas Fabiola adalah gaya rambut pendek yang kerap ia tampilkan dalam berbagai kesempatan. Ia juga sering membagikan aktivitas perjalanan wisata yang dijalaninya, termasuk kegiatan snorkeling dan wisata laut.
Kisah cintanya dengan Reza SMASH membuat namanya semakin dikenal publik. Mereka pertama kali bertemu saat terlibat dalam sebuah proyek film pendek di Bandung. Hubungan mereka berkembang hingga akhirnya berpacaran dan menikah di Thailand pada September 2018 karena perbedaan agama. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak laki-laki. Namun, rumah tangga mereka tidak berlangsung lama dan resmi berpisah pada tahun 2020.
Kerja Sama dengan FBI
Kasus love scamming yang melibatkan tersangka berinisial F ini memiliki dimensi internasional karena sebagian besar korban diketahui merupakan warga negara Amerika Serikat. Karena itu, Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI), serta berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Hubinter Polri untuk mengidentifikasi para korban dan memperkuat alat bukti.
“Dari hasil penyidikan awal kami menemukan pelaku terdiri dari warga Indonesia dan warga negara asing, sementara korbannya warga Amerika. Tentunya kami bekerja sama dan berkolaborasi dengan FBI, Bareskrim dan Hubinter untuk mendapatkan keterangan dari para korban tersebut,” lanjut Kombes Himawan.
Hingga kini penyidikan masih terus berlangsung. Polisi belum mengumumkan identitas resmi perempuan berinisial F, sehingga dugaan yang mengarah kepada Fabiola Elizabeth masih menunggu kepastian dari hasil penyidikan dan pernyataan resmi aparat penegak hukum.
